Anak SD dan Motor “Keren”-nya
MOTOR, siapa sih yang tidak tahu apa itu motor? Lah, motor digunakan untuk sarana transportasi untuk mencapai tujuan. Lalu bagaimana kaitan sepeda motor dengan anak Sekolah Dasar (...
Penyanyi Nanda Candra resmi merilis single terbarunya berjudul “Setara”, sebuah lagu yang mengangkat tema harga diri, batas emosional, dan keberanian untuk keluar dari hubungan yang tidak lagi sehat.
Ditulis dan diproduseri oleh Nanda Wijoyo, “Setara” menggambarkan perjalanan seseorang dalam menemukan kembali nilai dirinya setelah bertahan terlalu lama dalam relasi yang timpang.
Lagu ini menyoroti kondisi ketika kesetiaan dibalas kebohongan, perhatian dianggap berlebihan, dan usaha mempertahankan hubungan hanya datang dari satu pihak.
“Lagu ini lahir dari kisah yang sangat dekat dengan banyak orang. Ada momen ketika kita sadar bahwa kita sudah terlalu jauh mengalah, terlalu sering memaklumi, sampai akhirnya paham bahwa diri kita terlalu berharga untuk terus bersama seseorang yang tidak sungguh-sungguh menghargai kita,” ujar Nanda Candra.
Single “Setara” dibawakan oleh Nanda Candra, ditulis, dikomposisi, dan diproduseri oleh Nanda Wijoyo di bawah naungan NAW Music. Aransemen musik dikerjakan oleh Afif Gifano yang juga mengisi permainan keys, piano, bass, serta komposisi string. Gitar diisi oleh Made Dien.
Proses pengarahan vokal dan rekaman vokal dilakukan oleh Dennis Nussy di Kay Music Studio. Backing vocal diisi oleh Nanda Wijoyo dan Nanda Candra.
Lagu ini melalui proses mixing dan mastering oleh Eko Sulistiyo, serta dipublikasikan oleh PT Indo Semar Sakti.
Melalui lirik yang jujur dan emosional, “Setara” menyampaikan pesan bahwa cinta yang sehat tidak menuntut pengorbanan sepihak. Lagu ini menegaskan bahwa keberanian untuk pergi juga merupakan bentuk cinta kepada diri sendiri, sekaligus langkah untuk memulihkan harga diri.
Nanda Candra berharap “Setara” dapat menjadi penguat bagi pendengarnya, terutama mereka yang sedang berada di persimpangan antara bertahan atau melepaskan, serta menjadi pengingat bahwa cinta seharusnya dijalani dalam posisi yang setara.
Single “Setara” kini telah tersedia dan dapat didengarkan di seluruh platform musik digital. [T][R]
MOTOR, siapa sih yang tidak tahu apa itu motor? Lah, motor digunakan untuk sarana transportasi untuk mencapai tujuan. Lalu bagaimana kaitan sepeda motor dengan anak Sekolah Dasar (...
KASAR itu kebebasan yang indah dan menghibur. Tak percaya? Dengarlah ungkapan-ungkapan kasar tak terduga dari karakter-karakter Bondres Dwi Mekar, Buleleng, (terkenal juga dengan n...
“Kenapa kita di sini?” SEBUAH pertanyaan klasik yang telah tergerus zaman dan tak dihiraukan lagi. Sebagian besar orang akan menertawakan pertanyaan itu. Tapi tak akan ada yang bi...
BRAD PIT dan Angelina Jolie mungkin bisa berpisah. Naruto dan Sasuke juga masih bisa berpisah, namun yang namanya mahasiswa itu tidak bisa dipisahkan dengan tugas kuliah. Akan sela...
Diriku Adalah Sekarung Kata-Kata Kau suka warna biru karena warna biru adalah alas bagi puisi-puisi yang kau tulis setiap pagi. Katamu sudah lama kau tidak membuka pintu...
WANGSA, trah, soroh, atau apa pun namanya, adalah identitas yang meringkas individu ke dalam rumusan-rumusan yang berdimensi genetis, latar sejarah, profesi, kadang wilayah geograf...
JANGANKAN sebagai budak, jadi babu pun sesungguhnya tak seorang pun sudi. Tetapi, Bali punya sejarah perbudakan yang sangat mengenaskan, ketika manusia diperdagangkan, dipertukarka...
BEBERAPA hari ke belakang situasi politik Indonesia menghangat. Ditambah lagi media yang memberitakannya setiap hari. Kemarin, Saya mencoba untuk mengikuti isu ini lebih dalam. Mom...
OKTOBER sudah lewat. Oktober yang katanya Bulan Bahasa. Ya. Bulan yang baik untuk berbicara dengan serius perihal literasi, bulan yang seharusnya menjadi perayaan yang besar bagi p...
HEBAT betul saya, karena baru-baru ini menolak tawaran untuk mengelola media kampanye pendukung Ahok. Dari banyak hal yang terlewat dalam hidup saya, mungkin penolakan itulah satu-...