Wayan Jengki Sunarta# Teluk Benoa, Malam Mabuk di Ubud
TELUK BENOA -kepada investor serakah- jika suatu saat aku mati aku tak perlu kuburan bakar mayatku dan tebar abuku di laut tempat aku bisa bercanda dengan ikan-ikan...
BULAN Januari 2025 menandai kelahiran 3 singles IGAP yangbernuansaalternative rock. Ini 3 singlesyang merupakan pemanasan menuju perilisan album penuh perdana IGAP, yang berjudul Acceptance, yang dijadwalkan rilis pada pertengahan 2025.
Acceptance adalah kolase kisah personal yang berkutat pada penerimaan-penerimaan dalam hidup sebagai manusia, yang lahir dan tumbuh berbeda-beda dengan hal-hal yang kadang tidak selalu sesuai rencana.
Lagu pertama “Cerebral Palsy” menjadi surat untuk anak perempuan saya yang tengah tumbuh dalam keadaan yang tidak sama dengan anak-anak lainya.
Sementara “Samarkan Perih” dengan mengusung sedikit unsur emo berkolaborasi dengan Wikan Suryajaya (Agapea), menjadi pengingat ketika menghadapi nasib buruk. IGAP juga menyelipkan lagu berbahasa daerah (Bali) ke - 2 dalam judul “Asimetris” dengan narasi bahwa hidup tak melulu tentang mudah dan indah, adakalanya manusia berhadapan dengan susah, juga menjadi payah, dan itu tidak apa-apa.
“Nantinya, semua track di album ini adalah cerminan kejadian-kejadian dalam kehidupan saya yang selalu berubah, namun akhirnya memutuskan untuk membiarkan orang lain melihat diri yang sebenarnya, tanpa kepura-puraan dan tanpa kekhawatiran bahwa orang lain akan menilai seperti apa,” kata IGAP yang bernama panjang I Gede Angga Pratama.
Dalam penggarapan album ini, IGAP melibatkan AA Ngurah Wimba sebagai produser dan untuk ilustrasi cover digarap oleh AA Aris Septiana. [T]
Link spotify:
Sumber: Rilis IGAP
Editor: Adnyana Ole
TELUK BENOA -kepada investor serakah- jika suatu saat aku mati aku tak perlu kuburan bakar mayatku dan tebar abuku di laut tempat aku bisa bercanda dengan ikan-ikan...
SAMPAI saat ini, sampai saat menulis esai ini, saya masih membuat cerita pendek atau cerita panjang yang dimulai dengan judul. Mungkin belum berubah, karena agak berlebihan jika sa...
APA yang kalian pikirkan setelah mendengar kata perempuan? Lemah? Cengeng? Orang yang membuat lelaki selalu merasa susah? Penakut? Manja? Atau kalian punya pikiran lain tentang per...
KULIAH Kerja Nyata (KKN) tentu berkesan bagi semua mahasiswa yang mengikutinya. Bagi mahasiswa dari kampus pendidikan Hindu, seperti Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN), tentu juga...
BAPAK Nyoman Serengen (almarhum), seorang guru meditasi dan pendiri Perguruan Tenaga Dalam Bambu Kuning, suatu hari bertutur bahwa YOGA dan UGA berakar dari akar kata yang sama. Ke...
PADA 18 Agustus 2016, saya berkesempatan mengikuti seminar yang diadakan oleh Mutiara Harapan Islamic School, Tangerang. Seminar ini terasa istimewa bagi saya karena bertepatan den...
BELAKANGAN ada sebuah fenomena baru muncul di Buleleng. Yaitu, munculnya berbagai festival di berbagai tempat. Seperti wabah, seperti virus menular, festival terus muncul sambung-m...
KETIKA dramawan Putu Satria Kusuma dengan penuh semangat melakukan transformasi atau alihwahana novel “Sukreni Gadis Bali” ke dalam bentuk drama gong, saya termasuk orang yang sang...
HALO MAHASISA! Sudahkah wisuda tahun ini? Kalau belum, dengan segala rasa iba dan duka yang teramat sangat dari lubuk hati yang paling dalam, saya sarankan tak usah melanjutkan mem...
PERAWAKANNYA tinggi besar dan tentu saja tampak luar ia 100% bule. Namun siapa sangka ketika mulai bercakap tata bahasa alus singgih-nya jauh lebih baik dari saya sendiri yang lahi...