Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?
DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang yang tampil saat itu. Sebagian direk...
Di balik pandemik covid-19 yang meresahkan warga ada hal indah yang dapat kita syukuri di balik itu semua. Entah itu dapat berkumpul dengan keluarga, beristirahat sejenak dari lelahnya kerja yang tanpa henti, ataupun yang lainnya. Ya, inilah yang kurasakan akhir-akhir ini. Kepulanganku dan juga kakakku mungkin membawa kebahagiaan tersendiri bagi kedua orang tuaku.
Dulu, demi melanjutkan pendidikan, kami rela pergi meninggalkan rumah kesayangan kami. Kakakku yang saat ini duduk di bangku kelas 3 SMA harus tinggal di rumah kerabat ibuku, sedangkan aku sendiri tinggal di sekolah berasrama.
Hari ini aku sangat senang bisa kumpul bersama lagi setelah waktu panjang yang kulalui jauh dari keluarga. Semuannya di rumah tidak bekerja ataupun keluar jauh dari rumah. Rumah yang semulanya sepi hanya ada dua penghuni kini diramaikan dengan kedatangan anak-anak kesayangannya.
Kami menghabiskan waktu kami untuk pergi bertani disawah yang tak jauh dari rumah. Hanya butuh beberapa langkah untuk sampai disana. Hamparan sawah yang luas nan hijau memukau mata dan pandanganku tanpa henti. Tanah gambut hasil cangkul menarik kakiku dari permukaan tanah dan mengajak jari-jari kecilku menari kegirangan.
Satu persatu benih padi kutancapkan ke tanah, lumpur yang melekat ditubuhku seakan memberi isyarat kerinduannya padaku, menyayat pikiran dan membuka memori-memori lama ingatanku. Ingin rasanya aku mengulur waktu lebih lama lagi hingga akhirnya senjapun datang perlahan menenggelamkan sang surya dengan warna kuning telur dan semburat jingga yang menghipnotis semua mata yang memandang.
Kibasan sejuk dahan pepohonan dan ranting yang menari-nari mengiringi setiap langkahku, ditemani semilir angin yang membawa nuansa kedamaian serta ketenangan dihati. Setangkai singkong dan daun sawi hasil panen tadi kubawa pulang kerumah sebagai hidangan makan malam hari ini.
Hingga malam tiba kucium aroma ubi yang direbus, ibupun memanggil kami semua untuk makan malam bersama sambil bercengkrama dan bercerita tentang banyak hal. Canda gurau melepaskan tawa dan mengulur senyum dibibirku. Ku nikmati idahnya kesederhanaan makan malam hari ini. [T]
DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang yang tampil saat itu. Sebagian direk...
PERNAHKAH Anda menyaksikan kisah Aladdin, Rapunzel, atau The Little Mermaid? Pada Sabtu malam, 20 Juni 2026, kisah-kisah yang selama ini akrab melalui film animasi di layar televi...
SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska) pada Selasa, 23 Juni 2026 didampingi gurunya, Mamiko Sensei. Ini adalah kunjungan...
GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi die-cast (mainan atau miniatur mobil) b...
SUDAH sejak lama demokrasi kita direduksi semata-mata dialog, dan ia berhenti tepat di tingkatan yang oleh generasi hari ini sebut sebagai performative. Kita menonton dialog-dialo...
RIUH penonton memadati pelantaran kursi beton panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali. Kala itu, 15 Juni 2026, di atas panggung bertemu Sekaa Gong Kebyar Anak-Anak dari...
SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan Makan...
LAPORAN V-Dem (Varieties of Democracy) 2025 menarik untuk disimak. Lembaga riset politik paling besar di dunia soal demokrasi yang berbasis di Universitas Gothenburg, Swedia itu m...
SAYA bukan tukang panen umbi yang cakap. Memanen umbi gembili, dua kali ujung linggis yang saya ayunkan justru menghunjam dan membelah umbi gembili yang masih tertimbun tanah. Pat...
PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam sistem hukum...