Belajar di Rumah, Belajar Menanam Padi


Tatkala.co

Oleh: Ni Komang Riska Ayu Pratami - SMAN Bali Mandara

Di balik pandemik covid-19 yang meresahkan warga ada hal indah yang dapat kita syukuri di balik itu semua. Entah itu dapat berkumpul dengan keluarga, beristirahat sejenak dari lelahnya kerja yang tanpa henti, ataupun yang lainnya. Ya, inilah yang kurasakan akhir-akhir ini. Kepulanganku dan juga kakakku mungkin membawa kebahagiaan tersendiri bagi kedua orang tuaku.

Dulu, demi melanjutkan pendidikan, kami rela pergi meninggalkan rumah kesayangan kami. Kakakku yang saat ini duduk di bangku kelas 3 SMA harus tinggal di rumah kerabat ibuku, sedangkan aku sendiri tinggal di sekolah berasrama.

Hari ini aku sangat senang bisa kumpul bersama lagi setelah waktu panjang yang kulalui jauh dari keluarga. Semuannya di rumah tidak bekerja ataupun keluar jauh dari rumah. Rumah yang semulanya sepi hanya ada dua penghuni kini diramaikan dengan kedatangan anak-anak kesayangannya.

Kami menghabiskan waktu kami untuk pergi bertani disawah yang tak jauh dari rumah. Hanya  butuh beberapa langkah untuk sampai disana. Hamparan sawah yang luas nan hijau memukau mata dan pandanganku tanpa henti. Tanah gambut hasil cangkul menarik kakiku dari permukaan tanah dan mengajak jari-jari kecilku menari kegirangan.

Satu persatu benih padi kutancapkan ke tanah, lumpur yang melekat ditubuhku seakan memberi isyarat kerinduannya padaku, menyayat pikiran dan membuka memori-memori lama ingatanku.  Ingin rasanya aku mengulur waktu lebih  lama lagi hingga akhirnya senjapun datang perlahan menenggelamkan sang surya dengan warna kuning telur dan semburat jingga yang menghipnotis semua mata yang memandang.

Kibasan sejuk dahan pepohonan dan ranting yang menari-nari mengiringi setiap langkahku, ditemani semilir angin yang membawa nuansa kedamaian serta ketenangan dihati. Setangkai singkong dan daun sawi hasil panen  tadi kubawa pulang kerumah sebagai hidangan makan malam hari ini.

Hingga malam tiba kucium aroma ubi yang direbus, ibupun memanggil kami semua untuk makan malam bersama sambil bercengkrama dan bercerita tentang banyak hal. Canda gurau melepaskan tawa dan mengulur senyum dibibirku. Ku nikmati idahnya kesederhanaan makan malam hari ini. [T]

Avatar

Penulis Cerita Katagori Siswa

Related Posts
Dongeng

Takut Galungan

BY Dede Putra Wiguna Juni 27, 2026

DI Desa Kembang Asri hiduplah seekor babi betina bernama Ica. Ia adalah babi kesayangan Made Subur. Ica tumbuh sehat dan jinak. Ia juga sangat menyayangi majikannya. Selain Ica...

Read More