Tuah Wanita Bali - Kebahagiaan saat Memberi
LAKI-LAKI menjadikan wanita sengsara, anak membuatnya bahagia. Sungguh? Betapa menyesakkan kisah ini, tapi ia bisa menjadi ungkapan dari zaman ke zaman: anak lebih dibutuhkan oleh...
Kebiasaanku jalan kaki rata-rata 10.000 langkah sehari, main tenis dua kali seminggu, menyapu halaman rumah dan jalan di depan rumah, serta beraktifitas dengan anjing peliharaan dari mulai ngajak jalan, memberi makan dan membersihkan kandangnya, adalah bentuk aktifitas hidup yang banyak gerak.
Aktifitas hidup yang banyak gerak memang kita butuhkan. Itu lawan dari gaya hidup minim gerak, yang dikenal dengan istilah pola hidup Sedentari.
Pola hidup sedentari (sedentary lufestyle) adalah kebiasaan hidup kurang gerak yang merupakan faktor resiko terhadap berbagai masalah kelainan metabolisme seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, diabetes, resistensi insulin, obesitas, dan sebagainya.
Banyak orang secara tidak sadar terjerumus dalam pola hidup sedentari karena tuntutan pekerjaan harus duduk berlama-lama, kecanduan nonton TV atau main game. Selain itu, adanya kemudahan-kemudahan, misalnya dulu naik tangga sekarang sudah ada lift.
Atau, kebiasaan naik kendaraan untuk jarak dekat padahal bisa dengan berjalan kaki. Atau, semua pekerjaan rumah tangga yang diserahkan kepada pembantu, padahal beberapa bisa dikerjakan sendiri. Yang umum, kurang berolah raga.
Satu-satunya cara untuk meninggalkan pola hidup sedentari adalah dengan aktif bergerak. Berolahraga adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari aktifitas fisik. Lakukan bentuk olahraga yang kita sukai dan sesuaikan dengan waktu yang kita miliki.
Menemukan hal-hal yang positif dan menyenangkan dari aktivitas fisik seperti berjalan kaki, main bola ,senam pagi, mengerjakan pekerjaan rumah tangga, berkebun, dan sebagainya, dapat meringankan langkah kita untuk memulai melakukan aktivitas fisik.
Menganut pola hidup aktif dapat mengurangi resiko terkena berbagai jenis penyakit terutama yang berkaitan dengan metabolisme. Ini juga berlaku bagi orang yang berat badannya normal sekalipun. Apalagi terhadap orang yang memiliki kelebihan berat badan atau orang yang obesitas.
Jadi apapun status berat badan kita, cobalah meninggalkan pola hidup sedentari menuju pola hidup yang lebih sehat dengan lebih aktif bergerak. [T]
LAKI-LAKI menjadikan wanita sengsara, anak membuatnya bahagia. Sungguh? Betapa menyesakkan kisah ini, tapi ia bisa menjadi ungkapan dari zaman ke zaman: anak lebih dibutuhkan oleh...
BANYAK dari kita geli melihat seorang biker begitu sayang pada sepeda motornya. Setiap pagi dilap, dielus, ditepuk-tepuk. Malam sebelum tidur dilihat lagi, dilap, dielus lagi. Sea...
PAGI-PAGI di awal Juli aku ditelepon dramawan Putu Satria Kusuma. “Ole, Yudane sedang di Singaraja, tolong temani dia. Aku lagi di Denpasar,” kata Putu tentu dengan gaya bicara yan...
KITA bangsa yang pendek ingatan. Apa boleh buat. Sampai tingkat tertentu, dalam berkomunikasi pun tak ketinggalan kita memilih cara-cara ringkas. Bahkan jika itu harus dengan menyi...
KALAU sedang rikuh, kalau sedang tak kuat menahan pusing karena televisi terus saja menayangkan cerita-cerita seram, maka marilah kita mencoba mengingat satu sosok: Ibu. Kita akan...
Cerpen: I Putu Supartika TIDAK ada yang tahu sejak kapan pura kecil di tengah sawah itu berdiri. Yang pasti orang-orang di sekitar pura tahu pura itu sudah ada sejak kelahiran mere...
HIRUK-PIKUK perhelatan akbar sepakbola yang begitu menyedot antusiasme dunia dalam sebulan terakhir usai sudah. Piala Eropa (Euro) dan Copa America Centenario 2016 berakhir dengan...
PERNAH jadi trend sebuah berita bahwa ada sekolah di Kabupaten Gianyar yang hanya punya satu orang siswa kelas VI. Banyak kalangan berpendapat, dan tidak sedikit menyoroti bahwa in...
PESTA Kesenian Bali (PKB) ke-38 tahun 2016 berakhir. Banyak pentas seni lewat begitu saja, tapi banyak juga meninggalkan bekas dan kesan di hati sejumlah orang. Para seniman, terut...
WANITA itu terlihat pasrah. Matanya terpejam. Seolah bersiap melepaskan ruh dari raganya yang telah mati. Bagian bawah tubuhnya mengelupas, menjelma serpihan-serpihan tembaga. Itul...