“Jesus Bless You” – Tentang Saya dan Agama
SAYA suka lagu-lagu yang memberikan getaran yang baik pada suasana hati dan hidup saya. Karena itu saya menggunakan aplikasi karaoke di smartphone untuk memudahkan saya menyanyi di...
Kebiasaanku jalan kaki rata-rata 10.000 langkah sehari, main tenis dua kali seminggu, menyapu halaman rumah dan jalan di depan rumah, serta beraktifitas dengan anjing peliharaan dari mulai ngajak jalan, memberi makan dan membersihkan kandangnya, adalah bentuk aktifitas hidup yang banyak gerak.
Aktifitas hidup yang banyak gerak memang kita butuhkan. Itu lawan dari gaya hidup minim gerak, yang dikenal dengan istilah pola hidup Sedentari.
Pola hidup sedentari (sedentary lufestyle) adalah kebiasaan hidup kurang gerak yang merupakan faktor resiko terhadap berbagai masalah kelainan metabolisme seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, diabetes, resistensi insulin, obesitas, dan sebagainya.
Banyak orang secara tidak sadar terjerumus dalam pola hidup sedentari karena tuntutan pekerjaan harus duduk berlama-lama, kecanduan nonton TV atau main game. Selain itu, adanya kemudahan-kemudahan, misalnya dulu naik tangga sekarang sudah ada lift.
Atau, kebiasaan naik kendaraan untuk jarak dekat padahal bisa dengan berjalan kaki. Atau, semua pekerjaan rumah tangga yang diserahkan kepada pembantu, padahal beberapa bisa dikerjakan sendiri. Yang umum, kurang berolah raga.
Satu-satunya cara untuk meninggalkan pola hidup sedentari adalah dengan aktif bergerak. Berolahraga adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari aktifitas fisik. Lakukan bentuk olahraga yang kita sukai dan sesuaikan dengan waktu yang kita miliki.
Menemukan hal-hal yang positif dan menyenangkan dari aktivitas fisik seperti berjalan kaki, main bola ,senam pagi, mengerjakan pekerjaan rumah tangga, berkebun, dan sebagainya, dapat meringankan langkah kita untuk memulai melakukan aktivitas fisik.
Menganut pola hidup aktif dapat mengurangi resiko terkena berbagai jenis penyakit terutama yang berkaitan dengan metabolisme. Ini juga berlaku bagi orang yang berat badannya normal sekalipun. Apalagi terhadap orang yang memiliki kelebihan berat badan atau orang yang obesitas.
Jadi apapun status berat badan kita, cobalah meninggalkan pola hidup sedentari menuju pola hidup yang lebih sehat dengan lebih aktif bergerak. [T]
SAYA suka lagu-lagu yang memberikan getaran yang baik pada suasana hati dan hidup saya. Karena itu saya menggunakan aplikasi karaoke di smartphone untuk memudahkan saya menyanyi di...
ADA semacam protes di media sosial, kenapa wayang wong, sebagai kesenian klasik adiluhung yang baru saja ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia tak benda, justru dipe...
SEPAK bola kampung kini hanya fosil ingatan. Mungkin karena kampung selalu dirundung revolusi yang dialirkan zaman. Sawah-sawah, bahkan kebun yang dulu menjadi arena laga sepak bol...
KINI sudah masuk tahun ajaran baru. Sejumlah kampus sudah bersiap-siap menghadapi mahasiswa baru. Tentu, semua tahu, hari-hari pertama mahasiswa baru disibukkan dengan orientasi ka...
BEGITU puluhan penari memasuki panggung di depan Tugu Singa Ambara Raja, sore menjelang senja di Singaraja terasa lebih berwarna dari biasanya. Warna-warna itu bukan hanya memancar...
Judul Buku: Sayap Anjing (Kumpulan Cerpen) # Penulis: Triyanto Triwikromo #Halaman: 144 pages # Penerbit: Buku Kompas # Tahun: 2003 # ISBN: 9797090914 (ISBN13: 9789797090913) /...
BULELENG Festival (Bulfest) dibuka 2 Agustus ini dan akan berlangsung 6 Agustus 2016. Ini Bulfest keempatkali sejak digelar pertamakali, Agustus 2013. Di Bali, Bulfest memiliki gem...
Ini pengalaman ketika saya mengajar di sebuah sekolah dasar di Alor, NTT, sebagai guru dalam program SM3T (Sarjana Mendidik di daerah Terluar, Terdepan dan Tertinggal). SEPERTI b...
MISI belum tuntas! Komunitas Masyarakat Lumpur Bangkalan terus bikin kegiatan. Setelah terlaksananya acara Festival Puisi Bangkalan, 20-21 Mei 2016, kini tengah bersiap-siap mengge...
SIAPA saja yang suka memuji dan mengagung-agungkan Bali, pasti bertemu subak. Mereka yang berniat mengikuti alur jejak watak manusia Bali, seyogyanya juga mengakrabi subak. Bagaima...