“Full Day School”, Bentuk Generasi Emas atau Generasi Cemas?
GELI juga membaca berita tentang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang menggagas sistem "full day school" untuk pendidikan dasar (SD dan SMP), baik negeri maupun...
Kebiasaanku jalan kaki rata-rata 10.000 langkah sehari, main tenis dua kali seminggu, menyapu halaman rumah dan jalan di depan rumah, serta beraktifitas dengan anjing peliharaan dari mulai ngajak jalan, memberi makan dan membersihkan kandangnya, adalah bentuk aktifitas hidup yang banyak gerak.
Aktifitas hidup yang banyak gerak memang kita butuhkan. Itu lawan dari gaya hidup minim gerak, yang dikenal dengan istilah pola hidup Sedentari.
Pola hidup sedentari (sedentary lufestyle) adalah kebiasaan hidup kurang gerak yang merupakan faktor resiko terhadap berbagai masalah kelainan metabolisme seperti kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, diabetes, resistensi insulin, obesitas, dan sebagainya.
Banyak orang secara tidak sadar terjerumus dalam pola hidup sedentari karena tuntutan pekerjaan harus duduk berlama-lama, kecanduan nonton TV atau main game. Selain itu, adanya kemudahan-kemudahan, misalnya dulu naik tangga sekarang sudah ada lift.
Atau, kebiasaan naik kendaraan untuk jarak dekat padahal bisa dengan berjalan kaki. Atau, semua pekerjaan rumah tangga yang diserahkan kepada pembantu, padahal beberapa bisa dikerjakan sendiri. Yang umum, kurang berolah raga.
Satu-satunya cara untuk meninggalkan pola hidup sedentari adalah dengan aktif bergerak. Berolahraga adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari aktifitas fisik. Lakukan bentuk olahraga yang kita sukai dan sesuaikan dengan waktu yang kita miliki.
Menemukan hal-hal yang positif dan menyenangkan dari aktivitas fisik seperti berjalan kaki, main bola ,senam pagi, mengerjakan pekerjaan rumah tangga, berkebun, dan sebagainya, dapat meringankan langkah kita untuk memulai melakukan aktivitas fisik.
Menganut pola hidup aktif dapat mengurangi resiko terkena berbagai jenis penyakit terutama yang berkaitan dengan metabolisme. Ini juga berlaku bagi orang yang berat badannya normal sekalipun. Apalagi terhadap orang yang memiliki kelebihan berat badan atau orang yang obesitas.
Jadi apapun status berat badan kita, cobalah meninggalkan pola hidup sedentari menuju pola hidup yang lebih sehat dengan lebih aktif bergerak. [T]
GELI juga membaca berita tentang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang menggagas sistem "full day school" untuk pendidikan dasar (SD dan SMP), baik negeri maupun...
HAY, ges, Salam Sejahtera untuk ges ges semua di seantero jagad Indonesia tercinta. Semoga semua masih dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan selalu memegang teguh ideologi Panca...
RATUSAN anak mendadak berlarian dari sisi barat dan timur Taman Lumintang, Denpasar. Mereka menghambur begitu saja di tengah-tengah lapangan. Mereka menari, berlari, kejar-kejaran,...
Cerpen: Surya Gemilang PARA pengunjung Taman Palakosa dibuat menganga pada sore itu oleh kehadiran seorang pria bertubuh kekar yang wajahnya abnormal; ia bermata tiga—m...
RASANYA baru kemarin saya menjadi mahasiswa semester 6 dan kini sudah beranjak ke semester 7. Segala pahit getir hari-hari di semester 6 yang agak jahanam akhirnya bisa saya lalui...
“Dadi minum, sakewale abedik!” begitu pesan luhur dari Sembroli. Dan kalimat itu dikatakan berkali-kali. Setiap kali menyebut “pesan luhur”, ia selalu angkat gelas dan menenggak ar...
PAGI tadi aku duduk di sebuah kursi taman di belakang gedung kampusku yang baru. Sudah tiga hari aktivitas ini aku lakukan. Aku pun sebenarnya tidak betul-betul tahu untuk apa dan...
MEDIA Sosial tentunya memberikan banyak manfaat. Mulai dari sarana untuk mengekspresikan diri, bertukar informasi, mencari lebih banyak teman, bahkan untuk menjalankan sebuah bisni...
BELAJARLAH pencitraan dari kuliner khas Buleleng, terutama dari lawar getih. Karena pencitraan itu adalah pertunjukan tentang “rasa dan kesan” yang serupa antara apa yang dilihat m...
SINTHA Pramadewi terlihat serius melihat aksara demi aksara yang tertulis di atas selembar daun lontar. Dengan terbata-bata ia berusaha membaca aksara demi aksara, yang ukurannya t...