Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?
DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang yang tampil saat itu. Sebagian direk...
Tim balaganjur dari Kelusa di Festival Payangan 2018[/caption]
Festival Payangan ini menyasar seluruh Iapisan masyarakat di Kecamatan Payangan untuk berpartisifasi secara aktif mensukseskan Festival Payangan tahun 2018. Festival Payangan dilaksanakan mulai tanggal 28 Oktober sampai dengan 2 Nopember 2018 dengan mengambil tempat di Catus Pata Bencingah Agung Payangan. Semarak kegiatan Festival Payangan diramaikan denngan beberapa kegiatan, diantaranya : Parade Baleganjur, Gong Kebyar, Bondres, Sendratari, dan Drama.
Khusus untuk Parade Baleganjur diikuti oleh 9 Desa di Kecamatan Payangan, yang menarik perhatian baleganjur duta Desa Kelusa yang diwakili oleh Sekaa Gong Teruna Tirta Madya, Desa Pakraman Yehtengah. Mengangkat tema "Banyu Ranu" yang menceritakan ekspetasi air yang merupakan pemantik kehidupan. llmu sains menyatakan bahwa tanah adalah media, dan air adalah sumber kehidupan. Media mana yang terdapat air, di sana pula kehidupan dapat balangsung.
Seirama dengan hal tersebut, penata tabuh dan gerak I Kadek Angga Supandi Artha, S, Sn mencoba mengangkat kearifan lokal banjar Yeh Tengah dalam garapan musik baleganjur. Kebergantungan masyarakat Yeh Tengah terbadap sumber-sumber air yang ada membuat kehidupan masyarakat setempat menjadi makmur. segala sesuatu dipirantikan oleh air mulai dari keseharian hingga keupacaraan.
Oleh sebab itu, timbulah hubungan antara manusia dengan alam seperti dalam tri Hita Karana agar terciptanya keharmonisan. Semua hal tersebut berusaha ditransformasikan atar dasar pemikiran dalam bentuk komposisi baleganjur yang dikombinasikan dengan gerak, bermaksud untuk memersuasi masyarakat agar menjaga lingkungan sekitar.
Festival Payangan tahun 2018 bagaikan spirit semangat kepemudaan di Kecamatan Payangan. Seperti yang disampaikan oleh Ir. Soekarno pada jaman perjuangan mencapai kemerdekaan yaitu "Seribu orang tua bisa bermimpi, satu orang pemuda bisa mengubah dunia".
Maka itu mari kita sebagai generasi muda menjaga kelangsungan hidup sesama manusia, manusia dengan lingkungan dan hubungan manusia dengan Tuhan. Karena hal tersebutlah yang akan menciptakan keharmonisan dalam hidup. (T)
DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang yang tampil saat itu. Sebagian direk...
PERNAHKAH Anda menyaksikan kisah Aladdin, Rapunzel, atau The Little Mermaid? Pada Sabtu malam, 20 Juni 2026, kisah-kisah yang selama ini akrab melalui film animasi di layar televi...
SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska) pada Selasa, 23 Juni 2026 didampingi gurunya, Mamiko Sensei. Ini adalah kunjungan...
GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi die-cast (mainan atau miniatur mobil) b...
SUDAH sejak lama demokrasi kita direduksi semata-mata dialog, dan ia berhenti tepat di tingkatan yang oleh generasi hari ini sebut sebagai performative. Kita menonton dialog-dialo...
RIUH penonton memadati pelantaran kursi beton panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali. Kala itu, 15 Juni 2026, di atas panggung bertemu Sekaa Gong Kebyar Anak-Anak dari...
SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan Makan...
LAPORAN V-Dem (Varieties of Democracy) 2025 menarik untuk disimak. Lembaga riset politik paling besar di dunia soal demokrasi yang berbasis di Universitas Gothenburg, Swedia itu m...
SAYA bukan tukang panen umbi yang cakap. Memanen umbi gembili, dua kali ujung linggis yang saya ayunkan justru menghunjam dan membelah umbi gembili yang masih tertimbun tanah. Pat...
PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam sistem hukum...