“Full Day School”, Bentuk Generasi Emas atau Generasi Cemas?
GELI juga membaca berita tentang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang menggagas sistem "full day school" untuk pendidikan dasar (SD dan SMP), baik negeri maupun...
Segi Tiga Emas
Nusa Lembongan, Ceningan dan Nusa Penida, secara administrarif masuk wilayah Kabupaten Klungkung. Satu-satunya kabupaten di Bali yang mempunyai daerah kepulauan dan satu kecamatan mewilayahi tiga pulau itu.
Pintu masuk menuju Nusa Penida dan pintu keluarnya terdiri dari sejumlah pelabuhan yang tersebar di beberapa titik. Ini bisa jadi sumber permasalahannya nanti. Lambat waktu, pergolakan bisa timbul, baik dari segi kriminalisasi, kerusakan alam serta lainnya. Pemkab sendiri sudah menyadari hal itu. Untuk itu, perencanaan pelabuhan segi tiga emas adalah sebuah jawaban.
Sesuai progres dua titik berada di Nusa Penida, satu titik untuk Nusa Gede dan Lembongan & Ceningan, sementara satu titik sementara di Klungkung daratan berpusat di Persinggahan. Konektifitas itu bisa merangkai Klungkung dan Bali, serta melancarakan pemerataan pembangunan memecah "telur emas Bali", sebutan lama yang dilontarkan oleh Gubernur Bali Dewa Beratha tujuan utama. Sebutan tersebut sudah lama menggema, sekarang perlahan tapi pasti telur emas Bali pecah.
Membahas segi tiga memang sangat seksi, baik dari segi ranah spiritual, mitologi kehidupan sosial masyarakat serta lainya. Seperti hal segi tiga emas yang bisa dibilang segera hadir. Begitu juga segi tiga yang sering menjadi panduan hidup manusia Bali Tri Hita Karana, sumber daya manusia muara dari itu. Keharmonisasi alam “palemahan” adalah tatanan alam yang sudah terbentuk sedemikian rupa, jangan diusik tatkala perkembangan terjadi, malah alamlah menopang sendi kehidupan.
Sementara masalah hubungan manusia "pawongan" dengan sesame, titik lemahnya adalah di saat satu visi, sejiwa, terjadi pergolakan karena perubahan itu sendiri. Itu problema hangat. Kita diajarkan dan dibentuk hanya dengan hapalan saja tentang konsep itu. Implementasi masih di bibir. Berseteru saling menyalahkan dan posisi paling benar atas konsep-konsep kehidupan. Dampaknya, kita sibuk berdebat kusir tanpa melerai. Apa korelasinya segi tiga emas dengan Tri Hita Karana?
Berhubungan sangat dekat sedekat semesta dan isinya. Pembangunan sebuah daerah kontennya dalam hal ini adalah kesejukan masyarakat. Mekritisi sah-sah saja tapi ada perkecualiannya, yakni memberikan solusi, bukan bisanya ada "kemajuan" tertentu lalu pada akhirnya ada yang mengkritisi dengan gelap mata. Ibarat sebuah kapal berlayar di tengah samudra diterjang badai, jika dalam situasi tersebut awak kapal dan penumpang terjalin kekompakan dan badai itu bisa berlalu.
Saya merespon situasi tersebut dengan seni kontemporer, bambu yang gagah menantang ombak adalah progres pelabuhan segi tiga emas proses awal uji kelayakan. Demontrasi ini menginformasikan kepada publik bahwa pembangunan berada di depan mata. Dalam medium seni mudah sekali mengshare hal ini. Keraguan persepsi melihat bambu-bambu di pantai bisa terjawab dengan lugas dan aktual.
Salam SemangArt (T)
GELI juga membaca berita tentang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang menggagas sistem "full day school" untuk pendidikan dasar (SD dan SMP), baik negeri maupun...
HAY, ges, Salam Sejahtera untuk ges ges semua di seantero jagad Indonesia tercinta. Semoga semua masih dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan selalu memegang teguh ideologi Panca...
RATUSAN anak mendadak berlarian dari sisi barat dan timur Taman Lumintang, Denpasar. Mereka menghambur begitu saja di tengah-tengah lapangan. Mereka menari, berlari, kejar-kejaran,...
Cerpen: Surya Gemilang PARA pengunjung Taman Palakosa dibuat menganga pada sore itu oleh kehadiran seorang pria bertubuh kekar yang wajahnya abnormal; ia bermata tiga—m...
RASANYA baru kemarin saya menjadi mahasiswa semester 6 dan kini sudah beranjak ke semester 7. Segala pahit getir hari-hari di semester 6 yang agak jahanam akhirnya bisa saya lalui...
“Dadi minum, sakewale abedik!” begitu pesan luhur dari Sembroli. Dan kalimat itu dikatakan berkali-kali. Setiap kali menyebut “pesan luhur”, ia selalu angkat gelas dan menenggak ar...
PAGI tadi aku duduk di sebuah kursi taman di belakang gedung kampusku yang baru. Sudah tiga hari aktivitas ini aku lakukan. Aku pun sebenarnya tidak betul-betul tahu untuk apa dan...
MEDIA Sosial tentunya memberikan banyak manfaat. Mulai dari sarana untuk mengekspresikan diri, bertukar informasi, mencari lebih banyak teman, bahkan untuk menjalankan sebuah bisni...
BELAJARLAH pencitraan dari kuliner khas Buleleng, terutama dari lawar getih. Karena pencitraan itu adalah pertunjukan tentang “rasa dan kesan” yang serupa antara apa yang dilihat m...
SINTHA Pramadewi terlihat serius melihat aksara demi aksara yang tertulis di atas selembar daun lontar. Dengan terbata-bata ia berusaha membaca aksara demi aksara, yang ukurannya t...