Papuk, Cucu dan Puisi
Cerpen: DG Kumarsana Di negeri ini apa saja bisa terjadi/Untuk mendapatkan keadilan kalau perlu membeli/Yang hitam bisa menjadi putih, yang putihpun begitu/Terhadap yang benar saja...
Segi Tiga Emas
Nusa Lembongan, Ceningan dan Nusa Penida, secara administrarif masuk wilayah Kabupaten Klungkung. Satu-satunya kabupaten di Bali yang mempunyai daerah kepulauan dan satu kecamatan mewilayahi tiga pulau itu.
Pintu masuk menuju Nusa Penida dan pintu keluarnya terdiri dari sejumlah pelabuhan yang tersebar di beberapa titik. Ini bisa jadi sumber permasalahannya nanti. Lambat waktu, pergolakan bisa timbul, baik dari segi kriminalisasi, kerusakan alam serta lainnya. Pemkab sendiri sudah menyadari hal itu. Untuk itu, perencanaan pelabuhan segi tiga emas adalah sebuah jawaban.
Sesuai progres dua titik berada di Nusa Penida, satu titik untuk Nusa Gede dan Lembongan & Ceningan, sementara satu titik sementara di Klungkung daratan berpusat di Persinggahan. Konektifitas itu bisa merangkai Klungkung dan Bali, serta melancarakan pemerataan pembangunan memecah "telur emas Bali", sebutan lama yang dilontarkan oleh Gubernur Bali Dewa Beratha tujuan utama. Sebutan tersebut sudah lama menggema, sekarang perlahan tapi pasti telur emas Bali pecah.
Membahas segi tiga memang sangat seksi, baik dari segi ranah spiritual, mitologi kehidupan sosial masyarakat serta lainya. Seperti hal segi tiga emas yang bisa dibilang segera hadir. Begitu juga segi tiga yang sering menjadi panduan hidup manusia Bali Tri Hita Karana, sumber daya manusia muara dari itu. Keharmonisasi alam “palemahan” adalah tatanan alam yang sudah terbentuk sedemikian rupa, jangan diusik tatkala perkembangan terjadi, malah alamlah menopang sendi kehidupan.
Sementara masalah hubungan manusia "pawongan" dengan sesame, titik lemahnya adalah di saat satu visi, sejiwa, terjadi pergolakan karena perubahan itu sendiri. Itu problema hangat. Kita diajarkan dan dibentuk hanya dengan hapalan saja tentang konsep itu. Implementasi masih di bibir. Berseteru saling menyalahkan dan posisi paling benar atas konsep-konsep kehidupan. Dampaknya, kita sibuk berdebat kusir tanpa melerai. Apa korelasinya segi tiga emas dengan Tri Hita Karana?
Berhubungan sangat dekat sedekat semesta dan isinya. Pembangunan sebuah daerah kontennya dalam hal ini adalah kesejukan masyarakat. Mekritisi sah-sah saja tapi ada perkecualiannya, yakni memberikan solusi, bukan bisanya ada "kemajuan" tertentu lalu pada akhirnya ada yang mengkritisi dengan gelap mata. Ibarat sebuah kapal berlayar di tengah samudra diterjang badai, jika dalam situasi tersebut awak kapal dan penumpang terjalin kekompakan dan badai itu bisa berlalu.
Saya merespon situasi tersebut dengan seni kontemporer, bambu yang gagah menantang ombak adalah progres pelabuhan segi tiga emas proses awal uji kelayakan. Demontrasi ini menginformasikan kepada publik bahwa pembangunan berada di depan mata. Dalam medium seni mudah sekali mengshare hal ini. Keraguan persepsi melihat bambu-bambu di pantai bisa terjawab dengan lugas dan aktual.
Salam SemangArt (T)
Cerpen: DG Kumarsana Di negeri ini apa saja bisa terjadi/Untuk mendapatkan keadilan kalau perlu membeli/Yang hitam bisa menjadi putih, yang putihpun begitu/Terhadap yang benar saja...
BERCERITA Aku menemukan ibuku di masa lalu Yang memaksaku menjadi ayah masa lalu Aku teringat cerita ibuku masa SMA saat aku masih di dalam rahim Ibu berkata...
PADA akhir hidup seorang manusia, dunia tidak mengenal orang yang setengah-setengah. Hitam ya hitam, putih ya putih. Pahlawan atau Penjahat. Tidak ada yang mengenal si abu-abu. Bai...
PINTU besi itu terlihat mencolok. Pintu besi berkarat itu benar-benar menonjol. Saat memasuki galeri pameran Bentara Budaya Bali, pintu besi itu langsung menarik perhatian. Sepinta...
SALAH satu gitaris terbaik Indonesia bahkan dunia, Wayan Balawan, akan hadir dan konser di Kupang Agustus nanti. Wayan Balawan, master tapping asal Bali, akan didampingi drummer da...
HAJATAN besar sejarah pemilu di Indonesia telah dimulai Rabu, 9 Desember 2015. Ada sembilan provinsi dan 260 kabupaten/kota se-Nusantara waktu itu yang melaksanakan pilkada serenta...
BERANGGAPAN bahwa kampus adalah sebuah lembaga independen yang tidak boleh memihak kekuatan politik memang adalah sebuah kebenaran. Namun, bukan berarti tidak ambil bagian dalam pr...
(Tulisan ini dibuat dalam rangka menyongsong Serasehan Drama Gong yang rencananya digelar di Denpasar, 6 Agustus 2016) DI Bali, sebelum lahirnya institusi pendidikan seni dan Pesta...
ISU kesetaraan gender masih menjadi topik relevan yang dibahas melalui media verbal maupun non verbal. Tak terkecuali melalui medium seni rupa. Topik soal gender yang seolah ingin...
Judul Buku: Istana Para Kuli # Penulis: Yahya Umar # Penerbit: Salsabila – Pustaka Al-Kautsar Grup # Tebal: 229 halaman # ISBN: 978-602-1695-36-4 MADURA memiliki bentangan tanah ta...