17 Agustus 2016, Belum Semua Anak Indonesia Merdeka
MERAYAKAN Hari Kemerdekaan memang bukan sebuah keharaman. Wajar saja rakyat Indonesia merayakannya. Betapa tidak, karena kemerdekaan ini diraih dengan iuran darah para pejuang terd...
Segi Tiga Emas
Nusa Lembongan, Ceningan dan Nusa Penida, secara administrarif masuk wilayah Kabupaten Klungkung. Satu-satunya kabupaten di Bali yang mempunyai daerah kepulauan dan satu kecamatan mewilayahi tiga pulau itu.
Pintu masuk menuju Nusa Penida dan pintu keluarnya terdiri dari sejumlah pelabuhan yang tersebar di beberapa titik. Ini bisa jadi sumber permasalahannya nanti. Lambat waktu, pergolakan bisa timbul, baik dari segi kriminalisasi, kerusakan alam serta lainnya. Pemkab sendiri sudah menyadari hal itu. Untuk itu, perencanaan pelabuhan segi tiga emas adalah sebuah jawaban.
Sesuai progres dua titik berada di Nusa Penida, satu titik untuk Nusa Gede dan Lembongan & Ceningan, sementara satu titik sementara di Klungkung daratan berpusat di Persinggahan. Konektifitas itu bisa merangkai Klungkung dan Bali, serta melancarakan pemerataan pembangunan memecah "telur emas Bali", sebutan lama yang dilontarkan oleh Gubernur Bali Dewa Beratha tujuan utama. Sebutan tersebut sudah lama menggema, sekarang perlahan tapi pasti telur emas Bali pecah.
Membahas segi tiga memang sangat seksi, baik dari segi ranah spiritual, mitologi kehidupan sosial masyarakat serta lainya. Seperti hal segi tiga emas yang bisa dibilang segera hadir. Begitu juga segi tiga yang sering menjadi panduan hidup manusia Bali Tri Hita Karana, sumber daya manusia muara dari itu. Keharmonisasi alam “palemahan” adalah tatanan alam yang sudah terbentuk sedemikian rupa, jangan diusik tatkala perkembangan terjadi, malah alamlah menopang sendi kehidupan.
Sementara masalah hubungan manusia "pawongan" dengan sesame, titik lemahnya adalah di saat satu visi, sejiwa, terjadi pergolakan karena perubahan itu sendiri. Itu problema hangat. Kita diajarkan dan dibentuk hanya dengan hapalan saja tentang konsep itu. Implementasi masih di bibir. Berseteru saling menyalahkan dan posisi paling benar atas konsep-konsep kehidupan. Dampaknya, kita sibuk berdebat kusir tanpa melerai. Apa korelasinya segi tiga emas dengan Tri Hita Karana?
Berhubungan sangat dekat sedekat semesta dan isinya. Pembangunan sebuah daerah kontennya dalam hal ini adalah kesejukan masyarakat. Mekritisi sah-sah saja tapi ada perkecualiannya, yakni memberikan solusi, bukan bisanya ada "kemajuan" tertentu lalu pada akhirnya ada yang mengkritisi dengan gelap mata. Ibarat sebuah kapal berlayar di tengah samudra diterjang badai, jika dalam situasi tersebut awak kapal dan penumpang terjalin kekompakan dan badai itu bisa berlalu.
Saya merespon situasi tersebut dengan seni kontemporer, bambu yang gagah menantang ombak adalah progres pelabuhan segi tiga emas proses awal uji kelayakan. Demontrasi ini menginformasikan kepada publik bahwa pembangunan berada di depan mata. Dalam medium seni mudah sekali mengshare hal ini. Keraguan persepsi melihat bambu-bambu di pantai bisa terjawab dengan lugas dan aktual.
Salam SemangArt (T)
MERAYAKAN Hari Kemerdekaan memang bukan sebuah keharaman. Wajar saja rakyat Indonesia merayakannya. Betapa tidak, karena kemerdekaan ini diraih dengan iuran darah para pejuang terd...
Semalam di tengah gempita dentuman suara sound sistem, saya mengkhayal dibayar 150 juta untuk mengajar 34 jam per minggu, wah pasti kaki saya tidak akan pernah pegal saat berdiri d...
KETIKA mengantar seorang teman untuk membeli sepatu sebagai keperluan bekerja di sebuah instansi pemerintah, kami sempat terlibat obrolan singkat yang pada intinya alas kaki tidak...
BANGKUNG mepalu adaang di Buleleng, jeg pasti rame! Asal gratisss! Iya, babi betina saling sruduk digelar di Buleleng, pasti ramai penontonnya. Apalagi Slank pentas gratisan. Kutik...
MENJELANG Hari Galungan biasanya banyak warga adat menggelar karya gede di Pura. Karya Gede di sebuah Pura merupakan hari yang ditunggu-tunggu warga. Di situ banyak orang akan mema...
ADA semacam mitos yang tampaknya bisa menghantui keluarga Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Buleleng dalam Pilkada, Februari 2017. Yakni, kenyataan bahwa sejak era refor...
AKU adalah ruh sebuah negeri. Negeri nun jauh di sana. Tubuhku bersandar pada pegunungan yang berbaris rapi. Di hadapan mataku terhampar laut utara yang begitu tenang. Mungkin kare...
HALO, kawan sebangsa dan setanah air, sudah makan apa hari ini? Tahu? Tempe? Semoga Tuhan selalu memudahkan rejeki kita, agar tahu dan tempe selalu dapat terbeli. Tahu dan tempe m...
KISAH percintaan memang tak pernah habis jika dibicarakan. Virus-virus cinta dapat tumbuh di mana saja dan kapan saja. Tak seorangpun bisa menduga hal tersebut. Salah satu ajang ya...
I dan Ni oleh banyak orang dianggap title “wong jaba” padahal ini adalah honorific yang generic. I dan Ni adalah honorific. I semacam Mr dan Ni semacam Ms. I dan Ni bukan hanya di...