Rock bukan hanya "cadas" tetapi juga ratapan. Ia bukan sekadar ledakan suara, tetapi juga jeritan luka yang dalam.
Dengarlah, misalnya Belladonna oleh UFO. Bagaimana Phil Mogg, rocker macho ini mengoyak imajinasi dengan suara yang perih; suara seorang pria yang terluka ketika cinta berubah jadi racun: the fingers of poison like needles in the drivin' rain.
Kita telah terhipnotis olehnya sejak 1976 dengan melodi dan lirik yang mengiris. Lagu yang mencengangkan terutama karena aransemennya dengan eksperimen gitar Michael Schenker yang menyengat.
Tetapi selalu ada misteri di balik nama Belladonna. Nama itu dipilih tentu ada tujuannya, ada gagasan di baliknya. Itu yang coba kita gali. Belladonna, nama yang indah, telanjur membawa imajinasi kita kepada sosok gadis menawan berbalut cahaya. Dalam bahasa Italia, Bella donna konon berarti "wanita cantik". Dan sejak semula, orang juga telah membuat banyak cerita dan spekulasi tentang siapa Belladonna yang dimaksud pada lagu ini.
Belladonna adalah cinta yang pahit, kasih yang berubah jadi sakit, keindahan yang beracun. Dan kenyataannya, penulis lagu ini sesungguhnya berangkat dari gagasan sederhana bahwa di balik sesuatu yang meski tampak indah selalu tersimpan bayang-bayang menyakitkan.
Maka belladonna adalah metafora untuk ide tersebut. Seperti Irma, Maria, Katrina, Iniki, Emily, Katia, yang merupakan nama-nama puitis, manis, dan indah yang mengasosiasikan kita pada sederetan gadis anggun, lembut mempesona, namun kita tahu semuanya itu adalah nama-nama badai yang paling mematikan di dunia.
Metafora ini tidak datang begitu saja. Belladonna sendiri merujuk pada nama tanaman mematikan: Atropa belladonna, yang indah sekaligus beracun yang juga dikenal sebagai "deadly nightshade" (bayang-bayang mematikan). Tanaman ini memiliki sifat sangat beracun dan menyebabkan kematian jika dikonsumsi tanpa kendali.
Dari situlah tampaknya gagasan lagu UFO dimulai, dan lagu ini memang sebuah cerita sederhana, seperti tanaman dengan daun beracun. Tapi musik rock berhasil menggubahnya menjadi nada-nada berjiwa, penuh emosi yang hidup, misterius sekaligus menggetarkan. Seperti si gadis Belladonna itu: Indah, tetapi menyakitkan. Mempesona, tetapi menyimpan kuku racun.
And you moving silence, the tea so delicately laced/ How you've learned to hate so much/ Out of reach, out of touch
Anda akan terkejut melihat racun apa yang seringkali tersembunyi di balik kamuflase yang paling indah, kata sebuah ungkapan. Ini mengajarkan pentingnya melihat melampaui penampilan luar dan mempertimbangkan sifat tersembunyi dari sesuatu.
Dan dengan suara gritty, Phil Moge lalu berucap:
How you've learned to hate so much/ So smile discreetly as you watch with such grace/ Now I must slip away…
Ya, betapapun pahit, ada saatnya kita harus membuat pilihan, pergi menjauh, sebab luka memang sering berasal dari sesuatu yang kita anggap istimewa. [T]
Rasa penasaran tampak jelas dari raut wajah ribuan penonton yang memadati Kalangan Angsoka, Taman Budaya Bali, Kamis 25 Juni 2026. Mereka larut dalam Rekasadana Tari Legong yang d...
"Di mata Sang Guru, tidak ada dosa yang tidak dapat ditebus, tidak ada jiwa yang berada di luar pelukan kasih-Nya."
KALIMAT yang dikaitkan dengan Sri Ramakrishna melalui jawaba...
SETELAH perang Baratayudha Jayabinangun rampung dan darah terakhir mengering di padang Kurusetra, Semar menanggalkan pakaian pamomong para ksatria. Ia tidak lagi berdiri di belaka...
Tuhan Beri Aku Waktu
Tuhan, di sisa napas ini beri aku mengadudalam gelombang hidup yang tak pernah pastiTuhan, beri aku merindumu tak terbatas waktuselagi napas ini bergelayut...
“Tradisi tidak mati karena berubah; ia mati ketika berhenti dipikirkan.”
PELESTARIAN seni tradisional di Bali tidak dapat berhenti pada estetika permukaan. Kemegahan ko...
PESTA Kesenian Bali (PKB) memerlukan media massa untuk publikasi dan dokumentasi, sedangkan media massa memerlukan PKB untuk menunjukkan tanggung jawab moral dan sosialnya dalam m...
SIDANG pembaca yang budiman, coba anda buka Netflix atau platform streaming apa pun yang sedang populer. Tidak perlu menggulir lama-lama, pasti anda akan mudah untuk menemukan fil...
“Karya sampah ini. Kok bisa muncul di PKB?"
KALIMAT itu masih diingat betul oleh Agung Rahma Putra. Sekitar satu dekade lalu, karya eksplorasi busana yang ia tampilkan di...
SINGARAJA – TATKALA.CO | Tim Pengabdi Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Undiksha sukses menggelar International Community Service-Based Workshop bertajuk “PROMOTING INTERCULTURAL AWA...
BAGI orang awam di bidang kargo seperti saya, kata kargo selalu memantik imajinasi tentang gudang yang pengap, deru mesin, aroma solar, dan tubuh-tubuh kekar dengan peluh bergulir...