Judul: Anak-anak Luka di Dunia Maya -- Sekumpulan Puisi
Penerbit: PT Tatkala Sekala Media
Penulis: Yahya Umar
ISBN: Masih dalam proses
Tebal: viii + 113 halaman
Cetakan Pertama: Desember 2025
Pemesanan: WA 0851 2438 6244 [Anima tokobuku]
Alam, Cinta dan Luka Digitalisasi
Digitalisasi di berbagai sudut kehidupan tak selalu atau tak selamanya membahagiakan, apalagi menguntungkan. Banyak sudut kehidupan yang lain justru terancam oleh gelombang digitalisasi. Para orangtua merasa khawatir dengan masa depan anak-anaknya yang mabuk dunia digital. Jiwa, mental dan sisi-sisi manusiawi anak-anak tak terbangun sempurna. Akibatnya, gemuruh caci maki menebar benci di pelosok tubuh negeri.
Puisi-puisi tentang dampak digitalisasi menjadi tema utama pada buku ini. Selebihnya ada juga puisi-puisi yang menyenggol perilaku politisi, tidak saja akan mengancam demokrasi, tetapi juga bahkan bisa meruntuhkan negeri ini.
Romantisme keindahan alam, keindahan cinta juga memperkaya isi buku ini. Dua hal yang sebenarnya klise dan seharusnya masuk kotak dalam kamus sastrawan, namun tetap ada sisi-sisi yang tetap indah dan memunculkan bahagia ketika menikmati puisi-puisi genre ini.
JIKA menyaksikan Lomba Baca Puisi tingkat SMP dalam rangka Singaraja Literary Festival (SLF) 2026, kekhawatiran bahwa generasi muda semakin jauh dari sastra tampaknya tidak berala...
UJUNG telunjuk dan jari tengah itu bergerak lincah di atas papan beroda sepanjang tak lebih dari sepuluh sentimeter. Sesaat papan skateboard mungil itu meluncur, lalu melompat. La...
PEMBUKAAN Singaraja Literary Festival (SLF), Jumat, 3 Juli 2026, berlangsung berbeda dari kebiasaan. Bukannya diawali dengan tari penyambutan tradisional seperti Panyembrama, Seka...
SOSOK-SOSOK perempuan bergerak perlahan menari di atas panggung, mengenakan caping petani dan membawa slepan (daun kelapa yang sudah tua) sebagai simbol kedekatan dengan alam. Mel...
KALAU puisi adalah sebuah negeri, maka Dr. Kadek Sonia Piscayanti, S.Pd., M.Pd. adalah warga-negara yang paling mencintai negerinya. "I love poetry", tulisnya dalam buku barunya M...
PADA 3 Juli 2026 digelar pameran senirupa yang cukup menarik, pameran senirupa ini, menurut saya, lahir dari keyakinan bahwa seni adalah ‘bahasa universal’ yang mampu menjembatani...
DUA PULUH lima tahun lalu, tepat saat 2 bulan setelah Milenium ketiga dimulai, segerombol anak muda yang menyebut diri mereka Kamasra (Keluarga mahasiswa Seni Rupa) STSI Den...
MANUSIA adalah makhluk yang gemar mengembara.
Tubuhnya berada di sini, tetapi pikirannya berlari ke hari esok. Atau sebaliknya, tubuhnya telah meninggalkan kemarin, tetapi bati...
Sorak-sorai penonton menyemangati temannya ketika tampil sebagai peserta lomba Matajog (egrang bambu) dalam ajang Jantra Tradisi Bali serangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII,...