Pesta Kesenian Bali: Keroncong Tidak Mati
KETIKA tubuh meragang nyawa, dalam perukan persada. Tinggal nafas yang masih tersisa. Kau pekikkan merdeka. Bait lagu Puji Bagi Pahlawan ciptaan Basuki itu mengalun dalam sunyi. La...
BUPATI Buleleng Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Gede Supriatna setidaknya akan melakukan 6 hal pada 100 hari mereka menjadi pemimpin Kabupaten Buleleng.
“Program dan kebijakan prioritas dimaksud menjadi bagian penting bagi kami dalam mewujudkan langkah nyata dan realistis dalam membangun kabupaten buleleng yang lebih maju, adil dan sejahtera. Sebagai bentuk komitmen jangka pendek kami juga telah menyusun rencana kerja 100 hari pertama Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, dengan menyasar berbagai elemen masyarakat,” kata Sutjidra saat menyampaikan pidatonya dalam acara serah terima jabatan dengan Pj. Bupati Ketut Lihadnyana di Gedung DPRD Buleleng, Rabu, 5 Maret 2025.
Enam hal itu adalah:
Acara serah terima jabatan di Gedung DPRD Buleleng itu berlangsung lancar.
Sutjidra datang dengan wakilnya, Gede Supriatna, bersama istri mereka. Suara pelan dari tabuh selisir oleh Komunitas Karya Remaja mengantarkan mereka ke tempat duduk yang empuk.
Yang kemudian disusul dengan Tari Panyembrama oleh beberapa penari yang anggun gerakannya itu menyambut mereka.
Keanggunan itu membuat semua orang kembali merefleksikan dirinya di kursi agung dalam lima tahun ke depan bersama bupati anyar, seperti apa Buleleng akan dibawa oleh pasangan Sutjidra dan Supriatna.
Sutjidra, memandang yakin ada banyak permasalahan pembangunan daerah yang harus ditangani di Buleleng segera, katanya. Seperti aksesibilitas pendidikan, kesehatan, jaringan infrastrukur.
Terus lagi, penurunan kemiskinan, stunting, kesempatan kerja, penguatan sektor ekonomi, pelestarian budaya, dan sejumlah persoalan mendesak lainya yang segera perlu ditangani.
“Untuk menyikapi permasalahan tersebut, dalam 5 tahun ke depan, kami memberikan prioritas pembangunan pada lima bidang,” kata Sutjidra saat berpidato.
Sampai di sini, ia melanjutkan beberapa bidang yang dianggapnya sangat penting untuk ditinjau kekurangannya. Antara lain bidang sandang, pangan dan papan. Juga bidang kesehatan dan pendidikan. bidang tenaga kerja, sosial, bantuan sosial dan jaminan sosial tenaga kerja.
Selain itu juga bidang adat, agama, seni, tradisi dan budaya. Bidang infrastruktur, umkm, pariwisata dan lingkungan hidup.
Kemudian disebutkan juga isu kemiskinan di kabupten dengan luas wilayah 1.366 km2 atau 24,25% dari luas wilayah pulau Bali itu, dengan jumlah penduduk sekitar 827 ribu atau terbanyak di Bali.
Sutjidra menyoroti betul jumlah kemiskinan di Buleleng tahun 2024 dengan persentase 5,39% yang disertai pengangguran sebesar 3,6% itu, bukan hal yang spele. Harus segera di sapu.
Maka, ia dan wakilnya akan lebih tilik menyapu kesenjangan sosial ekonomi masyarakat melalui program kerja yang mengarah pada penyelesaian masalah-masalah kesejahteraan di masyarakat.
Selain semua itu, pada awal pemerintahannya ada 6 hal yang dikerjakan dengan segera. Ya, seperti disebutkan pada tulisan awal ini. Nomor 6 pemasangan lampu hias. Apakah itu berkaitan dengan kemiskinan? [T][Son]
Penulis: Sonhaji Abdullah
Editor: Adnyana Ole
KETIKA tubuh meragang nyawa, dalam perukan persada. Tinggal nafas yang masih tersisa. Kau pekikkan merdeka. Bait lagu Puji Bagi Pahlawan ciptaan Basuki itu mengalun dalam sunyi. La...
Apakah yang paling membanggakan dari makhluk yang bernama manusia? “Kreativitas.” Itulah jawabnya. Manusia menjadi “lebih” ketimbang binatang karena memiliki ruang yang sangat luas...
Sebagai orang yang tidak berkompeten dalam bidang bahasa Bali, mungkin saya akan tulah idup karena apa yang akan saya paparkan barangkali banyak bohongnya. Saya bukan orang yang la...
Kaohsiung adalah kota terbesar kedua di Taiwan setelah Taipe. Di kota itulah saya berada, awal Juni 2016. Seperti sebuah mimpi, dari Singaraja – kota tempat tinggal saya - segalany...
FENOMENA The Great Pacific Garbage Patch menjadi bukti betapa kita sebagai manusia telah membunuh bumi dengan plastik. Miliaran ton sampah plastik terapung di laut, membuat jutaan...
KEMISKINAN, di Bali, bisa berarti sebuah upacara. Warga Desa Trunyan di Desa Kintamani, Kabupaten Bangli, sebelum berperilaku menjadi manusia miskin melakukan ritus kecil: membakar...
JIKA hobi facebook-an, singgahlah sesekali ke halaman Punk Kwala Ngibur. Bisa kita nikmati komik berbahasa Bali dari tingkat paling kepara sampai sor se-singgih-singgihnya. Tulisan...
MUNGKIN saya sudah terlambat menguraikan hal ini. Karena saat ini sudah makin banyak masyarakat yang menolak reklamasi Teluk Benoa. Namun dalam konteks ini, saya meyakini bahwa leb...
Bahasa menunjukkan bangsa. Itu peribahasa yang akrab saya dengar di Sekolah Dasar dulu yang bertahun-tahun kemudian saya amini kebenarannya. Kultur sebuah bangsa, seturut makna per...
Judul Buku : Badriyah Pengarang : Ayu Weda Penerbit : Gambang Buku Budaya Tahun Terbit : Maret 2016 Jumlah Halaman : xiv + 207 halaman ISBN : 978-602-6776-15-0 SELURUH cerita dala...