Bubur tabah Putih tanpa rasa Lima penjuru Akar akar tumbuh Kuat menggenggam tanah Misal hidup lebih lama Tujuh belas ke tiga puluh lima Hitung-hitunglah Air-air menyusup batang Padi padi tujuh belas hari Ingat ingat pada dirinya
(Adaptasi dari lontar Dharma Pamaculan 3b-4a)
Kukung
Kukung, Kukung, Kukung Tepung tawar terbang Daun daun hijau diruapkan Benang benang diikatkan Pada padi padi dewasa Direstuinya cinta meraka Padi perempuan padi laki Dalam rumpun semai
(Adaptasi lontar Dharma Pamaculan 5a-)
Kayu Padi
Bila masuk bulan kelima Kuning itu bunga-bunga: kayu mas Kembali ke bulan ketiga Kembang sepatu merah Puja-puji bhatara Sembilan arah, sembilan warna, Dua belas musim berganti Bermula tanah basah Cangkul cangkul dihentakkan Rata tanah, rata air, rata langit Semai benih Padi tanam Purnama lewat menuju redup Bulan mati Tua padi Tertawa abadi
(Adaptasi dari lontar Dharma Pamaculan 1b-3b)
Puisi-puisi ini ditulis dalam rangkaian acara Singaraja Literary Festival 2024 dengan tema Dharma Pamaculan -- Energi Ibu Bumi
DALAM berbagai diskusi mengenai kewirausahaan, ada satu narasi yang terus berulang seperti sebuah gema yang tak kunjung reda. Ketika seorang calon wirausaha ditanya mengenai apa y...
SETELAH melewati rentetan perawatan medis yang panjang dan melelahkan, pernahkah Anda berbisik pada diri sendiri, "Apakah tubuh ini akan kembali seperti sediakala?"
Pertanyaan...
PAGI INI saya teringat mendiang Ida Bagus Ketut Dharma Santika Putra, sahabat dan guru kami dalam dunia sastra dan budaya di Jembrana-Bali, yang telah berpulang pada 21 Januari 20...
KRISIS iklim bukan lagi ramalan apokaliptik di makalah-makalah seminar melainkan kenyataan di depan mata semua bangsa. Ayolah jujur mengakui ironi ini: hutan-hutan terbaik yang be...
"YANG kami bangun bukan sekadar ruang publik yang indah, tetapi juga ruang yang mampu mengingatkan masyarakat akan perjalanan panjang Kota Singaraja," ujar Bupati Buleleng, dr. I...
JAUH sebelum psikolog modern David Dunning dan Justin Kruger merumuskan Dunning-Kruger Effect pada tahun 1999, pujangga Jawa Kuno telah meramalkan akan datang orang-orang yang dan...
HUJAN di Surabaya malam itu turun bukan sekadar membasahi aspal, melainkan seolah ingin menghapus jejak darah yang tumpah di lantai marmer rumah mewah di kawasan elit. Suara temba...
MENJELMA KATA DI KURUSETRA BERANDA
mata-mata telingasulih gaduh suaralahir ribuan kekata
jemari adalah ujung belatirobek halus di layar tanduskebajikan serta kebijakan berbe...
TEPAT hari Sabtu, 13 Juni 2026, saat Renon sedang menyengat, ribuan orang memadati kawasan Monumen Perjuangan Rakyat Bali di Denpasar. Di tengah gemuruh tabuh dan warna-warni busa...
RAHWANA adalah nama yang kerap kali tidak membutuhkan pengantar. Ia hadir lebih dulu dari ceritanya; datang sebagai prasangka sebelum sempat dikenali secara utuh dalam epik Ramaya...