Tuah Wanita Bali - Kebahagiaan saat Memberi
LAKI-LAKI menjadikan wanita sengsara, anak membuatnya bahagia. Sungguh? Betapa menyesakkan kisah ini, tapi ia bisa menjadi ungkapan dari zaman ke zaman: anak lebih dibutuhkan oleh...
Bubur tabah
Putih tanpa rasa
Lima penjuru
Akar akar tumbuh
Kuat menggenggam tanah
Misal hidup lebih lama
Tujuh belas ke tiga puluh lima
Hitung-hitunglah
Air-air menyusup batang
Padi padi tujuh belas hari
Ingat ingat pada dirinya
(Adaptasi dari lontar Dharma Pamaculan 3b-4a)
Kukung, Kukung, Kukung
Tepung tawar terbang
Daun daun hijau diruapkan
Benang benang diikatkan
Pada padi padi dewasa
Direstuinya cinta meraka
Padi perempuan padi laki
Dalam rumpun semai
(Adaptasi lontar Dharma Pamaculan 5a-)
Bila masuk bulan kelima
Kuning itu bunga-bunga: kayu mas
Kembali ke bulan ketiga
Kembang sepatu merah
Puja-puji bhatara
Sembilan arah, sembilan warna,
Dua belas musim berganti
Bermula tanah basah
Cangkul cangkul dihentakkan
Rata tanah, rata air, rata langit
Semai benih
Padi tanam
Purnama lewat menuju redup
Bulan mati
Tua padi
Tertawa abadi
(Adaptasi dari lontar Dharma Pamaculan 1b-3b)
[][] Klik untuk BACA puisi-puisi lain
LAKI-LAKI menjadikan wanita sengsara, anak membuatnya bahagia. Sungguh? Betapa menyesakkan kisah ini, tapi ia bisa menjadi ungkapan dari zaman ke zaman: anak lebih dibutuhkan oleh...
BANYAK dari kita geli melihat seorang biker begitu sayang pada sepeda motornya. Setiap pagi dilap, dielus, ditepuk-tepuk. Malam sebelum tidur dilihat lagi, dilap, dielus lagi. Sea...
PAGI-PAGI di awal Juli aku ditelepon dramawan Putu Satria Kusuma. “Ole, Yudane sedang di Singaraja, tolong temani dia. Aku lagi di Denpasar,” kata Putu tentu dengan gaya bicara yan...
KITA bangsa yang pendek ingatan. Apa boleh buat. Sampai tingkat tertentu, dalam berkomunikasi pun tak ketinggalan kita memilih cara-cara ringkas. Bahkan jika itu harus dengan menyi...
KALAU sedang rikuh, kalau sedang tak kuat menahan pusing karena televisi terus saja menayangkan cerita-cerita seram, maka marilah kita mencoba mengingat satu sosok: Ibu. Kita akan...
Cerpen: I Putu Supartika TIDAK ada yang tahu sejak kapan pura kecil di tengah sawah itu berdiri. Yang pasti orang-orang di sekitar pura tahu pura itu sudah ada sejak kelahiran mere...
HIRUK-PIKUK perhelatan akbar sepakbola yang begitu menyedot antusiasme dunia dalam sebulan terakhir usai sudah. Piala Eropa (Euro) dan Copa America Centenario 2016 berakhir dengan...
PERNAH jadi trend sebuah berita bahwa ada sekolah di Kabupaten Gianyar yang hanya punya satu orang siswa kelas VI. Banyak kalangan berpendapat, dan tidak sedikit menyoroti bahwa in...
PESTA Kesenian Bali (PKB) ke-38 tahun 2016 berakhir. Banyak pentas seni lewat begitu saja, tapi banyak juga meninggalkan bekas dan kesan di hati sejumlah orang. Para seniman, terut...
WANITA itu terlihat pasrah. Matanya terpejam. Seolah bersiap melepaskan ruh dari raganya yang telah mati. Bagian bawah tubuhnya mengelupas, menjelma serpihan-serpihan tembaga. Itul...