Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?
DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang yang tampil saat itu. Sebagian direk...
BULELENG | TATKALA.CO -- Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana punya cara sendiri untuk memaknai HUT ke-420 Kota Singaraja. Ia bersama jajaran pejabat Pemkab Buleleng melakukan bakti sosial ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA), Rabu, 20 Maret 2024.
Yang dikunjungi bukan hanya satu LKSA, melainkan tiga. Dalam kunjungan itu Lihadnyana memberikan bantuan berupa paket makanan dan pakaian layak pakai, yang dihimpun dari seluruh perangkat daerah.
Tiga LKSA itu adalah LKSA Ananda Seva Dharma Desa Kerobokan, LKSA Saiwa Dharma Desa Kerobokan, dan LKSA Anak Domba Desa Tegallinggah.
Pj Bupati bersama Kepala Dinas Sosial I Putu Kariaman Putra dan Kepala Dinas Kesehatan dr Sucipto, bertatap muka langsung dengan anak-anak asuh di LKSA itu. Selain menyalurkan bantuan, Dinas Kesehatan juga melakukan pemeriksaan kesehatan kepada anak asuh.
Lihadnyana mengatakan, LKSA sangat dibutuhkan utamanya dalam membantu tugas pemerintah dalam menjaga dan memelihara anak-anak yang kurang beruntung.
“Saya atas nama pemerintah merasa gembira sekali dapat mengunjungi LKSA Ananda Seva Dharma dan LKSA Saiwa Dharma dimana yayasan ini banyak menampung anak-anak kita yang kurang beruntung sehingga kita lihat aktivitasnya, tempatnya representative, dan anak-anak kita lihat cukup ceria,” ujarnya.
Untuk itu sebagai pemerintah wajib memberikan dukungan dan dorongan agar aktivitas di LKSA dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Pj Bupati Lihadnyana juga berharap kerjasama LKSA dengan pemerintah kabupaten terkait dengan fungsi rumah singgah dapat berjalan dengan baik.
“Karena disini juga menampung anak-anak kita yang terkena musibah, sehingga dengan berada disini secara mental, fisik, dan spiritualnya diobati. Namun kita berharap yayasan ini sebagai cermin bahwa dari sini lah masa depan mereka bisa lebih baik, itu harapannya,” kata Lihadnyana.
Ketua LKSA Ananda Seva Dharma Nyoman Parta mengucapkan terimakasih atas perhatian pemerintah terhadap puluhan anak asuhnya. Ia menyampaikan bahwa operasional LKSA selama ini bersumber dari relawan dan donatur tetap, disamping kepedulian beberapa teman yang rutin menggelar kegiatan yoga dan meditasi di tempat tersebut.
Namun demikian, anak-anak asuh juga perlu mendapat dukungan secara langsung untuk melatih mental mereka.
“Kami sangat berbahagia karena baru kali ini kami dikunjungi Penjabat Bupati, sehingga kami merasa diperhatikan,” katanya.
Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng I Putu Kariaman Putra menjelaskan dalam rangka HUT ke-420 Kota Singaraja pihaknya menyalurkan 50 kilogram beras, 50 liter minyak goreng, 50 kilogram gula pasir, dan 30 dus mie instan kepada masing-masing LKSA.
Disamping bantuan tersebut, disalurkan pula bantuan pakaian layak pakai dan makanan siap saji kolaborasi dari Kementerian Sosial RI.
“Khusus pakaian layak pakai dan makanan siap saji itu kita salurkan juga ke LKSA lain seperti LKSA Destawan, LKSA Mutaalimin, LKSA Mawaddah, dan LKSA Amanah. Ini kita lakukan agar mereka juga merasakan berkah pada peringatan HUT ke-420 Kota Singaraja,” kata Kariaman. [T][Ado/Adv]
DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang yang tampil saat itu. Sebagian direk...
PERNAHKAH Anda menyaksikan kisah Aladdin, Rapunzel, atau The Little Mermaid? Pada Sabtu malam, 20 Juni 2026, kisah-kisah yang selama ini akrab melalui film animasi di layar televi...
SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska) pada Selasa, 23 Juni 2026 didampingi gurunya, Mamiko Sensei. Ini adalah kunjungan...
GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi die-cast (mainan atau miniatur mobil) b...
SUDAH sejak lama demokrasi kita direduksi semata-mata dialog, dan ia berhenti tepat di tingkatan yang oleh generasi hari ini sebut sebagai performative. Kita menonton dialog-dialo...
RIUH penonton memadati pelantaran kursi beton panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali. Kala itu, 15 Juni 2026, di atas panggung bertemu Sekaa Gong Kebyar Anak-Anak dari...
SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan Makan...
LAPORAN V-Dem (Varieties of Democracy) 2025 menarik untuk disimak. Lembaga riset politik paling besar di dunia soal demokrasi yang berbasis di Universitas Gothenburg, Swedia itu m...
SAYA bukan tukang panen umbi yang cakap. Memanen umbi gembili, dua kali ujung linggis yang saya ayunkan justru menghunjam dan membelah umbi gembili yang masih tertimbun tanah. Pat...
PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam sistem hukum...