Kritik Seni yang Sependek Feed Instagram dan Kolom Komentar
10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi pada tulisan. Satu kolom pada...
energi terbarukan menyerap energi
aktivis ekologi—dibuat dari
anggaran perubahan daerah. pura-pura
menyuarakan perubahan
propaganda bebas sampah
mondar-mandir
di kantor pemerintah
pejabat terus-menerus
menerangkan laporan pertanggungjawaban
yang lupa bertanggung jawab
kota mendokumentasikan
emisi karbon
menyalakan musim pembunuhan massal
musim belanja
pemerintah memekarkan
kuitansi kosong di daerah ini
seperti iklan yang tak bisa di-skip
kantor dinas
menempelkan mata-mata pada
toko yang tak menyediakan nota resmi
dari dalam kalkulator
muncul kesepakatan
rincian anggaran perbelanjaan:
10% kebohongan-kebohongan digital
10% pengunduran kapasitas
20% layanan pembatalan kesehatan
25% pendidikan yang labil
35% pembangunan infrastruktur kehampaan
aroma inflasi memenuhi kota
ini. membuat kita mesti
sembunyi. satu hal pasti:
pejabat overthinking
anjungan tunai mandiri
rusak
mengeluarkan kesia-siaan
untuk kita yang tak pernah masuk
daftar utama belanja
anggaran peningkatan kapasitas
sumber daya manusia
tak pernah meningkat
seperti nilai tukar mata uang
negara-negara berkembang
peraturan gubernur dicuci
di dalam ember malam-malam
diam-diam
terjemur di gedung tinggi
anggaran disetrika
warna harapan pudar
daerah makin pasrah
pasal-pasal seperti
pewangi mahal dan asing
untuk orang-orang berkeringat murah
satu bulan satu kali simpan
satu lembar soekarno-hatta terlipat
menyulap segala dari dalam lemari
kantor dinas tak punya kunci cadangan
mobil listrik lalu-lalang
dalam mimpi wakil gubernur
tabrak isu perubahan iklim
sampai hancur
propaganda peduli lingkungan
disiarkan wartawan
perintah wakil gubernur
sampah tak daur ulang
basah dijilat lidah politik
lima tahun sekali
suara-suara wakil gubernur
sembunyi dalam kartu-kartu identitas
masyarakat tak beridentitas
circle pit
tubuh rubuh disikut
industri pariwisata kuno
kelilipan debu
pasar. bergerak tak tertebak
laju pertumbuhan ekonomi
seperti musik punk
di kota ini
inlander kelas bawah
bikin konser. act of services
untuk words of affirmation
inlander kelas atas
cerewet dan gabut
selebgram pinjam kekuasaan
beringin tua
di perumahan cendana
merakit senjata politik
kota jadi kuning
serupa filter pastel
menipu generasi
melalui siaran langsung
suara dibutuhkan untuk
mengabaikan suara lain. dalam video
audio boleh tak memuaskan
visual harus bernas
hari pemilihan
adalah bom waktu
setangkai bunga virtual memekarkan
lembar-lembar kwitansi digital
mata uang begitu menyala dalam gelas kaca
meninggalkan aroma merah bungur
bagi ilusi pembangunan
seperti metamesta merilis bunyi
elektronik terdengar kronik
untuk peringatan yang tak kunjung berhenti
melaporkan hasil keuangan negara—
realitas rakitan penyuara jemala
[][][]
10 tahun lalu, rubrik perihal kritik seni masih tersusun padat, dengan desain layout yang sebisa mungkin berpihak pada kelengkapan informasi pada tulisan. Satu kolom pada...
SEKAA Dramatari Arja Sudhamala ini baru pertamakali pentas di ajang Pesta Kesenian Bali (PKB). Bahkan, sekaa kesenian tradisional Bali yang memadukan unsur drama, tari, dan nyanyi...
LAGU “A Salty Dog” oleh Procol Harum (1969), dengan lirik karya Keith Reid, adalah elegi tentang pelayaran terakhir, tentang manusia yang berangkat dengan keberanian, namun akhirn...
PESTA Kesenian Bali (PKB)ke-48 pada 2026 telah dibuka pada Sabtu, 13 Juni 2026 oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Pembukaan tanpa kehadiran Presiden Prabowo Subianto sempat menimbu...
“Kalau mau menjadi penulis hebat, tulis yang unik dan autentik.” Kalimat itu meluncur dari mulut sastrawan Bali, Gde Aryantha Soethama, dalam acara ‘NGERUMPI’: Ngobrol Se...
MAMED Wedanta adalah salah satu pemuda paling jenaka yang pernah lahir di Jembrana. Melihat wajahnya saja orang sudah ingin tertawa. Apalagi ketika ia mulai berbicara dengan logat...
DARAH itu bukan milik kurban, melainkan milik kesabaran yang sudah lama membusuk di bawah tapel kayu pulai. Sejak kecil aku diajari bahwa Barong adalah pelindung, bukan pemangsa....
Yang Tua yang Tak Mau Purna Segara punya pantai sebagai batas gelombangSungai punya sempadan untuk batas aliranTetapi tidak bagi yang tua yang tak mau purnaMereka tak punya bat...
“Mari kawan bersama kita bekerja, bersihkan lingkungan….” ITU adalah penggalan tembang yang menjadi salah satu hal menarik dari pementasan kesenian janger tradisi d...