Baduy Luar, Etalase Pariwisata Banten
SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami pedesaan juga merasakan nafas kemajuan s...
Dalam kebatinan Bali yang dimaksud MANUSA MATAH (manusia mentah) adalah tubuh/sarira yang belum pernah dikonversi/diupgrade lewat instalasi AKSARA SUCI.
Prosesi menginstal aksara suci ini dikenal dengan berbagai tahapan: MAWINTEN, MAPULANG LINGGA, NGALINGGIHAN WEDA.
Di luar jalur formal di atas adalah transmisi teks suci oleh Guru ke Sisya yang tertutup. Murid diinisiasi tertutup dan diinstal DASA AKSARA secara khusus pula. Semua tertutup.
Tanpa instalasi sarira dengan aksara suci ini seseorang dianggap matah (mentah).
Proses instalasi aksara suci harus dilakukan oleh Guru yang mumpuni dan dilakukan ke sarira atau sosok yang tepat.
Jika dilakukan oleh Guru yang tidak mumpuni dan orang yang ambisi MAWINTEN, MAPULANG LINGGA, NGALINGGIHAN WEDA adalah sosok yang tidak pantas, maka ancaman kegagalannya sangatlah besar. Sarira yang diinstal tidak bisa menyerap.
Karena itu, jika ada sosok telah ganti nama, menyandang gelar suci, serta ganti penampilan, tetapi di tengah jalan goyang, tidak mantap atau tidak bisa menjalankan tugas "ngemargiang kawikon", ini indikasi proses instalasi aksara sucinya gagal.
AKSARA SUCI memang menjadi salah satu kunci mengkonversi "bahan mentah" sarira.
Pada foto-foto di atas tampak aksara suci yang dipakai mengkonversi atau mengupdate bahan mentah kayu, batu, semen, atap, dll., untuk menjadi "altar suci".
Tanpa instalasi aksara suci sebuah altar tidak bisa dianggap wahana suci (palinggih). Oleh karena itu ada pantangan dan tuntunan dalam sastra untuk tidak sembarangan memuja cakup tangan. Tidak dibenarkan atau pantangan memuja di tempat yang upakara dan prosesi ngelinggihang aksaranya (mendem pedagingan dll) tidak memadai.
Jika tubuh disucikan dengan instalasi aksara suci menjadi untuk bisa memenuhi kriteria tubuh suci, demikian pula bahan mentah (kayu, batu, ijuk, dll) bisa dianggap kuil suci jika sudah diupgrade lewat instalasi aksara suci.
Sebelum mencapai syarat instalasi aksara suci itu, maka bahan baku (tubuh atau pelinggih) tetap bahan mentah.
Disebut "MANUSA MATANG" ketika sang sarira telah disinari oleh nyala cahaya AKSARA SUCI. Dipenuhi oleh getar mantra suci dan padu dalam keheningan semesta. [T]
SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami pedesaan juga merasakan nafas kemajuan s...
DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah mengatakan “pilihan kata (diksi) meng...
SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng. Wantilan yang biasanya digunakan...
REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di bidang pertanahan. Selama puluh...
MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir (TA) Proyek Inovatif Seni Pertunjukan, P...
DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus penjaga nilai-nilai keh...
Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata, India. Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga terpelaj...
DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa...
BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang menyimak. Malam pertama Juni 2026, itul...
JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat itu adalah Buleleng. Tepat pada...