Jika Film Horor Indonesia Seperti “Bokep” – Bukan Salah Setan!
APA yang terbayang di pikiran anda ketika mendengar kata “horor”? Hmm, hantu atau setan? Ya, bisa jadi. Kepanikan, ketakutan, atau terror? Ya, bisa jadi. Secangkir Kopi Vietnam? H...
MENSTRUASI ATAU HAID adalah anugerah dan proses yang dinanti sebagian besar kalangan hawa. Namun sebagian kecil tidak mengalami haid ini seperti yang lainnya atau bahkan merasakan tersiksa ketika siklus bulanan ini muncul. Segelintir lagi merasakan kerinduan akan datangnya menstruasi yang kadang muncul tiap 6 bulan bahkan saya memiliki klien setahun sekali rata-rata mesntruasinya baru hadir.
Menstruasi atau haid bisa dimulai pada usia 8-18 tahun dengan rata-rata periode usia 10-14 tahun. Periode menstruasi rata-rata 28 hari namun dapat terjadi antara 21-35 hari.1 Hanya sebanyak 1/3 kasus yang periode menstruasinya tiap 28 hari, sisanya sebanyak 82% berfluktuasi dari 22-32 hari.2 Satu sampai 2 tahun di awal atau 4-6 tahun sebelum menopause sering menstruasinya ireguler atau tidak teratur.1,2 Pengarus stress, kegiatan yang berat, diet yang jelek atau situasi emergensi juga mempengaruhi.
Rata-rata darah keluar selama 2-7 hari. Sedangkan volume saat menstruasi mencapai 30-80 ml per hari.2 Darah yang keluar biasanya berbeda warnanya jika dibandingkan dengan darah yang keluar dari pembuluh darah saat ditoreh. Karena menstruasi tidak hanya darah saja isinya namun juga dinding rahim. Sehingga tidak jarang juga darah yang keluar berwarna cokelat. Bahkan baunya kadang menyengat sehingga perlu diganti pembalut tiap 3-5 jam.
Menstruasi adalah anugerah yang begitu kompleks melalui siklusnya yang dibagi menjadi 2 fase yaitu fase folikular dan fase luteal. Mengapa terjadi hampir tiap bulan? Disinilah peran dari hormon estradiol yang menstimulasi dari dinding rahim untuk terjadi peluruhan tiap bulannya. Estradiol ini merupakan perubahan dari androstenedione.
Lalu proses selanjutnya dalam fase luteal, disini terjadi pembentukan hormon seperti hormon estrogen dan progesteron oleh cospus luteum. Fase ini suhu tubuh perempuan secara konstan meningkat sekitar 0.50 C.2 Membayangkan proses yang begitu rumit terjadi dalam tubuh wanita, kita patut bersyukur dengan sang pencipta karena proses ini juga sebagai penanda bahwa seorang perempuan siap untuk bereproduksi atau hamil.
Akan tetapi, kasus menstruasi yang tidak normal juga bisa terjadi. Abnormal menstruasi secara umum dibagi menjadi dismenorhea, oligomenorhea, menorhagia, dan amenorea. Dismenorhea didefinisikan sebagai nyeri cramping yang berat yang terjadi dalam menstruasi. Nyeri bisa terjadi di bagian bawah perut tapi bisa menyebar ke pinggang belakang hingga paha.
Dismenorhea dibagi menjadi dismenorhea primer (akibat kontraksi rahim) dan dismenorhea sekunder akibat penyakit yang related seperti endometriosis dan lain-lain. Sedangkan menorhahagia merupakan munculnya menstruasi dan berat dibandingkan normalnya. Lebih dari 7 hari dan jumlah menstruasi lebih dari 80 mL. Amenorrhea yaitu tidak terjadinya menstruasi seperti amenorrhea primer (terjadi ketika perempuan tidak menstruasi pada usia 16 tahun) serta amenorrhea sekunder terjadi pada perempuan yang menstruasinya berhenti minimal 3 bulan padahal sebelumnya mengalami menstruasi. Terkahir yaitu oligomerrhagia terjadi pada kondisi siklus mentruasi lebih dari 35 hari.
Tahukan kamu? Bahwa saat awal fetus/janin sekitar 7 juta oosit dibentuk, namun saat lahir hanya tersisa sekitar 1-2 juta oosit. Sekitar 300.000 siap terlibat dalam proses ovulasi tapi hanya 400-500 mengalami ovulasi selama hidup perempuan.2
Selain itu peran penting berbagai hormon seperti estrogen sangatlah penting yaitu untuk meningkatkan kolesterol HDL dan menurunkan kolesterol LDL serta membuat relaksasi pada otot halus arteriol atau pembuluh darah arteri paling kecil. Estrogen bahkan menstimulasi aktivitas osteoblastik dan mengatur osteoklas sehingga kekuatan tulang menjadi sangat baik.
Nah dengan begitu besar manfaatnya menstruasi maka kita patut bersyukur menstruasi menjadi salah satu anugerah untuk wanita. Untuk yang siklus menstruasinya masih terganggu, semoga mendapat jalan terbaik dengan cara berkonsultasi dengan dokter kepercayaan Anda. [T}
Referensi:
APA yang terbayang di pikiran anda ketika mendengar kata “horor”? Hmm, hantu atau setan? Ya, bisa jadi. Kepanikan, ketakutan, atau terror? Ya, bisa jadi. Secangkir Kopi Vietnam? H...
MEMBACA buku sejarah adalah membaca penafsiran-penafsiran. Membaca buku sejarah adalah membaca kejadian masa lampau yang hanya mungkin ditilik kembali dengan membangun serpihan-ser...
Cerpen: I Putu Agus Phebi Rosadi DI ruang tamu, tiga orang interogator telah duduk di depanku. Matanya tajam. Seperti ingin mencengkram leherku. “Tuan-tuan. Jangan memandang seper...
DI tengah rapat kantor, tiba-tiba telepon selular bergetar. “Halo.” Setengah berbisik. “Lagi sibuk?” suara di sana. “Lagi meeting, apa kabar?” Ujung-ujungnya: “Ada stok naskah cerp...
POLEMIK drama gong tampaknya terus berlanjut, dan tentu saja akan bagus jika polemik itu terus berlanjut sampai seni pertunjukan itu benar-benar lahir kembali dan hidup. Jika ada “...
TIDAK ada yang bisa membantah jika saya penggemar sejati film-film Warkop DKI – Dono, Kasino, Indro. Jauh-jauh dari Bali Barat saya melesat ke Denpasar ketika film Warkop DKI Rebor...
ANAKMU bukanlah anakmu, mereka adalah anak zaman. Tak ada hak bagi orangtua untuk mengungkung jiwa mereka, kendatipun rumah disiapkan buat raga mereka. Paling tidak, itulah pendapa...
SEBUAH ruang, satu tempat, sebuah wilayah, bagi manusia Bali, bisa diartikan sebuah arsitektur yang unik dan otentik. Dalam ruang itu orang Bali melakukan aktivitas, bergumul sehar...
SETIAP orang pasti pernah merasakan takut, tidak peduli tua atau muda. Rasa takut adalah salah satu emosi dasar sama seperti bahagia, sedih, marah dan sejenisnya. Menurut Kamus Bes...
LELAKI ABSTRAK Pada hamparan kanvasmu balon-balon meletus menjadi wara-warni pelangi gugusan mega awan pudar langit terhimpit mendung ditimpa matahari siluet senja halim...