ada tanya yang muncrat "jejak siapakah itu?" tak ada bunyi di tengah gelap hanya sekelebat jejak lewat di atap.
"itu pikiranku yang sudah mati menjadi hantu" jawab turun dari tepi bibir mulut nurani.
hari berganti, diganti menggunakan remot tv. sunyi menari, merayakan hari yang lewat, dan waktu yang lenyap.
wacana ini wacana itu, gagal. digagalkan kalimat yang hanya sepenggal. perasaan bermuara dengan pikiran jelimat. dan ketika itu, hanya taubat yang bisa menjadi obat.
Jembrana, 24 Maret 2023
Tabungan
laba yang jumlahnya triliunan diabadikan dalam buku tabungan, yang harganya hanya ribuan, tapi sangat berbahaya bila ketahuan.
di dalam gudang data nama orang yang tak tahu cerita tiba-tiba menjadi pemilik mobil mewah, sedangkan membuat tabungan saja orang itu tak tahu bagaimana caranya.
malapetaka tiba dari anak yang pamer harta, tapi sayang tabungan tak bisa beri pertolongan, karena buku tipis itu adalah pengawas jiwa kekayaan orang-orang yang haus perhatian.
Jembrana, 24 Maret 2023
Seperti Nirguna
o, seperti nirguna bangun pagi, mandi, dan gosok gigi, sedangkan onak tetap tajam dan berduri, riuh kehidupan tetap tinggi dan wara-wari.
jika hanya bersih-bersih dianggap paling berarti buruh pabrik ibadah semestinya manusia tersuci, tapi mengapa anak bayi yang penuh ompol menjadi analogi transisi ruh ilahi pertama kali.
onak berduri tak bisa mati dengan bangun pagi jua rejeki tak menghampiri seusai mandi lebih lagi, makanan tak disarankan masuk setelah gosok gigi. mati! jika kau memaknai hidup hanya seperti ini.
Jembrana, 24 Maret 2023
Sabun Cuci Kuah Nasi
sabun cuci terakhir kali menjadi kuah nasi sebab tak ada lagi materi untuk membeli kebutuhan sehari-hari
senang sekali, meski makan sabun cuci tak ada satu pun janji yang harus dilunasi. ini berbeda jauh dari orang yang makan di warung bergengsi, tapi gelisah setiap hari memikirkan janji, janji, janji, janji, janji.
Setiap bertemu orang yang bertanya, “Sudah kerja? Kerja di mana sekarang?” Saya kesal. Selalu kesal. Bukan lantaran karena tak punya pekerjaan. Namun betapa bingung mesti dengan ap...
Judul Buku: Cupak Tanah – Enam Naskah Drama
Pengarang : Putu Satria Kusuma
Penerbit : Mahima Institute Indonesia
Tahun Terbit : 2015
Jumlah Halaman : xvi + 216 halaman
ISBN :978-60...
Lucu itu pembawaan, tak bisa dipaksakan. Tidak banyak orang yang fasih melucu. Kebanyakan orang gigih mencoba melucu, justru jadinya tidak lucu. Kalaupun kemudian ada yang tertawa,...
SETIAP zaman punya ciri khasnya masing-masing. Zaman kita saat ini adalah zaman ‘dunia maya’. Dan, setiap zaman selalu melahirkan sejumlah konflik. Zaman kita sekarang ini melahirk...
Bila ditanya, manakah karya sastra yang benar-benar mampu berbaur dengan segala hal, barangkali puisilah jawabannya. Sebagaimana ia diistilahkan dengan berbagai nama di setiap bida...
KETIKA ideologi komunis atau sosialis dikatakan bangkrut, lantas apa yang mendasari kedatanganku ke kuburan Karl Marx, lelaki yang identik dengan ideologi itu?
"Untuk memenuhi ras...
Bali memahami konflik dengan sangat bijaksana. Ia adalah konsep rwa binedha, pertentangan yang menjadi satu, pertentangan yang melahirkan dinamika dan keberlangsungan hidup.
Ada ru...
Judul Buku: EKSPLO(RA)SI TUBUH - ESAI-ESAI KURATORIALSENI RUPAPenulis: HardimanPenerbit: Mahima Institute IndonesiaTebal : viii + 307 ISBN : 978-602-18311-7-5 Buku Eksplo(ra)si Tub...
Judul Buku : Perempuan Tanpa Nama
Pengarang : Kadek Sonia Piscayanti
Penerbit : Mahima Institute Indonesia
Tahun Terbit : 2015
Jumlah Halaman : x + 288 halaman
ISBN :978-602-18311-...
Berbahagia sekali saya masih diberi kesempatan untuk bernapas, kemudian tadi pagi masih berak dengan lancar, dan menyusun pidato ini dengan keadaan suhu tubuh serta kejiwaan yang n...