Detik berganti seiring waktu bergulir menyemai satu satu harapan entah mekar entah luluh lantak
musim ini tak lagi tentang dongeng yang mengharu biru ia hanya sederetan cerita tentang penghabisan waktu menjemput renta dan usia tergerus pasti
hanya ada geliat sinar yang diam-diam menukik sudut mata di pagi hari dan gelimang bintang beringsut di antara gumpalan awan yang samar
ah, mengapa diriku laksana sejajar dengan rimbunnya pohon gersang yang meranggas tua?
tiada melahirkan tunas apalagi memekarkan kelopak pandang mata seperti tak elok menatap satu-satu, hanya buram tanpa terjemah terkadang menggelikan memoles raga dengan impian masa kini sedangkan laju kakiku tak lagi seganas bara
nikmati saja, mungkin kini atau nanti akan lebih mengerti
Maret 2023, menjelang 53
SEBENTAR LAGI GELAP GULITA
Seperti apa rasanya menimbun kemarau di antara kerinduan akan hujan? seperti apa rasanya mendendangkan lagu di antara suara yang parau? Adakah rintik itu telah menguap menjadi bayang semu, yang diam diam pergi bersama sayap para malaikat?
Ada riak tak terangkai kata di sudut mata ada denyut nadi tak terbaca arah mengaliri pembuluh darah hingga lupa cara bernapas bahkan cara memandang isyarat Ilahi
ke mana perginya tangan-tangan yang bersiap mengangkatmu dari gulita ? apakah Ia lelah menunggu tanganmu tercakup meyebut-Nya? sedangkan Ia tetap memberimu tabir yang harus kau jawab
Maret 2023, menjelang Nyepi
TEKA-TEKI
Terkadang wajahmu bersemburat merah Tiba-tiba kau tercekat apa yang kau rasa, kawan?
sejauh ini kau kosong dari hiruk pikuk duniawi juga tak terendus gelimang tahta semu mendongakkan rupa
ini hanya halusinasi semua yang berawal pasti kan menuju akhir terkulum lingkaran karma seperti bulir padi yang luruh meninggalkan benih seperti debu yang berserakan melahirkan perih Ketika angan itu tak lagi milikmu, ia tetap menjadi rahasiamu.
SINGARAJA – TATKALA.CO | Wajah baru kawasan Titik Nol Kota Singaraja mulai terlihat. Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, didampingi Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna serta Ketu...
DRAMA gong ternyata masih memiliki tempat di hati masyarakat Bali. Hal itu terlihat saat Sanggar Seni Nong Nong Kling dari Kabupaten Buleleng tampil dalam ajang Pesta Kesenian Bal...
SINGARAJA – TATKALA.CO | Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra mendukung terselenggaranya Singaraja Literary Festival (SLF) ke-4 tahun 2026 yang diadakan di kawasan Gedong Kirtya, Sin...
PETANI garam dan musim panas ibarat dua sejoli yang saling merindukan. Setelah berbulan-bulan berpisah oleh hujan, mendung, dan gelombang yang murung, keduanya kembali bertemu ket...
“Jembrana mesuang Baleganjur jani?” kata seorang teman saya.
Sore hari, pukul 15.00 WITA, tanggal 18 Juni 2026, saya yang baru saja pulang kerja mendapat pesan Instagram dari t...
PERNAHKAH Anda merenung sejenak, bagaimana sebuah kata tentang olahraga yang dicintai seantero jagat ini bekerja di dalam kepala kita?
Sungguh menarik mengamati bagai...
TULISAN pendek Tan Lioe Ie tentang Kusala menarik bukan semata karena membicarakan penghargaan sastra, tetapi karena menyentuh persoalan yang lebih dalam, bagaimana seorang penuli...
LOMBA Baleganjur Kreasi antar Kabupaten se-Bali di Pesta Kesenian Bali (PKB) sejak tahun 2013 telah menjadi ruang penting bagi perkembangan seni karawitan Bali. Ajang ini tidak ha...
BULELENG bercerita tentang busana adat khas Bali Utara di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Denpasar dalam acara Utsawa (Parade) Busana Adat pada Pesta Kesenian Bal...
Yoga di Tengah Kegelisahan Zaman
TANGGAL 21 Juni setiap tahun diperingati sebagai Hari Yoga Sedunia. Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan hari tersebut sebagai In...