Baduy Luar, Etalase Pariwisata Banten
SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami pedesaan juga merasakan nafas kemajuan s...
PENDIDIKAN ATAU DUNIA perdebatan intelektual kadang mengagungkan kecerdasan. Sering pula memuja kepintaran pikiran orang-orang yang dinilai pintar. Pikiran dan kecerdasan hanya piranti untuk bertahan hidup.
Ada kompleksitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan nalar-pikir-intelektualitas yang berkerja di balik penciptaan alam semesta, di balik daya hidup yang memberikan jantung berdetak, di balik semua tarian planet dan alam raya.
Dalam tradisi meditasi Zen di Jepang ada ungkapan atau metafora yang sangat menarik: “Jari yang menunjuk ke Bulan”. Yang mana ini menggambarkan hubungan antara elemen cara atau praktik dan Sesuatu Yang Tak Terlukiskan.
Tradisi ini mengajarkan bahwa seorang meditator Zen tidak boleh terjebak dalam fokus pada jari, tetapi selalu melihat ke arah yang ditunjuknya (bulan).
Saya bandingkan jika kita terjebak pada pikiran, atau intelektualitas kita, atau kecerdasan semata, tapi lupa apa yang ditunjuknya, yaitu 'Keberadaan Yang Tiada Terbatas', maka kita tidak bisa melampaui cangkang pikiran dan tidak mampu sepenuhnya terbebas atau mengalami pencerahan yang tiada terikat oleh cangkang pikiran.
Pikiran hanyalah petunjuk, hanya jendela yang menuju Keluasan Batin kita yang terhubung langsung dengan Keagungan Semesta Raya. Pikiran dan kecerdasan, aplikasi ini tidak memiliki nilai pada dirinya sendiri, tetapi hanya dalam kaitannya dengan apa yang mungkin mereka ungkapkan. [T]
SEHARI di Baduy Luarbersama Bandesa/Panglingsir Desa Adat di Badung pada Jumat Paing Gumbreg, 15 Mei 2026, selain merasakan suasana alami pedesaan juga merasakan nafas kemajuan s...
DOKTER Gia Pratama (dr. Gia) —seorang dokter dan penulis yang aktif di media sosial untuk mengedukasi masyarakat dalam dunia kesehatan—pernah mengatakan “pilihan kata (diksi) meng...
SELASA pagi, 2 Juni 2026, udara dingin bergerak pelan hingga memenuhi setiap sudut Wantilan Kantor Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng. Wantilan yang biasanya digunakan...
REFORMA Agraria merupakan salah satu agenda konstitusional yang lahir dari cita-cita besar para pendiri bangsa untuk mewujudkan keadilan sosial di bidang pertanahan. Selama puluh...
MALAM itu, di Wantilan Pura Puseh Desa Adat Batuan, Gianyar, karya berjudul ‘Ruwating Bumi’ membuka rangkaian Diseminasi Karya Tugas Akhir (TA) Proyek Inovatif Seni Pertunjukan, P...
DI tengah derasnya arus modernisasi yang terus menguji ketahanan budaya Bali, seni pertunjukan kembali menegaskan perannya sebagai ruang refleksi sekaligus penjaga nilai-nilai keh...
Dua Biografi: Jalan dari Timur dan Barat SWAMI Vivekananda lahir dengan nama Narendra Nath Datta pada tahun 1863 di Kolkata, India. Ia tumbuh dalam lingkungan keluarga terpelaj...
DESA Kedisan di Kintamani, Bangli, itu sebenarnya sudah “menjual” tanpa harus banyak usaha. Pemandangan Danau Batur yang tenang, udara sejuk, dan suasana desa...
BULAN Purnama Asaddha yang baru lewat sehari masih bulat sempurna, menggantung sedikit miring di atas langit Desa Sidakarya, seperti sedang menyimak. Malam pertama Juni 2026, itul...
JIKA ada wilayah di Bali yang paling fasih merawat keberagaman jauh sebelum kosakata "moderasi" riuh diperdebatkan di ruang-ruang seminar, tempat itu adalah Buleleng. Tepat pada...