17 Agustus 2016, Belum Semua Anak Indonesia Merdeka
MERAYAKAN Hari Kemerdekaan memang bukan sebuah keharaman. Wajar saja rakyat Indonesia merayakannya. Betapa tidak, karena kemerdekaan ini diraih dengan iuran darah para pejuang terd...
BULELENG | TATKALA.CO -- Sebanyak 210 pegawai negeri sipil (PNS) formasi tahun 2021 di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng resmi dilantik oleh Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana di Gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja, Selasa pagi, 14 Maret 2023.
Kepada PNS yang baru dilantik itu, Lihadnyana meminta agar mereja menjaga nama baik Pemerintah Kabupaten Buleleng dengan menghindari masalah yang berpotensi mencoreng seperti korupsi, narkoba, dan judi.
”Kegiatan di luar kode etik PNS itu dihindari. Sanksinya bisa langsung dipecat. Karena termasuk extra-ordinary crime (kejahatan luar biasa, red),” kata Lihadnyana.
PNS yang baru dilantik itu tersebar di beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Dari jumlah 210 PNS yang dilantik pagi ini, sebanyak 154 pegawai menempati jabatan fungsional.
Dengan adanya PNS yang baru dilantik itu, Lihadnyana meminta seluruh kepala SKPD di lingkup Pemkab Buleleng untuk memaksimalkan tenaga fungsional untuk urusan subtantif.
“Mereka ini adalah para sarjana, jadi maksimalkan kemampuan mereka. Semua fungsional ini harus berorientasi pada pelayanan, kurangi hal administratif. Jangan sarjana mengetik SPJ,” kata Lihadnyana.
Selain itu, pihaknya juga berpesan agar seluruh PNS di Buleleng menyerahkan nasib sepenuhnya sebagai abdi negara untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Sehingga peningkatan kinerja Pemkab Buleleng akan terlihat jelas dan terukur berdasarkan tingkat kepuasan masyarakat atas pelayanan yang diterima.
Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng Gede Wisnaya menjelaskan proses pelantikan berjalan cukup baik.
”Kami sangat berharap dengan adanya tenaga PNS ini bisa membantu kita di Pemkab Buleleng meningatkan kinerja di unit kerja masing-masing,” katanya.
Terkait usulan CPNS tahun berikutnya, Wisnawa mengatakan ia masih menunggu instruksi Pemerintah Pusat.
“Kami akan tetap mengusulkan jika ada informasi lebih lanjut. Untuk sementara ini Pemerintah Pusat masih berfokus pada pengangkatan tenaga PPPK. Mungkin setelah itu baru ada lagi,” katanya.
BPD Bali turut hadir memeriahkan acara Pengambilan Sumpah/Janji PNS, Pelantikan Dalam Jabatan Fungsional PNS dan Penyerahan SK Pengangkatan PNS Formasi Tahun 2021 dengan pengundian hadiah door prize. [T][Ado/Adv]
MERAYAKAN Hari Kemerdekaan memang bukan sebuah keharaman. Wajar saja rakyat Indonesia merayakannya. Betapa tidak, karena kemerdekaan ini diraih dengan iuran darah para pejuang terd...
Semalam di tengah gempita dentuman suara sound sistem, saya mengkhayal dibayar 150 juta untuk mengajar 34 jam per minggu, wah pasti kaki saya tidak akan pernah pegal saat berdiri d...
KETIKA mengantar seorang teman untuk membeli sepatu sebagai keperluan bekerja di sebuah instansi pemerintah, kami sempat terlibat obrolan singkat yang pada intinya alas kaki tidak...
BANGKUNG mepalu adaang di Buleleng, jeg pasti rame! Asal gratisss! Iya, babi betina saling sruduk digelar di Buleleng, pasti ramai penontonnya. Apalagi Slank pentas gratisan. Kutik...
MENJELANG Hari Galungan biasanya banyak warga adat menggelar karya gede di Pura. Karya Gede di sebuah Pura merupakan hari yang ditunggu-tunggu warga. Di situ banyak orang akan mema...
ADA semacam mitos yang tampaknya bisa menghantui keluarga Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Buleleng dalam Pilkada, Februari 2017. Yakni, kenyataan bahwa sejak era refor...
AKU adalah ruh sebuah negeri. Negeri nun jauh di sana. Tubuhku bersandar pada pegunungan yang berbaris rapi. Di hadapan mataku terhampar laut utara yang begitu tenang. Mungkin kare...
HALO, kawan sebangsa dan setanah air, sudah makan apa hari ini? Tahu? Tempe? Semoga Tuhan selalu memudahkan rejeki kita, agar tahu dan tempe selalu dapat terbeli. Tahu dan tempe m...
KISAH percintaan memang tak pernah habis jika dibicarakan. Virus-virus cinta dapat tumbuh di mana saja dan kapan saja. Tak seorangpun bisa menduga hal tersebut. Salah satu ajang ya...
I dan Ni oleh banyak orang dianggap title “wong jaba” padahal ini adalah honorific yang generic. I dan Ni adalah honorific. I semacam Mr dan Ni semacam Ms. I dan Ni bukan hanya di...