Belajar Kesetiaan dari Anjing Bali
JANGAN mengaku setia kalau belum pelihara anjing bali. Jangan mengaku pecinta anjing kalau makan daging anjing. Jangan mengaku petugas peternakan kalau kerjanya membunuh anjing sem...
BULELENG | TATKALA.CO -- Sebanyak 210 pegawai negeri sipil (PNS) formasi tahun 2021 di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng resmi dilantik oleh Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana di Gedung Wanita Laksmi Graha Singaraja, Selasa pagi, 14 Maret 2023.
Kepada PNS yang baru dilantik itu, Lihadnyana meminta agar mereja menjaga nama baik Pemerintah Kabupaten Buleleng dengan menghindari masalah yang berpotensi mencoreng seperti korupsi, narkoba, dan judi.
”Kegiatan di luar kode etik PNS itu dihindari. Sanksinya bisa langsung dipecat. Karena termasuk extra-ordinary crime (kejahatan luar biasa, red),” kata Lihadnyana.
PNS yang baru dilantik itu tersebar di beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Dari jumlah 210 PNS yang dilantik pagi ini, sebanyak 154 pegawai menempati jabatan fungsional.
Dengan adanya PNS yang baru dilantik itu, Lihadnyana meminta seluruh kepala SKPD di lingkup Pemkab Buleleng untuk memaksimalkan tenaga fungsional untuk urusan subtantif.
“Mereka ini adalah para sarjana, jadi maksimalkan kemampuan mereka. Semua fungsional ini harus berorientasi pada pelayanan, kurangi hal administratif. Jangan sarjana mengetik SPJ,” kata Lihadnyana.
Selain itu, pihaknya juga berpesan agar seluruh PNS di Buleleng menyerahkan nasib sepenuhnya sebagai abdi negara untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat. Sehingga peningkatan kinerja Pemkab Buleleng akan terlihat jelas dan terukur berdasarkan tingkat kepuasan masyarakat atas pelayanan yang diterima.
Sementara itu Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buleleng Gede Wisnaya menjelaskan proses pelantikan berjalan cukup baik.
”Kami sangat berharap dengan adanya tenaga PNS ini bisa membantu kita di Pemkab Buleleng meningatkan kinerja di unit kerja masing-masing,” katanya.
Terkait usulan CPNS tahun berikutnya, Wisnawa mengatakan ia masih menunggu instruksi Pemerintah Pusat.
“Kami akan tetap mengusulkan jika ada informasi lebih lanjut. Untuk sementara ini Pemerintah Pusat masih berfokus pada pengangkatan tenaga PPPK. Mungkin setelah itu baru ada lagi,” katanya.
BPD Bali turut hadir memeriahkan acara Pengambilan Sumpah/Janji PNS, Pelantikan Dalam Jabatan Fungsional PNS dan Penyerahan SK Pengangkatan PNS Formasi Tahun 2021 dengan pengundian hadiah door prize. [T][Ado/Adv]
JANGAN mengaku setia kalau belum pelihara anjing bali. Jangan mengaku pecinta anjing kalau makan daging anjing. Jangan mengaku petugas peternakan kalau kerjanya membunuh anjing sem...
MAHASISWA baru, di mana pun, mau tak mau, akan mengawali “kuliah” dengan melakukan adaptasi dan pengenalan lingkungan kampus. “Kuliah” awal itu di Indonesia biasa disebut Ospek (Or...
TANGGAL tujuh belas Agustus adalah peringatan, perayaan, dan perenungan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Semua orang tahu itu. Pada tanggal 17 Agustus pada setiap tahunnya, sej...
KALAU seseorang dinilai bicara panjang lebar tetapi tak ada isinya, lazimnya orang itu disebut mengumbar omong kosong. Orang macam begini dianggap lebih buruk tinimbang seorang pen...
KAMPUS adalah tempat kaderisasi bagi para pemimpin bangsa dan negara. Di suatu negara kita mengenal adanya pemerintahan, pada umumnya pemerintahan diselenggarakan dan dijalankan ol...
“DENGAN melewati tahapan hidup dari Sudra menuju Wesya, dari Wesya menuju Satria, dari Satria menuju Brahmana, seseorang mencapai Moksha,” guru saya pernah berucap demikian suatu h...
UNTUK yang ketiga kalinya, saya menginjakkan kaki di Desa Mausamang Kiralela di Kecamatan Alor Timur, NTT. Bersahabat lebih dekat dengan desa ini membuat saya kecanduan untuk pergi...
ADA banyak cara merayakan Kemerdekaan. Seperti warga sekitar sungai Tukad Unda, Klungkung. Di situ, suasana 17 Agustus 2016 berbeda dari sebelumnya. Dari jembatan Tukad Unda terben...
Indonesia tanah airku Tanah tumpah darahku Di sanalah aku berdiri Jadi pandu ibuku ……. TIAP kali menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya atau mencermati teksnya, saya selalu te...
MUNGKIN banyak yang belum tahu bahwa salah satu putra Buleleng ikut berperan dalam terbentuknya Republik Indonesia. Namanya, Mr. I Gusti Ketut Pudja. Dia menjadi satu-satunya waki...