“Full Day School”, Bentuk Generasi Emas atau Generasi Cemas?
GELI juga membaca berita tentang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang menggagas sistem "full day school" untuk pendidikan dasar (SD dan SMP), baik negeri maupun...
MANTAN GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika sangat antusias melihat semangat anak muda di bidang entreprenuer dan kepemimpinan. Ia siap mengendorse anak muda yang berani terjun menjadi pengusaha dan pemimpin.
“Saya siap endorse anak muda. Saya siap dukung anak muda yang punya semangat maju menjadi pengusaha dan pemimpin,” kata Mangku Pastika dalam sebuah diskusi tentang entreprenue milenial di era disrupsi, di Terali Resto, Pojok Sudirman, Sabtu (25/2/2023). Diskusi yang dihadiri komunitas entrepreneur muda ini dihadiri juga pembicara lainnya adalah Gede Suardana dan Ketut Sae Tanju pemilik Terali Resto.
Ia mendorong anak muda yang telah dibekali pengetahuan yang layak agar berani menjadi gubernur Bali di masa mendatang. “Jangan menunggu tahun 2039, itu kelamaan. Lebih cepat lebih baik. Jika sudah umur 30 tahun dan dibekali pengetahuan itu sudah kayak,” katanya di hadapan para milenials dan pengusaha muda.
Ia pun mendorong anak muda Bali menjadi entreprenuer sejak dini. Disebutkan bahwa anak muda di Bali yang menekuni dunia entrepreneur masih sedikit. Ia mengajak anak muda menjadi entreprenuer untuk memajukan perekonomian Bali.
Sementara itu, Suardana mengajak anak muda mengasah semangat entrepreneur dengan ilmu marketing dan branding yang benar agar UMKM bertahan dan bertumbuh besar.
Suardana, seorang entrepreneur muda yang saat ini menekuni ilmu branding menjelaskan bahwa bisnis yang selamat di masa pandemi adalah UMKM. Sementara perusahaan besar banyak yang berguguran.
“Perusahaan besar banyak hilang digulung ombak disrupsi pandemi, disrupsi milenial, dan disrupsi digital karena mereka susah bergerak melakukan inovasi. Sementara UMKM selamat karena lebih lincah menyesuaikan diri di tengah pandemi,” kata Suardana pemilik Applemart di Singaraja.
Ia menyarankan UMKM yang selamat dari pandemi agar segera membangun brand yang benar agar bisa bertahan lama dan bertumbuh besar.
“Yang bertahan di masa pandemi bukan yang besar, kokoh, dan kuat. Yang bisa selamat adalah yang selalu bisa relevan dengan segala tantangan,” kata Suardana yang maju sebagai bakal calon DPD RI.
Sementara itu, Tanju mengajak anak muda untuk berani menjadi pebisnis. “Bukan berarti tanpa modal uang tidak bisa menjadi entreprenuer. Kita bisa melakukannya jika berani terjun dan memulai,” ujar pemilik Terali Resto asal Buleleng ini. [T][Ado/*]
GELI juga membaca berita tentang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang menggagas sistem "full day school" untuk pendidikan dasar (SD dan SMP), baik negeri maupun...
HAY, ges, Salam Sejahtera untuk ges ges semua di seantero jagad Indonesia tercinta. Semoga semua masih dalam lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan selalu memegang teguh ideologi Panca...
RATUSAN anak mendadak berlarian dari sisi barat dan timur Taman Lumintang, Denpasar. Mereka menghambur begitu saja di tengah-tengah lapangan. Mereka menari, berlari, kejar-kejaran,...
Cerpen: Surya Gemilang PARA pengunjung Taman Palakosa dibuat menganga pada sore itu oleh kehadiran seorang pria bertubuh kekar yang wajahnya abnormal; ia bermata tiga—m...
RASANYA baru kemarin saya menjadi mahasiswa semester 6 dan kini sudah beranjak ke semester 7. Segala pahit getir hari-hari di semester 6 yang agak jahanam akhirnya bisa saya lalui...
“Dadi minum, sakewale abedik!” begitu pesan luhur dari Sembroli. Dan kalimat itu dikatakan berkali-kali. Setiap kali menyebut “pesan luhur”, ia selalu angkat gelas dan menenggak ar...
PAGI tadi aku duduk di sebuah kursi taman di belakang gedung kampusku yang baru. Sudah tiga hari aktivitas ini aku lakukan. Aku pun sebenarnya tidak betul-betul tahu untuk apa dan...
MEDIA Sosial tentunya memberikan banyak manfaat. Mulai dari sarana untuk mengekspresikan diri, bertukar informasi, mencari lebih banyak teman, bahkan untuk menjalankan sebuah bisni...
BELAJARLAH pencitraan dari kuliner khas Buleleng, terutama dari lawar getih. Karena pencitraan itu adalah pertunjukan tentang “rasa dan kesan” yang serupa antara apa yang dilihat m...
SINTHA Pramadewi terlihat serius melihat aksara demi aksara yang tertulis di atas selembar daun lontar. Dengan terbata-bata ia berusaha membaca aksara demi aksara, yang ukurannya t...