17 Agustus 2016, Belum Semua Anak Indonesia Merdeka
MERAYAKAN Hari Kemerdekaan memang bukan sebuah keharaman. Wajar saja rakyat Indonesia merayakannya. Betapa tidak, karena kemerdekaan ini diraih dengan iuran darah para pejuang terd...
MANTAN GUBERNUR Bali Made Mangku Pastika sangat antusias melihat semangat anak muda di bidang entreprenuer dan kepemimpinan. Ia siap mengendorse anak muda yang berani terjun menjadi pengusaha dan pemimpin.
“Saya siap endorse anak muda. Saya siap dukung anak muda yang punya semangat maju menjadi pengusaha dan pemimpin,” kata Mangku Pastika dalam sebuah diskusi tentang entreprenue milenial di era disrupsi, di Terali Resto, Pojok Sudirman, Sabtu (25/2/2023). Diskusi yang dihadiri komunitas entrepreneur muda ini dihadiri juga pembicara lainnya adalah Gede Suardana dan Ketut Sae Tanju pemilik Terali Resto.
Ia mendorong anak muda yang telah dibekali pengetahuan yang layak agar berani menjadi gubernur Bali di masa mendatang. “Jangan menunggu tahun 2039, itu kelamaan. Lebih cepat lebih baik. Jika sudah umur 30 tahun dan dibekali pengetahuan itu sudah kayak,” katanya di hadapan para milenials dan pengusaha muda.
Ia pun mendorong anak muda Bali menjadi entreprenuer sejak dini. Disebutkan bahwa anak muda di Bali yang menekuni dunia entrepreneur masih sedikit. Ia mengajak anak muda menjadi entreprenuer untuk memajukan perekonomian Bali.
Sementara itu, Suardana mengajak anak muda mengasah semangat entrepreneur dengan ilmu marketing dan branding yang benar agar UMKM bertahan dan bertumbuh besar.
Suardana, seorang entrepreneur muda yang saat ini menekuni ilmu branding menjelaskan bahwa bisnis yang selamat di masa pandemi adalah UMKM. Sementara perusahaan besar banyak yang berguguran.
“Perusahaan besar banyak hilang digulung ombak disrupsi pandemi, disrupsi milenial, dan disrupsi digital karena mereka susah bergerak melakukan inovasi. Sementara UMKM selamat karena lebih lincah menyesuaikan diri di tengah pandemi,” kata Suardana pemilik Applemart di Singaraja.
Ia menyarankan UMKM yang selamat dari pandemi agar segera membangun brand yang benar agar bisa bertahan lama dan bertumbuh besar.
“Yang bertahan di masa pandemi bukan yang besar, kokoh, dan kuat. Yang bisa selamat adalah yang selalu bisa relevan dengan segala tantangan,” kata Suardana yang maju sebagai bakal calon DPD RI.
Sementara itu, Tanju mengajak anak muda untuk berani menjadi pebisnis. “Bukan berarti tanpa modal uang tidak bisa menjadi entreprenuer. Kita bisa melakukannya jika berani terjun dan memulai,” ujar pemilik Terali Resto asal Buleleng ini. [T][Ado/*]
MERAYAKAN Hari Kemerdekaan memang bukan sebuah keharaman. Wajar saja rakyat Indonesia merayakannya. Betapa tidak, karena kemerdekaan ini diraih dengan iuran darah para pejuang terd...
Semalam di tengah gempita dentuman suara sound sistem, saya mengkhayal dibayar 150 juta untuk mengajar 34 jam per minggu, wah pasti kaki saya tidak akan pernah pegal saat berdiri d...
KETIKA mengantar seorang teman untuk membeli sepatu sebagai keperluan bekerja di sebuah instansi pemerintah, kami sempat terlibat obrolan singkat yang pada intinya alas kaki tidak...
BANGKUNG mepalu adaang di Buleleng, jeg pasti rame! Asal gratisss! Iya, babi betina saling sruduk digelar di Buleleng, pasti ramai penontonnya. Apalagi Slank pentas gratisan. Kutik...
MENJELANG Hari Galungan biasanya banyak warga adat menggelar karya gede di Pura. Karya Gede di sebuah Pura merupakan hari yang ditunggu-tunggu warga. Di situ banyak orang akan mema...
ADA semacam mitos yang tampaknya bisa menghantui keluarga Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Buleleng dalam Pilkada, Februari 2017. Yakni, kenyataan bahwa sejak era refor...
AKU adalah ruh sebuah negeri. Negeri nun jauh di sana. Tubuhku bersandar pada pegunungan yang berbaris rapi. Di hadapan mataku terhampar laut utara yang begitu tenang. Mungkin kare...
HALO, kawan sebangsa dan setanah air, sudah makan apa hari ini? Tahu? Tempe? Semoga Tuhan selalu memudahkan rejeki kita, agar tahu dan tempe selalu dapat terbeli. Tahu dan tempe m...
KISAH percintaan memang tak pernah habis jika dibicarakan. Virus-virus cinta dapat tumbuh di mana saja dan kapan saja. Tak seorangpun bisa menduga hal tersebut. Salah satu ajang ya...
I dan Ni oleh banyak orang dianggap title “wong jaba” padahal ini adalah honorific yang generic. I dan Ni adalah honorific. I semacam Mr dan Ni semacam Ms. I dan Ni bukan hanya di...