‘Brown Sugar’ dari The Rolling Stones dan Ingatan Perbudakan
MUSIK populer kerap dipahami sebagai hiburan ringan, namun sejarah menunjukkan bahwa ia sering kali menjadi medium artikulasi pengalaman sosial yang kompleks, bahkan traumatik....
barangkali kejatuhan sunyi menjelma
pasir pesisir. berulang kali
dimurnikan matahari
memilih jadi tawanan air
melihat cahaya dari kedalaman
laut atau maut
di sana hanya ada gema
yang telah lama berlepasan
dari bibir penyair
di timur pulau. malam
meringkuk di jantung bayang
menebak letak segumpal mineral
di jalur pendar. biru agar-agar
tak sebulat mata purnama
memantul pada butir-butir garam
menafsir laut pasang-surut
di ujung dermaga yang kaki-kakinya keriput
mata suar memerah di jantung bayang
tiap kali tangan angin menyeret sampan
menuju hilang
aku menghitung dalam keremangan bintang
berapa banyak burung: terpisah dari kawanan
terlambat pulang
desis nokturna. lembar ombak robek
di taring tebing serta bunyi tepuk daun-daun
mataku memutih terperangkap dalam sinar bulan
entah bagaimana menjelaskan
perasaan air, sejak datang dan berakhir
di sini. salah satu kelokan linang
tubuh batu lumut beludru: samadi
menafsir mosaik daun-daun, serta desis
hutan tenggelam-timbul sepanjang musim
di pangkuan batu, meredam
lembar air: menyala warna marun
bekas lengan ilalang cakar belukar
sebuah sepeda menyeret penunggangnya
melintasi selimut hujan
beku sendi mencair di ujung pedal
sebatang bunyi menjulang, merah nyala warna gula
dari lubang bambu, merupa sebilah pedang: tebas
musik dan raung mesin
terapung-apung dalam cahaya. lampu-lampu kota
melelehkan tubuhnya, setetes demi setetes. mengalir
garis dilukis sepasang roda
[][][]
BACA puisi-puisi lain dari penyair Indonesia
MUSIK populer kerap dipahami sebagai hiburan ringan, namun sejarah menunjukkan bahwa ia sering kali menjadi medium artikulasi pengalaman sosial yang kompleks, bahkan traumatik....
BUNG Karno adalah presiden Indonesia yang memiliki cita rasa seni yang tinggi. Dari 8 PresidenIndonesia,Bung Karno, Abdul Rachman Wahid (Gus Dur), dan Susilo Bambang Yudoyonomenon...
SAYA menulis ini bukan hanya untuk diri saya sendiri, tetapi untuk banyak seniman yang mungkin merasakan hal yang sama. Mereka yang menghabiskan waktu bertahun-tahun menempuh pend...
DESA Pedawa di Kecamatan banjar, Buleleng, yang dikenal dengan adat dan budaya yang unik kembali menjadi tujuan pengabdian akademik. Pada hari Rabu, 10 Juni 2026, tim Pengabdian k...
Hari itu, Kamis, 11 Juni 2026, para siswa yang tergabung dalam OSIS dan MPK (Majelis Perwakilan Kelas) SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) berkunjung ke Yayasan Bali Baby...
DALAM kehidupan sehari-hari, kata "absen" sangat akrab digunakan oleh masyarakat. Di sekolah, guru sering mengatakan, "Ayo, sebelum belajar kita absen dulu." Di lingkungan peke...
SUATU pagi di Ubud, seorang wisatawan asing duduk bersila di atas matras yoga. Ia memejamkan mata. Di hadapannya terbentang hamparan sawah yang hijau. Burung-burung berkicau. Angi...
KOMITMEN dalam menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan oleh Fakultas Vokasi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Internasional). Melalui Program Studi D4 Man...
DARI balik kaca bus berkapasitas empat puluh lima kursi saya melihat malam hari di Banyuwangi, Jawa Timur, cukup gemerlap. Lampu-lampu menebar cahaya sekaligus memberi sihir warna...
DI atas meja makan rumah tangga Indonesia, tempe bukan sekadar lauk pendamping yang hadir sebagai pelengkap nasi. Melainkan pilar ketahanan pangan yang paling jujur, sebuah warisa...