TAHUN BARU, lagu baru. Demikian kabar yang datang dari pelantun lagu Ya Sudahlah, Tjok Bagus. Pasalnya, di awal tahun 2023 ini ia kembali merilis single terbarunya yang berjudul Sorak Sorai.
Meski masih di satu genre, namun lagu ini menjadi antitesis dari lagu sebelumnya yang berjudul Ya Sudahlah. Sebagaimana kita ketahui, Ya Sudahlah menggambarkan depresi dan pesimisme akut meski akhirnya harus tetap berlapang dada untuk mencoba menjalani segala yang ada. Sedang Sorak Sorai sebaliknya: dipenuhi gairah, optimisme, juga kesiapan menghadapi segala sesuatu dengan besar hati.
Sorak sorai menjadi semacam manifesto dan perlawanan atas segala kemalangan hidup. Bahwa betapapun terpojoknya hari-hari, sebetulnya orang selalu punya kesempatan untuk meloloskan diri. Kita berhak berdaya. Lebih dari itu, kita bahkan berhak bersorak sorai dengan gembira.
"Lagu ini aku ciptakan sebagai rasa syukur setelah berhasil melewati fase-fase sulit dalam hidupku. Matahari menyadarkanku bahwa hidup yang singkat ini punya arti. Mari move on!" ujar Tjok Bagus saat ditemui di kediamannya.
Sorak Sorai digarap bersama "Kawan Tjok Bagus" yang digawangi Agung Wiryawan pada slide gitar, Sanjay pada gitar dan backing vocal, Fendi pada bass dan backing vocal, Jonathan pada perkusi, dan Eka Bib Bob/Marco pada backing vocal. Direkam di Taman Alengka dan Studio Rumah Suci, Sorak Sorai semakin "greget" karena dioperatori oleh Fendi pda saat rekaman, dan dimixing dan mastering oleh Tude Artha Sedana.
"Terima kasih untuk semua yang membantu proses penggarapan single ini. Terima kasih kepada Tuhan YME, keluarga tercinta, dan manajer saya, Pranita Dewi. Terima kasih kepada Dewaman yang mengabadikan proses ini. Terima kasih juga kepada crew, Wayan Sugiarta, Komang Wiranata dan Komang Erik.", lanjut Tjok.
>>>>
Sorak Sorai sebenarnya sudah siap dengar sejak beberapa bulan lalu. Namun pihak manajemen sengaja meluncurkannya di awal tahun 2023 sebagai spirit pembuka tahun yang penuh harapan. Hal ini disampaikan oleh Pranita selaku manajer.
"Lagu ini akan mewakili semua orang yang di momen tahun baru dipenuhi semangat dan harapan-harapan yang juga baru."
Apa yang disampaikan Pranita tak berlebihan. Lagu Sorak Sorai memang seperti mood booster bagi tiap kemurungan, sebagaimana kita dapati dari penggalan liriknya:
Tanggalkan beban hati di hari kemarin Kesalahan kemarin biarkan menjadi cerita Kenang untuk dipahami bukan untuk diulangi
Sejak berita ini diturunkan, lagu Sorak Sorai sudah bisa didengarkan lewat berbagai platform musik. Ia akan memperdengarkan sisi terbaik musiknya dan menyebar kabar dari matahari bahwa, sekali lagi, hidup ini punya arti. [T]
Di tengah ketidakpastian ekonomi global, mulai dari konflik geopolitik, perlambatan perdagangan internasional, hingga disrupsi teknologi yang mengubah pola bisnis, negara membutuh...
SAYA berkenalan dan menjabat tangannya sesaat setelah ia selesai berbincang dengan sepasang pengunjung yang mampir ke lapak komunitasnya dalam gelaran International Automodified (...
Rekasadana (performance) Kimono Gallery Yawara dari Tokyo, Jepang membuat panggung Bali World Culture Celebration (BWCC) 2026 lebih harmoni. Dalam satu panggung, keindahan kimono...
KEMATIAN Bapa Gunung seharusnya menjadi saat bagi keluarganya untuk bersatu. Namun yang terjadi malah sebaliknya. Di tengah persiapan ngaben, I Gede Lecir dan adiknya, I Made Geta...
SORE hari, Sabtu 20 Juni 2026 orang-orang pecinta seni, khususnya seni lukis tampak bergerak ke arah timur tepatnya ke Komaneka Fine Art Gallery, Gianyar, yang terletak di Jl. Pro...
KETIKA memasuki salah satu rumah warga di Jalan Serongga No. 31, Banjar Tengah Kanginan, Desa Peliatan, Ubud, Gianyar, mata dan telinga seakan terpikat oleh keselarasan ekspresi (...
Saya sangat jarang bergaul dengan alumni apa pun. Dari sekian puluh undangan reuni sekolah, kedatangan saya bisa dihitung dengan jari. Itu pun jari kiri. Saya tidak tahan dengan k...
LUBANG menjadi neraka jahanam yang membakar kehidupanku. Di mana saja, lubang selalu ada.
Lubang pipet, lubang kloset, lubang tutup odol, lubang di setiap pengunci pintu, dan l...
Pelancong Gersang
Aku berhenti memikirkanmu.Jam-jam yang meruntuhkan angka-angka;berlarian masuk rumah.
Aku berhenti memikirkanmu.Sejak kamu menggulir layar begitu pagi,mema...
"Selama ini kita membangun sekolah di dalam kota. Sudah saatnya kita membangun kota sebagai sekolah."
Kalimat itu mungkin terdengar sederhana. Namun, bagi Singaraja, ia dapat m...