Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?
DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang yang tampil saat itu. Sebagian direk...
BULELENG | TATKALA.CO -- Tim futsal Buleleng berhasil meraih medali perunggu pada Pekan Olahraga (Porprov) Bali XV tahun 2022. Dan itu adalah hasil terbaik.
Kini di Buleleng, atlet-atlet futsal terbaik Buleleng itu bermain dalam ajang Futsal Championship 2022 yang digelar Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Buleleng di GOR Bhuana Patra, Singaraja.
Turnamen itu sudah dibuka Ketua Umum Askab PSSI Buleleng Gede Suyasa, Senin, 5 Desember 2022. Turnamen berlangsung hingga Rabu, 14 Desember 2022.
Turnamen diikuti 26 klub sepakbola yang berada di bawah naungan Askab PSSI Buleleng. Yang diundang sebenarnya 34 klub, namun yang ikut hanya 26 klub.
Klub-klub itu adalah Persada Sukasada, Indonesia Muda Kampung Kajanan, Teja Harum Tejakula, Putra Mas Pemuteran, Putra Harapan Kaliasem, Intan Jaya Celukan Bawang, Tunas Harapan Pengastulan, Kusuma Bangsa Kampung Kajanan, PORS Seririt, Tintin FC Tinga-Tinga, Padma FC Tukadmungga, Putra Selayar Kampung Baru, Persega Gerokgak.
Ada pula Singa Anturan, Amartha Patas, Putra Devata Pakisan, Putra Fajar Patas, Victory Banjar Tegal, Taruna 99 Celukan Bawang, Forkal Kalibukbuk, Persibu Buleleng, Tunad Muda Celukan Bawang, MKS Kampung Bugis, Spartak Kampung Kajanan, Fortuna Sulanyah, dan Putra Penarukan.
Turnamen ini akan jadi menarik karena pemain-pemain yang tergabung dalam tim futsal Buleleng di Porprov tahun 2022 ini ikut beraksi memperkuat klubnya masing-masing.
Pemain andalan Buleleng, Gede Angga Permadi yasa bermain di klub Indonesia Muda, Nova Hanafi di Intan Jaya, Komang Sydney Roy Kertayasa bermain di klub Forkal, Putu Krisna Darma Putra di Persada, Anip Andani bermain pada klub Putra Fajar, danI Gede Herry Wiriawan bermain di klub Putra Devata.
Lalu, ada Putu Satya Paramarta bermain di Forkal, M.Irhamka Badriatul Huda di Putra Selayar, kiper Putu Dwipayana membela Singa Anturan, Danil di Putra Selayar, dan Putu Agus Ryan Nanda Pramastha bermain di klub Persada.
Komang Sydney Roy Kertayasa dan Danil yang saat turnamen ini bermain di klub Forkal adalah pemain yang punya andil besar atas kemenangan tim futsal Buleleng saat melawan tim futsal Klungkung GOR Lila Bhuana Denpasar, Sabtu , 19 November 2022.
Saat itu tim futsal Buleleng menang dengan skor 5-2 (2-1). Dengan kemenangan itu tim futsal Buleleng maraih medali perunggu.
Saat itu tim Buleleng sempat tertinggal 0-1 di babak pertama. Namun Buleleng berhasil mencetak dua gol lewat kontribusi Danil pada menit ke-5 dan Komang Sydney Roy Kertayasa pada menit ke-14. Sehingga Buleleng berhasil menang 2-1 pada babak pertama.
Memasuki babak kedua, tim Buleleng berusaha tampil dominan. Mereka berhasil mencetak tambahan tiga gol lagi. Masing-masing dicetak Komang Sydney pada menit ke-23, serta Danil pada menit ke-30 dan menit ke-31.
Jadi, untuk menonton aksi-aksi Komang Sydney dan Danil, para penggemar futsal Buleleng memang sebaiknya menonton Futsal Championship 2022.
Ketua Umum Askab PSSI Buleleng Gede Suyasa mengatakan turnamen futsal ini diselenggarakan pertama kalinya oleh PSSI Buleleng yang diikuti klub-klub konstituen asosiasi.
Sebelumnya kompetisi melibatkan tim SMA/SMK. Selain itu PSSI juga pernah menggelar kompetisi best of the best, dengan mengundang klub-klub yang keluar sebagai juara pada turnamen yang digelar oleh pihak ketiga.
“Untuk futsal, kami belum pernah punya klub yang nyatakan diri punya (tim) futsal. Makanya kami undang klub ini, supaya tahu. Apakah selain punya tim sepakbola, punya tim futsal juga. Ternyata dari 34 klub, ada 26 klub yang punya tim futsal,” kata Suyasa.
Lebih lanjut Suyasa mengungkapkan kompetisi yang rutin dengan melibatkan klub-klub konstituen, akan memudahkan PSSI memantau perkembangan atlet. Sehingga memudahkan PSSI Buleleng menyiapkan tim pada ajang multi event, seperti Porprov Bali.
Pihaknya pun mempertimbangkan untuk menggelar kompetisi futsal antar klub sebagai salah satu program rutin. “Ke depan akan kami pikirkan bentuknya. Apakah kejuaraan atau liga dengan kompetisi penuh,” kata Suyasa. [T][Ado]
DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang yang tampil saat itu. Sebagian direk...
PERNAHKAH Anda menyaksikan kisah Aladdin, Rapunzel, atau The Little Mermaid? Pada Sabtu malam, 20 Juni 2026, kisah-kisah yang selama ini akrab melalui film animasi di layar televi...
SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska) pada Selasa, 23 Juni 2026 didampingi gurunya, Mamiko Sensei. Ini adalah kunjungan...
GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi die-cast (mainan atau miniatur mobil) b...
SUDAH sejak lama demokrasi kita direduksi semata-mata dialog, dan ia berhenti tepat di tingkatan yang oleh generasi hari ini sebut sebagai performative. Kita menonton dialog-dialo...
RIUH penonton memadati pelantaran kursi beton panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali. Kala itu, 15 Juni 2026, di atas panggung bertemu Sekaa Gong Kebyar Anak-Anak dari...
SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan Makan...
LAPORAN V-Dem (Varieties of Democracy) 2025 menarik untuk disimak. Lembaga riset politik paling besar di dunia soal demokrasi yang berbasis di Universitas Gothenburg, Swedia itu m...
SAYA bukan tukang panen umbi yang cakap. Memanen umbi gembili, dua kali ujung linggis yang saya ayunkan justru menghunjam dan membelah umbi gembili yang masih tertimbun tanah. Pat...
PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam sistem hukum...