Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?
DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang yang tampil saat itu. Sebagian direk...
aku mencumbu waktu
yang rebah di bahu kupu kupu
entahlah ia terbang
mencapai langit yang mana,
yang berwarna apa?
sekelebat raut pelangi lelah
menguap di jendela perjalanan
pada angin ia bertutur tentang jejak
yang bertebaran
tanpa luka dan angan angan
seperti udara yang mengantarkan gema semesta
berpeluk di kaki doa sekawanan umat
yang melenggang
meliuk harap
mencium ubun ubun
apakah Engkau akan mendekap suara suara keikhlasan
yang menyangkut di benak lalu lalang
atau Kau kibaskan
hingga berlalu begitu saja?
23 Januari 2021
kurebahkan harapan
pada langkah panjang
yang terlewat begitu saja.
pada bahu waktu kuterbangkan kenangan
pada angan kuselipkan ingatan
tentang engkau
yang mengarahkan panah
tepat di dadaku.
aku bungkam mengejar bayang.
engkau berlalu membawa jelaga
yang hinggap di dasar hati .
akankah kau sembunyi
di antara anak rambut
menggelapkan mata?
Aku lelah menatap awan yang berkejaran.
engkau di mana?
jika kau di sini,
pasti kuciptakan seribu puisi .
21 Januari 2021
aku tengah beranjak
menghening dunia
melesatkan panah menembus jeda
riak suka cita melayang sekilas
dan gemerlap tanda tanya
bagai layar teka teki
meminang sunyi
dan memabukkan mimpi,
bagai air gemericik jatuh
tak terhitung di atas kepala ranum
berpijak Dewa Dewi
asap jelaga meliuk menembus angan liar
meratapi suara parau di penghujung ingatan.
engkau yang tak tampak..
memudar dalam genggam
Kuasa-Mu merapikan segala yang sewajarnya.
duhai denyut nadi,
tetaplah menjaga ruh
14 Oktober 2021
mari melepas sauh
sesekali biarkan karam
agar kau tahu kedalaman nurani
juga dangkal bumi yang kau pijak
tidak hanya tempatmu menepuk dada
juga membelalakkan mata
tak selamanya ilalang bercerita tentang kepak kupu kupu
yang sayapnya luruh menerpa bayang bayang wajah
tak semudah engkau merenda asa
yang kau petik dari cahaya di ketinggian
hidup ini bukan untuk menjamu siapa siapa
tapi hanya kau catatkan padaNya
betapa kuingin menuang segala kata
tanpa menunggu besok dan membuka cerita kemarin
19 Juni 2020
hidup yang berwarna
berpeluk suka cita
mencintai angin layaknya udara yang memberi asa
mengabarkan padanya tentang perjalanan ruh
berteman gelombang dan kilatan bintang.
fatamorgana itu di hadapan,
tak harus memicingkan mata.
tatap keabadian mengukir jiwa
yang terbang bagai kapas,
tak beradu peran
tanpa beban muatan
melayang..
dan terkendali.
dalam cerita yang terbaca
engkau tak tampak sama.
datar
tanpa euphoria
hanya bertaut karma dan melukis catatanNya
26 Januari 2022
_____
DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang yang tampil saat itu. Sebagian direk...
PERNAHKAH Anda menyaksikan kisah Aladdin, Rapunzel, atau The Little Mermaid? Pada Sabtu malam, 20 Juni 2026, kisah-kisah yang selama ini akrab melalui film animasi di layar televi...
SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska) pada Selasa, 23 Juni 2026 didampingi gurunya, Mamiko Sensei. Ini adalah kunjungan...
GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi die-cast (mainan atau miniatur mobil) b...
SUDAH sejak lama demokrasi kita direduksi semata-mata dialog, dan ia berhenti tepat di tingkatan yang oleh generasi hari ini sebut sebagai performative. Kita menonton dialog-dialo...
RIUH penonton memadati pelantaran kursi beton panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali. Kala itu, 15 Juni 2026, di atas panggung bertemu Sekaa Gong Kebyar Anak-Anak dari...
SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan Makan...
LAPORAN V-Dem (Varieties of Democracy) 2025 menarik untuk disimak. Lembaga riset politik paling besar di dunia soal demokrasi yang berbasis di Universitas Gothenburg, Swedia itu m...
SAYA bukan tukang panen umbi yang cakap. Memanen umbi gembili, dua kali ujung linggis yang saya ayunkan justru menghunjam dan membelah umbi gembili yang masih tertimbun tanah. Pat...
PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam sistem hukum...