Anak SD dan Motor “Keren”-nya
MOTOR, siapa sih yang tidak tahu apa itu motor? Lah, motor digunakan untuk sarana transportasi untuk mencapai tujuan. Lalu bagaimana kaitan sepeda motor dengan anak Sekolah Dasar (...
Semua tahu, semenjak merebaknya Covid-19, tingkat perekonomian Indonesia turun drastis. Bagaimana tidak, Karyawan banyak yang di-PHK, menimbulkan peningkatan angka pengangguran, bahkan pendapatan pedagang-pedagang kaki lima kini kian tumpul.
Masyarakat mengeluh, meringkik, menangis karena keadaan ekonomi mereka. Pulau Bali yang dikenal dengan pulau pariwisata juga menurun ekonominya, hotel-hotel, restoran, tempat wisata sudah cukup banyak yang tutup karena bangkrut, sepi, tidak ada wisatawan lokal maupun mancanegara yang berkunjung. Sungguh sangat menyedihkan melihat situasi seperti ini.
Dampak pandemi ini memang sangat menyakitkan, namun masyarakat Indonesia tetap tidak boleh lemah tidak boleh kalah melawan virus ini. Masyarakat harus semangat bekerja untuk agar perekonomian keluarga terus menjadi lebih baik.
Ada tips-tips yang akan saya berikan agar tetap memiliki daya juang yang tinggi dalam bekerja, yaitu :
Artinya kita harus bersyukur memiliki pekerjaan saat ini yang kita emban atas kehendak Tuhan Yang Maha Esa karena kita tidak menjadi pengangguran di era pandemi seperti ini yang susah dalam mencari pekerjaan.
Artinya kerja kita adalah tanggung jawab kita, sehingga kita harus menyelesaikan suatu pekerjaan yang komitmen sesuai yang diharapkan.
Artinya ketika bekerja harus dilandasi dengan semangat pengabdian sehingga akan muncul motivasi yang mendorong untuk bekerja dengan tuntas dan penuh integritas.
Artinya ketika kita bekerja dilandasi dengan semangat untuk beribadah, maka disetiap gerak dan langkah kita akan dicatat sebagai kebaikan.
Artinya dalam bekerja agar tidak monoton, maka harus memiliki kreatifitas dengan menggunakan cara yang cepat, tepat, cermat serta bermanfaat.
Artinya setiap pekerjaan akan terkait dengan pelayanan, jadi harus bekerja dengan kerendahan hati yang akan menghasilkan kinerja paripurna.
Selain itu, walaupun tingkat angka pengangguran cukup tinggi, alangkah baiknya orang-orang yang masih menganggur tetap melakukan hal-hal kegiatan produktif untuk mencari peluang bisnis kekinian di masa pandemi. Ada sejumlah tips untuk ini.
Artinya melihat lebih jeli di masyarakat sekitar peluang bisnis disaat pandemi, misalnya masyarakat saat ini tentu lebih banyak melakukan aktivitas belanja online, belajar online , sehingga bisnis yang dapat dilakukan melakukan penjualan barang-barang rumahan, kuliner, dan menjadi guru privat, dan masih banyak lainnya.
Artinya setelah mendapatkan ide bisnis harus disesuaikan mana yang sekiranya masuk dengan anggaran modal awal yang dimiliki, serta harus memahami aspek-aspek apa saja yang bisa ditekan pengeluarannya atau aspek-aspek apa saja yang dapat membantu memaksimalkan pendapatan.
Artinya dalam membangun sebuah bisnis harus menentukan secara speisifik target yang dituju untuk ditawarkan produk yang akan dijual kepada target tersebut, dengan demikian akan semakin mudah dalam menyusun rencana strategi bisnis, dan juga harus menentukan kompetitor-kopetitor yang ada, sehingga dapat mempermudah untuk mencari inovasi dalam menjalankan bisnis.
Artinya di era yang serba digital saat ini, peran media sosial memberikan dampak positif yang cukup besar dalam mengembangkan bisnis, memaksimalkan penggunaan media sosial sebagai salah satu senjata promosi bisnis, karena saat ini masyarakat lebih banyak mempromosikan bisnis secara online dimasa pandemi seperti ini karena belum bisa bertatap muka. Jadi itulah beberapa tips yang dapat saya sampaikan untuk memulai bisnis dimasa pandemic.
Walaupun masih dalam suasana pandemi, kita sebaiknya tidak boleh menyerah dan kalah dengan situasi seperti ini, tetap harus berusaha dan terus berusaha, jika gagal, harus bangkit kembali dan coba lagi, bekerjalah dengan ikhlas, buang rasa keluhanmu, karena orang yang dikatakan sukses adalah orang yang gigih dan pantang menyerah. [T]
MOTOR, siapa sih yang tidak tahu apa itu motor? Lah, motor digunakan untuk sarana transportasi untuk mencapai tujuan. Lalu bagaimana kaitan sepeda motor dengan anak Sekolah Dasar (...
KASAR itu kebebasan yang indah dan menghibur. Tak percaya? Dengarlah ungkapan-ungkapan kasar tak terduga dari karakter-karakter Bondres Dwi Mekar, Buleleng, (terkenal juga dengan n...
“Kenapa kita di sini?” SEBUAH pertanyaan klasik yang telah tergerus zaman dan tak dihiraukan lagi. Sebagian besar orang akan menertawakan pertanyaan itu. Tapi tak akan ada yang bi...
BRAD PIT dan Angelina Jolie mungkin bisa berpisah. Naruto dan Sasuke juga masih bisa berpisah, namun yang namanya mahasiswa itu tidak bisa dipisahkan dengan tugas kuliah. Akan sela...
Diriku Adalah Sekarung Kata-Kata Kau suka warna biru karena warna biru adalah alas bagi puisi-puisi yang kau tulis setiap pagi. Katamu sudah lama kau tidak membuka pintu...
WANGSA, trah, soroh, atau apa pun namanya, adalah identitas yang meringkas individu ke dalam rumusan-rumusan yang berdimensi genetis, latar sejarah, profesi, kadang wilayah geograf...
JANGANKAN sebagai budak, jadi babu pun sesungguhnya tak seorang pun sudi. Tetapi, Bali punya sejarah perbudakan yang sangat mengenaskan, ketika manusia diperdagangkan, dipertukarka...
BEBERAPA hari ke belakang situasi politik Indonesia menghangat. Ditambah lagi media yang memberitakannya setiap hari. Kemarin, Saya mencoba untuk mengikuti isu ini lebih dalam. Mom...
OKTOBER sudah lewat. Oktober yang katanya Bulan Bahasa. Ya. Bulan yang baik untuk berbicara dengan serius perihal literasi, bulan yang seharusnya menjadi perayaan yang besar bagi p...
HEBAT betul saya, karena baru-baru ini menolak tawaran untuk mengelola media kampanye pendukung Ahok. Dari banyak hal yang terlewat dalam hidup saya, mungkin penolakan itulah satu-...