Bulan Juni Milik Empat Presiden
“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” (Ir. Soekarno). PEMERINTAH Provinsi Bali sejak Gubernur Wayan Koster meray...
Tulisan ini sangat lama sekali tercipta. Entah karena penulis yang penuh kesibukan diterpa ganasnya kuliah onlen atau penulis sedang sangat malas untuk menulis karena bahan yang ala kadarnya. Hahaha.... itu hanya bercanda.
Dari beberapa bulan ini, mungkin berbulan-bulan sudah tulisan ini terbengkalai. Tetapi, setelah berkelana kesana-kemari dan tidak sengaja menemui supir truk di setiap perjalanan pasti akan selalu ada cerita baru untuk dibahas. Keunikan ini hanya bisa ditemui pada supir-supir angkutan barang yang memang hanya menghabiskan setengah hidupnya di jalanan.
Setiap mobil yang dibawa pasti akan terkesan akan membosankan jika tidak dimodifikasi sedemikian indah. Selain untuk enak dipandang oleh mata supir sendiri agar tak bosan di jalan, juga enak dilihat orang di penggir jalan, atau orang yangs ama-sama di jalanan.
Maka dari itu, banyak mobil truk yang kadang terlihat menor. Ada yang mengecat mobilnya dengan warna yang terang benderang, mencolok mata. Bukan hanya dari segi cat-mengecat saja, ada juga desain interior yang memang kadang dipaksakan mewah, seperti lampu disko di dalam mobil, jok dan dashboard yang dimodifikasi sedemikian mewah hingga sound yang bisa membuat dada gemetar.
Itu semua dilakukan hanya untuk kesenangan diri saat membawa mobil agar supir truk sendiri tidak bosan dengan perjalanan yang kadang sangat-sangat jauh.
Bukan hanya interior dan eksterior yang bisa menemani perjalanan para supir. Ingat! Masih ada banyak sekali doa yang sering tertulis di depan sampai di belakang mobil. Jika saja bisa dibandingkan dengan tubuh manusia, doa-doa itu adalah tatto yang selalu melingkari tubuh selamanya. Itu adalah sebuah karya seni yang harus melekat.
Salah satu contoh adalah “Doa Ibu” banyak sekali supir truk yang memasang stiker doa ibu yang lekat menemani perjalanan. Mungkin saja doa-doa ibu yang selalu menyertai agar perjalanan aman, damai dan tentram.
Ingat kembali, supir truk sangat bosan berlama-lama di jalan. Jika saja jalan mobil lambat, istri dan anak pasti menunggu di rumah.
Supir truk adalah makhluk paling setia di bumi, jangankan untuk meraba wanita lain, melirikpun mungkin tak akan sanggup. Karena beberapa peringatan dari istri yang jika dilarang akan membuat perang dunia ketiga. Jika tidak percaya, kawan-kawan pembaca bisa lihat gambar di bawah ini.
Peringatan! Tulisan ini ditulis oleh manusia terkuat di bumi. Jika berani tertawa, ada supir yang tertekan kawan-kawan.

Ini adalah tulisan terakhir yang akan mengejutkan kawan-kawan pembaca. Siapkan mental dan sediakan kopi bersama rokok. Kopinya jangan campur arak.
Pernah kawan-kawan pembaca berpikir, bagaimana supir truk dengan aliran kiri? Ada kawan-kawan. Itu adalah sebuah revolusi untuk supir truk. Sebuah perlawanan kaum bawah yang mengatas namakan perjuangan kawan-kawan!
Ya, mulai dari stiker tokoh-tokoh Indonesia sampai Barat. Hanya saja kali ini saya tidak mendapatkan sebuah foto. Tetapi percayalah, saat kawan-kawan melihat sebuah truk yang berisi gambar tokoh-tokoh itu dan beberapa kata-kata mutiaranya, selamat! Kawan-kawan adalah orang spesial yang dituju Tuhan untuk mengenal revolusi supir truk.
Ah, satu lagi. Sebelum menutup tulisan ini. Jika kawan-kawan juga menemukan sesosok Pablo Escobar di dinding truk, mereka bukan mengangkut ganja, sabu atau jenis narkoba lain. Mereka hanya mengangkut bawang. [T]
BACA JUGA:
Berat Hati Meninggalkan, Berat Muatan Harus Diantar | Gesah Supir Truk #1
“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” (Ir. Soekarno). PEMERINTAH Provinsi Bali sejak Gubernur Wayan Koster meray...
īśāvāsyam idaṁ sarvaṁ yat kiñca jagatyāṁ jagat |tena tyaktena bhuñjīthā mā gṛdhaḥ kasyasvid dhanam || "Seluruh alam semesta ini, apa pun yang bergerak di dunia yang bergerak in...
ADA satu pemandangan yang hingga kini selalu mengusik. Seorang barista selesai meracik secangkir kopi, lalu menyadari ada kesalahan kecil. Mungkin ukuran gelasnya keliru, jenis su...
PADA tanggal 14 Juni 2026, saya mengikuti acara kolaborasi Grab Bali Nusra dengan Bali Book Party. Museum Pasifika Nusa Dua adalah lokasi acara diselenggarakan. Siang hari, ...
Kenapa jagat sosmed Bali semakin dijangkiti fenomena: Ngandang Nganjuh. Secara harfiah, istilah ini menggambarkan tindakan yang melintang (ngandang) dan mendorong atau memaksak...
PAGI saat Hari Suci Kuningan, sebagian keluarga sudah mengenakan pakaian adat sebelum fajar menyingsing. Sebagian lagi masih sibuk menata banten, memasak, atau menunggu anggota ke...
DI Desa Kembang Asri hiduplah seekor babi betina bernama Ica. Ia adalah babi kesayangan Made Subur. Ica tumbuh sehat dan jinak. Ia juga sangat menyayangi majikannya. Selain Ica...
KUCING aku seekor kucing yang memanjat jendelamukau penghuni yang selalu menutupnya,bersantai menenteng cangkir teh yang pekat. aku mengeong dan mengamuk, mendesis,mencakar-...
"Gemerlap lampu Manhattan tidak pernah mampu menggantikan cahaya seekor kunang-kunang." KALIMAT itu memang tidak pernah ditulis secara harfiah oleh Umar Kayam dalam cerpennya S...
DALAM sejarah musik populer abad ke-20, sedikit lagu yang mampu merangkum pengalaman eksistensial manusia dalam lirik sesederhana “Knockin’ on Heaven’s Door.” Ditulis oleh Bob Dyl...