Puisi-puisi Putu Intan Juliantika | Lintang Perahu Pegat
LINTANG PERAHU PEGAT Dari perut bundaPertama kalinya aku hidupDari perut bundaPertama kali aku dipeluknya Tak ingat apa yang terjadi sebelumnyaTak tahu apa yang terjadi ke d...
Tulisan ini sangat lama sekali tercipta. Entah karena penulis yang penuh kesibukan diterpa ganasnya kuliah onlen atau penulis sedang sangat malas untuk menulis karena bahan yang ala kadarnya. Hahaha.... itu hanya bercanda.
Dari beberapa bulan ini, mungkin berbulan-bulan sudah tulisan ini terbengkalai. Tetapi, setelah berkelana kesana-kemari dan tidak sengaja menemui supir truk di setiap perjalanan pasti akan selalu ada cerita baru untuk dibahas. Keunikan ini hanya bisa ditemui pada supir-supir angkutan barang yang memang hanya menghabiskan setengah hidupnya di jalanan.
Setiap mobil yang dibawa pasti akan terkesan akan membosankan jika tidak dimodifikasi sedemikian indah. Selain untuk enak dipandang oleh mata supir sendiri agar tak bosan di jalan, juga enak dilihat orang di penggir jalan, atau orang yangs ama-sama di jalanan.
Maka dari itu, banyak mobil truk yang kadang terlihat menor. Ada yang mengecat mobilnya dengan warna yang terang benderang, mencolok mata. Bukan hanya dari segi cat-mengecat saja, ada juga desain interior yang memang kadang dipaksakan mewah, seperti lampu disko di dalam mobil, jok dan dashboard yang dimodifikasi sedemikian mewah hingga sound yang bisa membuat dada gemetar.
Itu semua dilakukan hanya untuk kesenangan diri saat membawa mobil agar supir truk sendiri tidak bosan dengan perjalanan yang kadang sangat-sangat jauh.
Bukan hanya interior dan eksterior yang bisa menemani perjalanan para supir. Ingat! Masih ada banyak sekali doa yang sering tertulis di depan sampai di belakang mobil. Jika saja bisa dibandingkan dengan tubuh manusia, doa-doa itu adalah tatto yang selalu melingkari tubuh selamanya. Itu adalah sebuah karya seni yang harus melekat.
Salah satu contoh adalah “Doa Ibu” banyak sekali supir truk yang memasang stiker doa ibu yang lekat menemani perjalanan. Mungkin saja doa-doa ibu yang selalu menyertai agar perjalanan aman, damai dan tentram.
Ingat kembali, supir truk sangat bosan berlama-lama di jalan. Jika saja jalan mobil lambat, istri dan anak pasti menunggu di rumah.
Supir truk adalah makhluk paling setia di bumi, jangankan untuk meraba wanita lain, melirikpun mungkin tak akan sanggup. Karena beberapa peringatan dari istri yang jika dilarang akan membuat perang dunia ketiga. Jika tidak percaya, kawan-kawan pembaca bisa lihat gambar di bawah ini.
Peringatan! Tulisan ini ditulis oleh manusia terkuat di bumi. Jika berani tertawa, ada supir yang tertekan kawan-kawan.

Ini adalah tulisan terakhir yang akan mengejutkan kawan-kawan pembaca. Siapkan mental dan sediakan kopi bersama rokok. Kopinya jangan campur arak.
Pernah kawan-kawan pembaca berpikir, bagaimana supir truk dengan aliran kiri? Ada kawan-kawan. Itu adalah sebuah revolusi untuk supir truk. Sebuah perlawanan kaum bawah yang mengatas namakan perjuangan kawan-kawan!
Ya, mulai dari stiker tokoh-tokoh Indonesia sampai Barat. Hanya saja kali ini saya tidak mendapatkan sebuah foto. Tetapi percayalah, saat kawan-kawan melihat sebuah truk yang berisi gambar tokoh-tokoh itu dan beberapa kata-kata mutiaranya, selamat! Kawan-kawan adalah orang spesial yang dituju Tuhan untuk mengenal revolusi supir truk.
Ah, satu lagi. Sebelum menutup tulisan ini. Jika kawan-kawan juga menemukan sesosok Pablo Escobar di dinding truk, mereka bukan mengangkut ganja, sabu atau jenis narkoba lain. Mereka hanya mengangkut bawang. [T]
BACA JUGA:
Berat Hati Meninggalkan, Berat Muatan Harus Diantar | Gesah Supir Truk #1
LINTANG PERAHU PEGAT Dari perut bundaPertama kalinya aku hidupDari perut bundaPertama kali aku dipeluknya Tak ingat apa yang terjadi sebelumnyaTak tahu apa yang terjadi ke d...
ADA bunyi-bunyi yang hidup begitu lama di sekitar kita hingga akhirnya menghilang dari ingatan. Ia pernah hadir setiap hari, melintas di jalan-jalan kampung, menyelinap di antara...
DENPASAR – TATKALA.CO | Seniman-seniman dari Kabupaten Buleleng tampil dengan ciri khas Bali Utara pada Peed Aya (Pawai) Pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 202...
Antara Takdir dan Kebebasan: Pertanyaan Tua yang Tak Pernah Usai Sejak manusia mulai bertanya tentang dirinya sendiri, satu pertanyaan selalu muncul: apakah hidup ini ditentuka...
Tari Siwanataraja selalu menjadi bagian penting dalam Peed Aya (Pawai Budaya) pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) setiap tahunnya. Tari yang disajikan secara megah dengan iringan...
“Cause there’ll be no sunlight if I lose you, baby … there’ll be no clear skies if I lose you, baby ….” Ponsel Garu masih mengalunkan musik tersebut berulang-ulang di tengah hu...
JESS BUAT PRANITA DEWI Meong-meong alih je bikule—suara itu melintas dari pelataran purake satelit, kabel bawah laut, ruang transit;atma mengikutinya seperti temayang berpindah...
BULELENG – TATKALA.CO | “Festival ini merupakan ruang bersama untuk menunjukkan potensi dan kreativitas masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kita dapat memperkuat jati diri d...
Ida Kade Saka Rosanta, yang kerap dipanggil Gus Moyo memamerkan karya rupanya di Rumah Berdaya, jalan Raya Sesetan 280 Denpasar. Selain lukisan, Gus Saka juga memajang hasil ngebo...
SEJAK kapan sebuah kata harus tunduk pada makna yang kaku? Padahal, di tengah masyarakat, makna kata itu justru tumbuh dan meluas. Bagi seorang epigraf dan arkeolog, kata ...