Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?
DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang yang tampil saat itu. Sebagian direk...
Kwartet Rock dari Bali, MR HIT, menggelontorkan lagu terbarunya sehari setelah perayaan Nyepi Tahun Baru Caka 1943, tahun Masehi 2021. Melalui kanal Youtube-nya, MR HIT memperkenalkan lagu Halusinasi yang bercerita melalui sudut pandang penderita Skizofrenia melihat masyarakat.
Menggunakan gabungan footage pementasan selama ini, MR HIT justru membuat video lirik alih – alih membuat video klip. “Video lirik akan membantu teman – teman memahami perasaan saudara kita di lagu ini”, Ujar Indra Permana terkait alasan MR HIT melakukan hal itu.
Digawangi Agung Yudha (Gitar + Vokal), Indra Dananjaya (Gitar), Anantha Prasetya (Bass) dan Indra Permana (Drum + Perkusi), 4 personil MR HIT menyetujui pembuatan video lirik ini dan meluncurkannya tepat setelah perayaan Nyepi.
“Melalui momen ini, kita memasuki masa perenungan dan kontemplasi diri, setelahnya pasti kita bisa melihat keadaan dengan lebih baik. Halusinasi muncul di kala kita dalam kondisi terbaik dalam melihat suatu peristiwa,” harap Agung Yudha.
Dengan konsep rock sebagai ciri khas band MR HIT, Halusinasi memiliki nuansa orkestra dan nuansa minor yang kental di beberapa bagian lagu. Saat musik menggelegar dari awal, pendengar akan diajak mendengarkan nuansa “jatuh” yang mendadak di pertengahan lagu. Ditambah suasana muram ibaratnya berada di dalam tempat yang sangat sepi.
“Konsep ini ada agar kita turut merasakan sama dengan apa yang penderita skizofrenia rasakan. Rasa kehilangan. Sepi. Sendiri menjalani kehidupan sehari – hari dengan harus mengahadapi stigma masyarakat yang datang silih berganti,” kata Indra Dananjaya.
Pembuatan lagu Halusinasi juga terjadi karena ada kedekatan personal beberapa personil dengan penderita skizofrenia. Melihat masih sedikit adanya kegiatan yang dapat membantu kondisi para penderita skizo, MR HIT sadar mereka juga memiliki kekurangan yang masih signifikan.
Melalui lagu Halusinasi, MR HIT berkeinginan untuk memperlihatkan, syukur-syukur mengajak masyarakat untuk bisa merasakan perasaan para penderita skizofrenia hingga muncul keinginan untuk merangkul kembali dan bahkan menemani tanpa pandang bulu. “Semoga dan semoga, kami bisa membantu menyebarkan pesan ini dan sekali lagi, semoga saudara kita yang menderita keadaan skizofrenia bisa menjalani hidup dengan baik seperti layaknya saudara kita yang lain,” harap utama dari Anantha Prasetya.
Lagu Halusinasi bukan yang terbaik. Masih banyak yang terbaik jika kita mengacu pada fenomena masyarakat ini. Namun semoga lagu Halusinasi bisa membantu tujuan global untuk membantu anda, saya, kita dan mereka semuanya untuk hidup berdampingan selamanya. Bagi teman – teman yang memiliki waktu, boleh sekiranya berkunjung ke Instagram MR HIT di @mrhitofficial dan menyaksikan video lirik Halusinasi di link bit.ly/mrhit88 . Semoga setiap niat hingga perbuatan baik diberkati dimanapun kita berada. [T][Rilis]
DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang yang tampil saat itu. Sebagian direk...
PERNAHKAH Anda menyaksikan kisah Aladdin, Rapunzel, atau The Little Mermaid? Pada Sabtu malam, 20 Juni 2026, kisah-kisah yang selama ini akrab melalui film animasi di layar televi...
SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska) pada Selasa, 23 Juni 2026 didampingi gurunya, Mamiko Sensei. Ini adalah kunjungan...
GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi die-cast (mainan atau miniatur mobil) b...
SUDAH sejak lama demokrasi kita direduksi semata-mata dialog, dan ia berhenti tepat di tingkatan yang oleh generasi hari ini sebut sebagai performative. Kita menonton dialog-dialo...
RIUH penonton memadati pelantaran kursi beton panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali. Kala itu, 15 Juni 2026, di atas panggung bertemu Sekaa Gong Kebyar Anak-Anak dari...
SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan Makan...
LAPORAN V-Dem (Varieties of Democracy) 2025 menarik untuk disimak. Lembaga riset politik paling besar di dunia soal demokrasi yang berbasis di Universitas Gothenburg, Swedia itu m...
SAYA bukan tukang panen umbi yang cakap. Memanen umbi gembili, dua kali ujung linggis yang saya ayunkan justru menghunjam dan membelah umbi gembili yang masih tertimbun tanah. Pat...
PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam sistem hukum...