Einstein dan Tagore: Pertemuan Sains dan Spiritualitas
ADA satu foto tua yang sering beredar di media sosial: Albert Einstein berjalan berdampingan dengan Rabindranath Tagore, penyair besar India. Einstein dengan jas abu-abu, rambut a...
Terbentuk pada tahun 2016, Soulfood yang berdiri kokoh dengan jenis musik Soul/RnB menjadi bagian tubuh yang utuh meliputi didalamnya ada Lyta (vokal), Bam (gitar) dan Palel (drum) sebagai formasi lengkap. Perjalanan yang cukup lama di dalam bermusik dan menemukan formula yang pas membuahkan hasil yang menyenangkan saat ini. Tepat tahun 2020 ini, Soulfood telah menelurkan 2 buah single bertajuk Mi Say dan Ain’t No Money It’s Okay yang bisa didengarkan via digital platform.

Tidak puas dengan hanya menelurkan 2 single saja, Soulfood mulai memproduktifkan diri mereka untuk membuat sebuah maestro karya yang akan siap dirilis pada waktu dekat ini dengan mengeluarkan suatu Extended Play yang bertajuk It Won’t Over dibawah naungan label yang cukup terkenal masa kini, Pohon Tua Creatorium berhasil mengeksekusi EP mereka dengan cukup baik.
Berisikan 5 lagu berbahaya diantaranya ada It Won’t Over bercerita tentang suara kebebasan di dalam berkarya melalui proses yang cukup panjang untuk bisa melangkah membuat suatu karya yang lebih hebat lagi menuju suatu keinginan yang dicapai. Kuncinya adalah suatu kebersamaan dan suatu konsistensi didalamnya.
Pada lagu nomor 2 bertajuk Ain’t No Money It’s Okay bercerita tentang tidak pentingnya memiliki uang. Lebih tepatnya bukan pentingnya uang tersebut, tetapi bukan suatu yang utama. Paling utama adalah terus berkarya supaya menghasilkan uang lebih banyak. Kemudian ada Fly yang bercerita tentang jangan pernah pamrih jika kita melakukan hal apa pun atau pun memberikan sesuatu ke orang. Itu akan tidak membuat diri kita akan tidak baik ke depannya.
Berkeluh kesah adalah hak semua orang, tetapi jika berkeluh kesah di dalam rentan waktu yang intens, tidak akan menjadikan diri kita apa-apa. adalah It Does Make Alright dan yang terakhir ada Mi Say bercerita tentang polemik yang dihadapkan masa kini yang terjadi berlangsung lama, lagu ini ingin mengajak untuk tetap semangat menjalani hidup ini dengan cara nikmati saja hidup ini!
Semoga album ini bisa diterima oleh semua orang dan bisa membuat hari-hari ini lebih semangat lagi. Jangan menyerah untuk melakukan apa yang bisa kita lakukan! Just do it! [T] [*]
ADA satu foto tua yang sering beredar di media sosial: Albert Einstein berjalan berdampingan dengan Rabindranath Tagore, penyair besar India. Einstein dengan jas abu-abu, rambut a...
BEBERAPA hari lalu, saya menerima sebuah kiriman istimewa dari Bang Nestor Rico Tambunan: sebuah buku puisi yang langsung memanggil mata dan rasa sejak pertama disentuh. Sampulnya...
SIANG itu anak-anak mulai berdatangan ke Festival ke Uma V, di Subak Sidangrapuh, Banjar Ole, Desa Marga Dauh Puri, Tabanan, Minggu, 28 September 2025. Mereka datang bergerombo...
JIKA sakit dan perlu obat, maka pergilah ke dokter atau apotek.Demikianlah di jaman sekarang yang kita tahu solusi menuju jalan kesembuhan secara cepat. Tapi apakah ada jalan l...
Pariwisata di Tanah Air sedang tidak baik-baik saja. Bukan persoalan angka kunjungan wisatawan. Bukan pula tentang devisa negara yang diperoleh dari sektor pariwisata. Industri pa...
Isu pengakuan Palestina sering digambarkan sebagai persoalan moral dan kemanusiaan. Tapi mari jujur, bahwa politik internasional jarang sekali murni soal moral. Data penelitian ya...
BIJI Art Space ialah ruang jeda. Di luar, riuh lampu jalanan Ubud. Di dalam, sunyi yang berbicara. Pameran “Vivid Expression" (28 September – 16 Oktober 2025) menjanjikan spektrum...
SUASANA rumah sederhana milik keluarga Putu Arnaya (40) di Banjar Dinas Tamblingan Desa Munduk, Buleleng, setiap hari selalu dipenuhi kesibukan. Di ruang tamu yang beralaskan tika...
Di Rumah Berdaya Denpasar, seniman penyintas skizofrenia dan anggota Bali Five menampilkan karya mereka dalam pameran “Ekspresi Kebahagiaan”, membuktikan bahwa seni bukan sekadar...
(Dibacakan di Rumah Berdaya Denpasar, pada pembukaan pameran lukisan “Ekspresi Kebahagiaan, Sabtu 27 September 2025) Skizofrenia Suara-suara ituMakin menggangguAku tak paham...