‘Brown Sugar’ dari The Rolling Stones dan Ingatan Perbudakan
MUSIK populer kerap dipahami sebagai hiburan ringan, namun sejarah menunjukkan bahwa ia sering kali menjadi medium artikulasi pengalaman sosial yang kompleks, bahkan traumatik....
Sepanjang hari kita hanya bermain-main saja
Menanam mimpi-mimpi
kemudian membiarkannya diterbangkan angin.
Dari atas bukit terlihat negeri kecil kita
Diselubungi kabut hitam dan puing sisa pembakaran
Maka,
Ayuninghati anakku simpan tangismu
dalam kendi-kendi leluhur yang dimatangkan bara
Sebab,
Ayuninghati anakku, perjalanan sandyakala negeri kita adalah kabut hitam yang menyisakan pendar cahaya
Karena,
Hanya dalam gelap terlihat cahaya
(Darwin, September 1999)
Dalam rimba raya, tanpa cahaya
Kita saling meraba, jarak dan waktu meniada
Hanya suara, dan kata
Yang seringkali begitu liar bagai ular
Meracuni pikiran, membiak curiga
Tak lelah mencari celah, dan kilah
Dan,
Kita sembunyi di kedalaman malam
Yang sia-sia mengubur masa silam
Menghitung detak jantung bertalu
Menjadi muara tanya dan rindu
Maka
Ayuninghati anakku, biarkan pusaran-pusaran itu
terus berputar menjadi jalan pulang tak terbilang
Karena pagi pasti menjelang
(Sanglah, Februari 2020)
lama waktu menunggu
pisahkan uban dari kutu
rasakan sentuhan kuku
Perih, gatal juga ngilu
Adalah kegilaan rindu
Lihatlah Ayuninghati anakku
Mimpi-mimpi itu tak berpintu
Genteng-gentengnya langit biru
Pada jendela bergayut bintang-bintang
Membentuk sayap mengajakmu terbang
Lalu di ruang mana kau simpan tanya
Sedang buku yang terbuka minta dibaca
didongengkan pada kanak dan kelana
Tapi,,
dengan aksara-aksara yang tak mampu kueja
Benar mimpi tanpa warna dan suara
Maka,
Ayuninghati anakku, beri tanda
Pada rabun mata dan nafas di dada
Agar ketuaan tak sia-sia
(Anggara, 24 Maret 2020)
MUSIK populer kerap dipahami sebagai hiburan ringan, namun sejarah menunjukkan bahwa ia sering kali menjadi medium artikulasi pengalaman sosial yang kompleks, bahkan traumatik....
BUNG Karno adalah presiden Indonesia yang memiliki cita rasa seni yang tinggi. Dari 8 PresidenIndonesia,Bung Karno, Abdul Rachman Wahid (Gus Dur), dan Susilo Bambang Yudoyonomenon...
SAYA menulis ini bukan hanya untuk diri saya sendiri, tetapi untuk banyak seniman yang mungkin merasakan hal yang sama. Mereka yang menghabiskan waktu bertahun-tahun menempuh pend...
DESA Pedawa di Kecamatan banjar, Buleleng, yang dikenal dengan adat dan budaya yang unik kembali menjadi tujuan pengabdian akademik. Pada hari Rabu, 10 Juni 2026, tim Pengabdian k...
Hari itu, Kamis, 11 Juni 2026, para siswa yang tergabung dalam OSIS dan MPK (Majelis Perwakilan Kelas) SMK Kesehatan Bali Medika Denpasar (Kesbam) berkunjung ke Yayasan Bali Baby...
DALAM kehidupan sehari-hari, kata "absen" sangat akrab digunakan oleh masyarakat. Di sekolah, guru sering mengatakan, "Ayo, sebelum belajar kita absen dulu." Di lingkungan peke...
SUATU pagi di Ubud, seorang wisatawan asing duduk bersila di atas matras yoga. Ia memejamkan mata. Di hadapannya terbentang hamparan sawah yang hijau. Burung-burung berkicau. Angi...
KOMITMEN dalam menjaga kelestarian lingkungan terus ditunjukkan oleh Fakultas Vokasi Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPB Internasional). Melalui Program Studi D4 Man...
DARI balik kaca bus berkapasitas empat puluh lima kursi saya melihat malam hari di Banyuwangi, Jawa Timur, cukup gemerlap. Lampu-lampu menebar cahaya sekaligus memberi sihir warna...
DI atas meja makan rumah tangga Indonesia, tempe bukan sekadar lauk pendamping yang hadir sebagai pelengkap nasi. Melainkan pilar ketahanan pangan yang paling jujur, sebuah warisa...