Tiga Puisi Mas Ruscitadewi buat Ayuninghati

Mas Ruscitadewi
by Mas Ruscitadewi — Maret 28, 2020 in Puisi

Tatkala.co

PERJALANAN SANDYAKALA


Sepanjang hari kita hanya bermain-main saja

Menanam mimpi-mimpi

kemudian membiarkannya diterbangkan angin.


Dari atas bukit terlihat negeri kecil kita

Diselubungi kabut hitam dan puing sisa pembakaran


Maka,

Ayuninghati anakku simpan tangismu

dalam kendi-kendi leluhur yang dimatangkan bara


Sebab,

Ayuninghati anakku,  perjalanan sandyakala negeri kita adalah kabut hitam yang menyisakan pendar cahaya


Karena,

Hanya dalam gelap terlihat cahaya


(Darwin, September 1999)


PERJALANAN MALAM


Dalam rimba raya, tanpa cahaya

Kita saling meraba,  jarak dan waktu meniada

Hanya suara,  dan kata

Yang seringkali begitu liar bagai ular

Meracuni pikiran, membiak curiga

Tak lelah mencari celah, dan kilah


Dan,

Kita sembunyi di kedalaman malam

Yang sia-sia mengubur masa silam

Menghitung detak jantung bertalu

Menjadi muara tanya dan  rindu


Maka

Ayuninghati anakku, biarkan  pusaran-pusaran itu

terus berputar menjadi jalan pulang tak terbilang

Karena pagi pasti menjelang


(Sanglah, Februari 2020)


PERJALANAN MIMPI


lama waktu menunggu

pisahkan uban dari kutu

rasakan sentuhan kuku

Perih, gatal juga ngilu

Adalah kegilaan rindu


Lihatlah Ayuninghati anakku

Mimpi-mimpi itu tak berpintu

Genteng-gentengnya langit biru

Pada jendela bergayut bintang-bintang

Membentuk sayap mengajakmu terbang


Lalu di ruang mana kau simpan tanya

Sedang buku yang terbuka minta dibaca

didongengkan pada kanak dan kelana

Tapi,, 

dengan aksara-aksara  yang tak mampu kueja


Benar  mimpi tanpa warna dan suara

Maka,

Ayuninghati anakku, beri tanda

Pada rabun mata dan nafas di dada

Agar ketuaan tak sia-sia


(Anggara,  24 Maret 2020)

Tag: Puisi
Avatar

Mas Ruscitadewi

Related Posts
Cerpen

Purnama Pasah

BY Kadek Desi Nurani Juli 23, 2016

Cerpen: Ni Kadek Desi Nurani Sari Purnama pasah, tiga anak bajang berjalan melenggang ke arah barat tempat di mana, rusuk seorang ibu tersesat jalan pulang. Mereka kembara, membawa...

Read More