Lebaran Tanpa Kampung Halaman di Bali
LEBARAN di Denpasar, Bali, tidak datang dengan gegap gempita. Tidak ada iring-iringan kendaraan yang padat sejak subuh, tidak ada suara petasan bersahutan. Jalanan justru terasa l...
Ini pertanyaan yang begitu sering kita dengar dalam masyarakat, jawabannya ya dan tidak. Faktanya memang ada obat-obat yang jika dikonsumsi dalam waktu lama dapat merusak ginjal. Sebaliknya, ada obat-obat tertentu yang menurut rekomendasi medis, memang harus dikonsumsi dalam jangka waktu panjang. Justru jika dihentikan penggunaannya akan dapat menyebabkan gagal ginjal.
Memahami keduanya merupakan hal yang begitu penting. Karena keduanya menyangkut kesehatan ginjal, satu organ vital yang kerap menjadi momok bagi masyarakat. Namun realitanya, kekeliruan persepsi masyarakat membuat kedua hal ini menjadi terbolak-balik. Sungguhlah kalau demikian, dalam terapi komprehensif, selain diet seimbang, olahraga teratur dan obat tepat, edukasi menjadi isu sangat penting dan strategis.
Ginjal dalam tubuh berperan sebagai organ pembuangan. Sebagai satu organisme hidup, maka tubuh sudah tentu menghasilkan limbah sebagai produk sampingan dari pembentukan energi dan berbagai kebutuhan biokimia sel. Limbah yang dihasilkan terutama adalah air, elektrolit dan sampah-sampah sisa protein. Oleh karenanya, jika terjadi gagal ginjal maka tubuh akan keracunan limbahnya sendiri. Dapat memberikan gejala sesak nafas akibat cairan masuk ke peparu. Juga dapat menimbulkan mual-mual yang sering cuma dikira maag, bahkan gangguan kesadaran dan kejang-kejang jika limbah tubuh masuk hingga ke otak.
Dalam keadaan normal, ginjal seharusnya dapat menghasilkan volume air kencing sekitar 1.5 hingga 2 liter dalam sehari. Saat terjadi gagal ginjal stadium akhir, ginjal menghasilkan air kencing sangat sedikit bahkan dapat sampai tak ada produksi urine sama sekali (anuria). Dalam keadaan ini, tak ada pilihan lain, harus dilakukan tindakan cuci darah atau cangkok ginjal. Jika tidak, maka dapat terjadi keadaan yang mengancam jiwa. Berbagai penyakit medis dapat menimbulkan gagal ginjal, diantaranya darah tinggi dan kencing manis.
Darah tinggi dan penyakit diabetes, jika tak diobati dengan baik dapat menyebabkan komplikasi stroke, serangan jantung dan gagal ginjal. Penanganan kedua penyakit ini selalu harus memadukan psikologis yang baik, diet seimbang, olahraga teratur dan obat yang tepat. Karena keduanya merupakan penyakit menahun, maka penyakit darah tinggi dan diabetes memerlukan pengobatan rutin dan terus-menerus. Jika tidak, maka cukup mudah dapat dipahami pada pasien akan terjadi berbagai komplikasi tersebut, salah satunya gagal ginjal yang kemudian memerlukan tindakan cuci darah. Maka dapat disimpulkan, minum obat jangka panjang pada penyakit-penyakit darah tinggi dan diabetes tidaklah menyebabkan gagal ginjal, melainkan sebaliknya justru melindungi ginjal.
Lalu obat-obat apa yang dapat menyebabkan gagal ginjal? Obat-obatan yang diketahui secara luas menyebabkan kerusakan ginjal adalah golongan obat-obat rematik. Sehingga diharapkan sekali penggunaannya tidak dilakukan terus-menerus dan dalam jangka waktu yang lama, kecuali menurut petunjuk dokter.
Oleh karena itu, pasien harus memahami bagaimana mencegah agar rematik atau radang sendi yang dideritanya dicegah agar tidak kumat sehingga tidak perlu minum obat rematik. Kalau toh perlu minum karena rematiknya kumat, sebaiknya dosisnya sesuai dan cukup diminum dalam jangka waktu yang pendek, sekitar tiga sampai lima hari saja. Kebiasaan membeli sendiri obat-obat rematik lalu tanpa disadari mengkonsumsinya dalam jangka waktu yang lama merupakan penyebab tersering gagal ginjal. Jadi, masyarakat harus cerdas dan memahami, obat-obatan dalam penanganan rematik bukanlah yang utama, yang terpenting adalah bagaimana paham caranya mencegah agar rematik itu tak sering kumat.
Meski penyebab utama radang sendi adalah faktor usia yang tak dapat dihindari, namun sebetulnya keparahannya selalu dapat dicegah atau diminimalisir. Jika usia merupakan faktor yang tidak dapat dimodifikasi, maka faktor-faktor lain yang memperberat jelas dapat dicegah.
Misalnya mengurangi berbagai aktifitas yang kurang baik untuk sendi seperti naik turun tangga, mengangkat beban terlalu berat atau duduk terlalu lama. Sebaliknya dianjurkan rajin jalan kaki pada track datar, menggerakkan sendi-sendi tubuh dalam keadaan duduk atau berbaring yang dikenal sebagai gerakan tanpa beban. Jika radang sendi dicetuskan oleh faktor metabolik dalam hal ini asam urat, maka disarankan cukup minum air, sebanyak 10-12 gelas sehari, menghindari asupan makanan yang mengandung asam urat seperti jeroan, kacang-kacangan, kulit dan alkohol. Nah, jika radang sendi mulai kumat, maka untuk mengurangi konsumsi obat, sebaiknya terapi dibarengi dengan tindakan fisioterapi.
Edukasi sungguh penting dalam bidang medis, karena penyakit dan pengobatan bukanlah persepsi melainkan kognisi.[T]
LEBARAN di Denpasar, Bali, tidak datang dengan gegap gempita. Tidak ada iring-iringan kendaraan yang padat sejak subuh, tidak ada suara petasan bersahutan. Jalanan justru terasa l...
Aku tidak merasa melanggar norma. Aku juga tidak sedang melakukan dosa. Aku hanya mengusahakan takdirku dengan meniru apa yang sering disarankan orang-orang. *** Halaman rum...
Anaknya Bajang SudahPandai Merawat Bumi ibu tersenyum sewaktu anaknyabajang bilang. telah selesai membacabuku panduan merawat ibu anaknya bajang mulai rajinmenyirami tanaman...
Ada lagu-lagu yang sekadar lewat di telinga, lalu hilang bersama waktu. Tetapi ada juga lagu yang menetap diam-diam di dalam ingatan kita, seperti api unggun kecil yang terus meny...
MENYAKSIKAN perjalanan kultural di Desa Tembok, Kecamatan Tejakula, Buleleng, selama empat tahun terakhir adalah pelajaran berharga tentang bagaimana estetika mampu mengintervensi...
Dari Lorenz ke Kepakan Kesadaran Konsep butterfly effect lahir dari penelitian Edward Lorenz di Massachusetts Institute of Technology pada awal 1960-an. Saat itu, Lorenz mengul...
O SHIRINGUL Shiringul, masuk dan duduk dekatku. Namamu bergetar di celah gigi, tertahan di langit-langit mulut. Lantai semen Xinjiang menyedot hangat tubuhmu sampai dasar; ding...
DI kepalaku masih terngiang-ngiang oleh frasa nomina sayur bening dan lele goreng yang keluar dari mulut Darmuji. Sepertinya, itu merupakan item yang mewakili ketidakmampuan finan...
UNIT rock tunanetra Filla kembali menegaskan eksistensinya di kancah musik lewat perilisan single terbaru berjudul I’m a Fire yang kini resmi tayang di YouTube. Lagu ini hadir seb...
“SAYA belum pernah merasakan Nyepi di Bali; tapi sering diberitahu orang-orang kalau Nyepi di Bali itu kebanyakan tidak diisi dengan berpuasa, tapi malah makan besar.” Made Bagus...