Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?
DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang yang tampil saat itu. Sebagian direk...
Kota besar menawarkan perubahan nasib dan peningkatan kesejahteraan. Biaya hidup yang relatif mahal diikuti oleh penghasilan yang relatif besar pula. Istilah orang Jawa adalah ora mamah ora obah. Kerja keras bagai kuda, banting tulang laksana atlet gulat menjadi konsekuesi jika ingin sukses hidup di kota, apalagi Jakarta. Kelas misqueen dan kelas sultan menjadi terminologi baru dalam pergaulan masyarakat khususnya yang akrab dengan dunia maya.
Apa jadinya jika dunia dan kehidupan seseorang di balik? Istilah generasi milenial dari kelas misqueen menjadi kelas sultan, atau mungkin sebaliknya. Tentunya akan terjadi gegar budaya atau dalam istilah ilmiahnya disebut sebagai culture shock. Potret masyarakat kelas menengah ke atas dengan segala tingkah laku yang menyertainya menjadi salah satu impiah masyarakat selevel di bawahnya. Belanja belanji untuk memenuhi dahaga keinginan dan lapar hedonnya. Film Orang Kaya Baru (OKB) memberi gambaran nyata pada kita bagaimana perilaku masyarakat kelas menengah atas yang masih newbie.
Skenario film Orang Kaya Baru (OKB) ditulis oleh Joko Anwar. Biasanya menjadi sutradara kali ini Joko Anwar menawarkan sebuah cerita yang tidak biasa. Film bergenre Drama komedi dengan Sutradara: Ody C. Harahap ini dirilis pada 24 Januari 2019. Film ini diperankan oleh Raline Shah, Refal Hady, Derby Romero, Cut Mini, Fatih Unru dan Lukman Sardi. Mempunyai skenario yang saya nilai unik dan menggemaskan. Seperti karya Joko Anwar yang menjadi film favorit saya: Janji Joni, film OKB memberikan cara baru bagaimana melihat kerja keras dan kemiskinan dalam kacamata tidak melulu pada angka-angka matematis yang berpegang teguh pada prinsip ekonomi.
Secara teknis film yang diproduksi oleh Screenplay Films, Legacy Pictures menghadirkan visualisasi yang apik dan sesuai dengan genre komedi dengan beragam instrumen pendukung yang berpadu padan dengan sangat baik. Apresiasi penonton dan pasar terhadap film ini cukup baik dengan rating 7/10 via IMDb menjadikan film ini telah mendulang penonton mencapai angka jutaan.
Film Orang Kaya Baru (OKB) mengisahkan sebuah keluarga yang mendadak menjadi kaya raya. Awalnya keluarga tersebut merupakan keluarga sederhana yang hidupnya pas-pasan namun tetap kompak. Lukman Sardi berperan sebagai Bapak, Cut Mini sebagai Ibu. Mereka memiliki tiga orang anak yang diperankan oleh Derby Romero sebagai Duta, Raline Shah sebagai Tika, dan Fatih Unru. Meskipun bukan keluarga kaya, mereka mampu menjalani hari dengan menyenangkan. Bapak selalu bahagia meski tidak punya uang. Ibu selalu memasak dan antar jemput Dody menggunakan motor lama.
Sementara Tika pulang dan pergi kuliah menggunakan metromini. Bahkan terkadang untuk urusan makan, Duta, Tika dan Dodi sampai masuk ke kondangan orang yang sebetulnya tidak mereka kenal. Kehidupan keluarga tersebut berubah ketika Bapak meninggal dunia. Bapak menjadi sosok panutan dalam keluarga tersebut. Bapak ternyata meninggalkan warisan harta yang cukup banyak kepada istri dan anaknya. Selama ini Bapak merahasiakan harta yang dimilikinya tersebut. Kemudian keluarga tersebut merubah menjadi 'Orang Kaya Baru' karena warisan peninggalan Bapak.
Kehidupan mereka sangat bergelimang harta. Saat si bungsu ditegur seorang penjaga toko karena menyentuh banyak barang, Ibu lalu sanggup membeli semua barang yang disentuh tersebut. Apa yang mereka inginkan dengan mudah dapat mereka beli. Meski sudah menjadi kaya, masalah justru datang menghampiri keluarga tersebut belajar tentang keharmonisan sebuah keluarga dengan karakter idealis dan memiliki jati diri yang kuat.
Bahagia: Hidup Sederhana dengan Keluarga dan Banyak Sahabat
Melalui film ini kita dapat belajar bahwa bahagia itu tidak tergantung berapa banyak harta yang kita punya. Harta yang banyak malah menjadi sebab perubahan perilaku. Naik jenjang ekonomi justru membawa konsekuensi dengan semakin tingginya gaya hidup. Gaya hidup berkaitan dengan gengsi yang semakin membumbung tinggi. Secara kajian ilmiah, pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan tetapi tidak berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan kelompok berpendapatan rendah atau masyarakat miskin. Sesuai dengan studi Martin Ravallion (2001), kondisi ini yang disebut dengan jebakan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan.
Film ini memberikan gambaran pada kita pentingnya untuk menjadi pribadi yang senantiasa bersyukur. Tidak melupakan keluarga dan sahabat dalam keadaan apapun. Itulah keunggulan dari film Orang Kaya Baru (OKB) yang memberikan banyak petuah dan pelajaran hidup melalui penjiwaan peran yang luar biasa oleh Cut Mini dan Lukman Sardi.
Terlepas dari sedikit kritik saya pada pemeran lain yang dalam penjiwaan karakter masih perlu jam terbang lebih. Termasuk kejelasan cerita pasca ada yang mengambil alih rumah mewah yang baru ditempati, membuat penonton sedikit bingung. Apa maksud Bapak menyuruh temannya mengambil alih rumah yang telah terbeli?. Apakah hanya sekadar ujian untuk anggota keluarga agar merasakan sesekali menjadi orang kaya dengan harta yang melimpah?.
Akhirnya, secara umum film ini sangat direkomendasikan sebagai tontonan sekaligus tuntunan untuk keluarga. Pentingnya menikmati hidup dalam kebersamaan bersama orang-orang terdekat yang kita cintai. [T]
DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang yang tampil saat itu. Sebagian direk...
PERNAHKAH Anda menyaksikan kisah Aladdin, Rapunzel, atau The Little Mermaid? Pada Sabtu malam, 20 Juni 2026, kisah-kisah yang selama ini akrab melalui film animasi di layar televi...
SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska) pada Selasa, 23 Juni 2026 didampingi gurunya, Mamiko Sensei. Ini adalah kunjungan...
GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi die-cast (mainan atau miniatur mobil) b...
SUDAH sejak lama demokrasi kita direduksi semata-mata dialog, dan ia berhenti tepat di tingkatan yang oleh generasi hari ini sebut sebagai performative. Kita menonton dialog-dialo...
RIUH penonton memadati pelantaran kursi beton panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali. Kala itu, 15 Juni 2026, di atas panggung bertemu Sekaa Gong Kebyar Anak-Anak dari...
SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan Makan...
LAPORAN V-Dem (Varieties of Democracy) 2025 menarik untuk disimak. Lembaga riset politik paling besar di dunia soal demokrasi yang berbasis di Universitas Gothenburg, Swedia itu m...
SAYA bukan tukang panen umbi yang cakap. Memanen umbi gembili, dua kali ujung linggis yang saya ayunkan justru menghunjam dan membelah umbi gembili yang masih tertimbun tanah. Pat...
PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam sistem hukum...