Genjek Kolosal, Politik Warna, dan Kebiasaan Buruk Politikus
RIBUAN sekaa genjek dari pelbagai penjuru di tanah Karangasem, Bali, tumpah ruah di Taman Ujung, Karangasem, Rabu (10/8/2016) siang. Ada yang datang menggunakan truk, mobil pik-up,...
MELUKIS PETANG DI SEBUAH SAJAK
dan kata-kata
meredam nyeri kita
sebelas musim yang runtuh
pasca bahasa
hanya angin, memulai narasi
langit adalah kegaiban waktu
yang kita tunggu
keheningan terpecah
ke dalam sungai diriku
tuhan berganti rupa
masih ada masa lalu
menggambar wajahnya
dengan senyum petang
sepotong sajak yang mengecup tangan duka
surabaya, mei 2019
MENGINGAT NABI
di dalam sabda
aku isyarat
yang perlahan
menggoreskan cahaya
tubuhku riuh
mendedah ingatan, hari-hari silap
cakrawala mengabu
dalam deret waktu yang bisu
masih ada pulang
katamu, sebab petunjuk
bukanlah yang merujuk
kepada nama-nama
juga kaum
diperbudak tabiat moyang
maka jalan panjang yang dibentang
adalah sunyi, semata sunyi
sesudah bunyi
hengkang ke dalam puisi
surabaya, mei 2019
JALAN SETAPAK MENUJU IBU
serupa apakah ingatan
menoreh kebahagiaan
atas masa lalu
yang dingin mengendap
menujumu, setapak jalan yang lindap
aku bukan kata yang terpendam dalam nyerimu
semata yang lebih haru
dari air mata
terdedah ratusan musim yang meranggas
bagai daun-daun, hilang hijaunya
surabaya, mei 2019
SAJAK KEPADA CINTA
kekasih sembunyi ke peluk puisi
matanya ialah kata yang jernih
mengalirkan mata air makna
peribahasa yang jauh dari dukana
mataku, barangkali, terlalu pedih
menafsir jejakmu
puisi ini cukup
menghangatkan sedihmu
atau yang tak terkatakan
dari cinta
kelak padam
dituai waktu
sunyi yang merajam kita
ke dalam abu
surabaya, mei 2019
MATA KATA
kita adalah mata kata
yang menulis bayang-bayang
di linimasa kesunyian
petang yang terburu
mengeja nadi magrib
burung-burung melengking
terlepas sukma, sukma yang biru
mengecup aroma cahaya
sembahyang makna, tuntas menulis narasi
merayakan jejak datang
jejak yang tak sempat diangsur malam, langit gaib
ketika tuhan pun melangkah
membaur firman yang muram
surabaya, mei 2019
RIBUAN sekaa genjek dari pelbagai penjuru di tanah Karangasem, Bali, tumpah ruah di Taman Ujung, Karangasem, Rabu (10/8/2016) siang. Ada yang datang menggunakan truk, mobil pik-up,...
PEREMPUAN mana sih yang tidak menginginkan tubuh indah dan dipuji banyak orang? Memiliki tubuh indah adalah impian setiap perempuan di dunia. Tapi, bagaimana dengan perempuan yang...
“Mama, please take this badge off of me, I can’t use it anymore.” (Knockin’ on Heaven’s Door - Bob Dylan) JAUH sebelum seniman besar pengusung musik balada itu berbicara murung pe...
KULIAH Kerja Nyata (KKN) seringkali menjadi senjata tajam yang dengan segala keunikannya dapat memisahkan pasangan yang bahkan telah menjalin hubungan selama bertahun-tahun. Karena...
Catatan Harian Sugi Lanus 10 Agustus 2016 . APA Bahasa Bali "Happy Birthday" & "Happy Anniversary"? Jawaban untuk pertanyaan itu adalah "rahajeng dina otonan" dan "rahajen...
BOLEH jadi, setelah membaca tulisan ini saya menjadi cukup terkenal karena mendapat protes dari kelompok pro KKN tanpa cinlok atau cinta lokasi. Bagaimana tidak, pendapat saya just...
SIAPA pun yang bicara jalur shortcut Denpasar-Singaraja selalu tampak bersemangat. Optimis. Seakan-akan setelah jalur shortcut terwujud, masyarakat akan langsung sejahtera. Padaha...
SELEBRITI artinya orang terkenal, termasyur, tersohor. Untuk menjadi terkenal, banyak hal bisa dilakukan. Jika seseorang berbuat aneh-aneh, masuk dalam kategori pemecah rekor, dia...
KULIAH Kerja Nyata (KKN) mahasiswa dulu dan sekarang itu sangat jauh berbeda. Sekitar tahun 1970-an hingga 1980-an KKN benar-benar program yang ditunggu-tunggu masyarakat desa. Mah...
Judul Buku : Badriyah # Pengarang : Ayu Weda # Penerbit : Gambang Buku Budaya # Tahun Terbit : Maret 2016 # Jumlah Halaman : xiv + 207 halaman # ISBN : 978-602-6776-15-0 PEREMPUAN...