Puisi-puisi Salman Alade | Menggambar dengan Kalimat
Menggambar dengan Kalimat aku menulis satu garisia menyebut dirinya alisaku tambah satu kataia mengaku sebagai mata pelan-pelanhalaman itu mulai merasa hidupmengatur dirinya...
Kehidupannya masa kini adalah titik kulminasi dari seluruh kehidupannya. Perceraiannya dua kali sangat banyak memberinya waktu belajar. Sempat kehilangan hak asuh Kinanti anak tunggalnya sempat membuatnya limbung. Dia juga meninggalkan dunia dokter yang digelutinya.
Ia kini menjadi seniman pelukis, penulis dan penyendiri. Namun Ibu Tini menyadari bahwa kini ia memang lebih nyaman sendiri. Perceraiannya yang kedua mengajarkannya bahwa perceraian adalah sebuah cara mempersiapkan kematian yang damai.
Lalu mengapa Ibu Tini Wahyuni mau menerima tawaran bermain di project 11 Ibu 11 Panggung 11 Kisah ini. “Alasan saya menerima teater ini ada dua. Pertama tujuan yang ditawarkan project teater ini. Sebab tujuannya adalah untuk mendengar, berbagi, dan mengijinkan saya menjadi diri sendiri, maka saya tertarik. Kedua, karena project teater bagi saya adalah sebuah terapi, bagi diri saya dan bagi orang lain yang mengalami kisah mirip seperti saya. Dengan mendengar cerita saya, barangkali orang dapat mengambil pelajaran bermakna tentang hidup, perceraian dan kematian.”
Ia berkata jujur. Ibu Tini Wahyuni adalah seorang dengan kepribadian INTJ (Introversion, Intuition, Thinking and Judgement). Jumlah perbandingan orang dengan INTJ di seluruh populasi di dunia adalah 1-2 persen.
Demikian langkanya kepribadian ini menyebabkan orang dengan INTJ sangat jarang memiliki teman dekat. Kecenderungan seorang dengan INTJ adalah suka menyendiri, berpikir sendiri, menganalisis dan menghakimi. Dia bisa menjadi sangat sinis bagi orang lain. Juga menjadi pemikir yang tidak bisa ditawar.
Ibu Tini mengambil tes untuk mengetahui kepribadian dalam rangka ingin mengetahui apa yang terjadi pada dirinya sehingga ia menghadapi serentetan ‘chaos’ dalam hidupnya. Dia mencari tahu dan meneliti dirinya sendiri. Ketika ia mengambil tes ini, usianya 48 tahun. Apakah terlambat? Tidak.
Dari sana, ia belajar menerima, bahwa menjadi seorang INTJ adalah sebuah kelemahan namun juga kekuatan jika bisa dikelola dengan baik. Ibu Tini bermeditasi dan belajar berdamai dengan diri sendiri. Alhasil, revolusi terbesarnya adalah menjadi diri sendiri dan mulai belajar menerima kehadiran orang lain.
Dia menerima project 11 Ibu 11 Kisah 11 Panggung karena ingin berbagi dengan orang lain dengan cara memberikan versi terbaik dirinya. Ibu Tini Wahyuni adalah sebuah contoh bahwa penerimaan terhadap diri sendiri adalah awal revolusi besar yang akan berlanjut pada revolusi –revolusi besar lainnya. (T)
Menggambar dengan Kalimat aku menulis satu garisia menyebut dirinya alisaku tambah satu kataia mengaku sebagai mata pelan-pelanhalaman itu mulai merasa hidupmengatur dirinya...
Alfie percaya bahwa dunia dapat diringkas menjadi kolom-kolom rapi: pemasukan, pengeluaran, untung, rugi. Di layar ponselnya, angka-angka berpendar seperti doa yang selalu ia ulan...
Di tengah semangat membangun kemandirian ekonomi nasional, gagasan Koperasi Merah Putih kembali diangkat sebagai simbol kebangkitan ekonomi rakyat. Ia bukan sekadar entitas ekonom...
SEJAK tahun 2018, saya tidak pernah lagi bertemu dan mengobrol lama sambil menikmati kopi dan kacang dalam satu lingkup kerja budaya di AbSenter alias Abian Senter (Taman Budaya -...
PAGI di desa Bugbeg selalu dimulai dengan cara yang sama. Bau dupa yang menyeruak, ayam-ayam berkokok ria, dan dentingan gamelan yang berhembus bersama angin mencipta suara dari a...
Di Kampung Rawa di pagi yang memagut embun selatanjejak-jejak kaki tua terbenam pelanantara pasir lembut dan bisikan anginkutemukan nyanyian yang nyaris padamdari lidah gelomba...
Sore itu, suasana di Four Points by Sheraton Bali tak seperti biasanya. Ketika para pekerja melakoni kegiatan budaya, yakni “ngebat”, pemandangan di hotel itu terasa beda. Para ka...
Ini bukan upacara melukat atau kegiatan membersihkan diri dan alam semesta, tetapi acara melepas tukik. Pagi, Sabtu 23 Mei 2026, bertepatan dengan Hari Raya Tumpek Bubuh, merupaka...
Pulau Kecil yang Pernah Sunyi DAHULU, Pulau Serangan adalah pulau kecil yang sunyi di selatan Bali. Laut mengelilinginya dengan tenang, perahu-perahu nelayan bersandar di bibir...
DI tengah derasnya perkembangan teknologi, kehidupan manusia berubah dengan sangat cepat. Hampir seluruh aktivitas kini bersentuhan dengan dunia digital, mulai dari komunikasi, hi...