Bulan Juni Milik Empat Presiden
“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” (Ir. Soekarno). PEMERINTAH Provinsi Bali sejak Gubernur Wayan Koster meray...
Foto Prof. Bagus menerima Hadiah Sastera Rancage 1999[/caption]
Banyak hal lain dibahas dalam buku tebal ini, tentunya. Bagian favorit saya ketika ada terselip kisah-kisah tentang Gus Dur dari buku ini membuat saya ngakak.
Suatu hari Pak Ayip ke Kairo. Diantarlah oleh Fudoli Zaini, teman Gus Dur ketika belajar di Universitas Al-Azhar. Fudoli Zaini yang sedang berusaha menyelesaikan S3 itu lantas berkata pada pak Ayip, katanya, "Sayang Saudara Ayip tidak datang bulan lalu?"
"Mengapa?"
"Kalau datang bulan lalu niscaya bertemu Gus Dur. Dia mampir dan sempat mengadakan pertemuan dan berbicara dengan kawan-kawan disini," katanya.
"Oh, ya? Apa yang dia bicarakan?"
"Katanya, untung dia tidak terus belajar di Azhar sehingga sekarang bisa jadi orang," jawab Fudoli.
"Maksudnya apa?"
"Maksudnya ya... saya ini bukan orang."
Buku ini saya dapat 10 tahun lalu, diterbitkan dalam menyambut Bapak Ayip Rosisi 70 tahun, 31 Januari 2008. Kemarin menjelang 80 tahun usia beliau, beliau masih aktif hadir berdiskusi ke Perpustakaan Nasional, dan menulis ini itu.
Ironis memang, dan terasa nendang judul buku ini di tengah heboh berita orang bergelar berjejer kok nyontek, plagiat.
Jangan-jangan benar mungkin dawuh Gus Dur, kalau mau jadi orang, tak usah tamatkan kuliah? (T)
Catatan Harian 4 Februari 2018
“Tulislah tentang aku dengan tinta hitam atau tinta putihmu. Biarlah sejarah membaca dan menjawabnya” (Ir. Soekarno). PEMERINTAH Provinsi Bali sejak Gubernur Wayan Koster meray...
īśāvāsyam idaṁ sarvaṁ yat kiñca jagatyāṁ jagat |tena tyaktena bhuñjīthā mā gṛdhaḥ kasyasvid dhanam || "Seluruh alam semesta ini, apa pun yang bergerak di dunia yang bergerak in...
ADA satu pemandangan yang hingga kini selalu mengusik. Seorang barista selesai meracik secangkir kopi, lalu menyadari ada kesalahan kecil. Mungkin ukuran gelasnya keliru, jenis su...
PADA tanggal 14 Juni 2026, saya mengikuti acara kolaborasi Grab Bali Nusra dengan Bali Book Party. Museum Pasifika Nusa Dua adalah lokasi acara diselenggarakan. Siang hari, ...
Kenapa jagat sosmed Bali semakin dijangkiti fenomena: Ngandang Nganjuh. Secara harfiah, istilah ini menggambarkan tindakan yang melintang (ngandang) dan mendorong atau memaksak...
PAGI saat Hari Suci Kuningan, sebagian keluarga sudah mengenakan pakaian adat sebelum fajar menyingsing. Sebagian lagi masih sibuk menata banten, memasak, atau menunggu anggota ke...
DI Desa Kembang Asri hiduplah seekor babi betina bernama Ica. Ia adalah babi kesayangan Made Subur. Ica tumbuh sehat dan jinak. Ia juga sangat menyayangi majikannya. Selain Ica...
KUCING aku seekor kucing yang memanjat jendelamukau penghuni yang selalu menutupnya,bersantai menenteng cangkir teh yang pekat. aku mengeong dan mengamuk, mendesis,mencakar-...
"Gemerlap lampu Manhattan tidak pernah mampu menggantikan cahaya seekor kunang-kunang." KALIMAT itu memang tidak pernah ditulis secara harfiah oleh Umar Kayam dalam cerpennya S...
DALAM sejarah musik populer abad ke-20, sedikit lagu yang mampu merangkum pengalaman eksistensial manusia dalam lirik sesederhana “Knockin’ on Heaven’s Door.” Ditulis oleh Bob Dyl...