Buat Apa Merekonstruksi Kesenian Langka?
DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang yang tampil saat itu. Sebagian direk...
Tjokorda Gde Romy Tanaya[/caption]
“Genre” budaya ini dilirik seorang fotografer asal Puri Klungkung, Tjokorda Gde Romy Tanaya. Getaran jiwa saat menyaksikan atraksi atau pemandangan budaya di sebuah daerah, mendorong tangannya secara otomatis untuk memainkan kamera, membidik setiap momen yang langka. Pergolakan emosional terbawa dalam alunan budaya, ia pun terus terpacu dengan waktu mengabadikan.
Perkenalannya di dunia fotografi, ia bercerita, tatkala meminjam sebuah kamera pokcet. Ia mengabadikan sejumlah momen, lalu jatuh cinta pada dunia foto itu. Sejak saat itu ia memutuskan terjun ke dunia fotograpy. Rasa penasaran semakin klimak, gelisah seperti merasakan pandangan pertama jatuh cinta. Candu merasuki pikiran Tjok Romy, sejak itu ia terus belajar dan belajar hingga ia bergabung di komunitas Perhimpuan Fotograper Bali.
Kamera terbeli olehnya, di situ resah yang membeku kemudian mencairkan harapan, merajut asa menjalankan hobby. Bergurau dan canda bersama sahabat sehobby semakin menarik, obrolan esensial tentang dunia foto. “Terkadang hal-hal lucu kerap melanda kita saat hunting di lokasi, disitulah rasa keakbraban muncul,” kata suatu kali.
Sayang, gelisah dan resah kadang menimpanya. Itu terjadi kalau ada moment budaya langka berbenturan dengan jam dinas dan ia tidak dapat ikut. Merelakan hobby demi mendahulukan tugas sebagai abdi negara.
“ Saya suka genre budaya. Karena, kita bisa tahu tradisi budaya yang ada di Bali terutama tradisi budaya langka yang hanya dilaksanakan setiap beberapa tahun sekali,“ kata Tjok Romy yang dikenal sebagai Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung.
Peran orang terkasih dan lingkungan menyulut Tjok Romy menyelarasakan hobby. Sejak tiga tahun lalu bergabung dengan Perhimpunan Fotografer Bali. Merajut asa tertempa sedemikan rupa hingga hobby tersebut memberikan arti hidup.
[caption id="attachment_4593" align="alignnone" width="694"]
Karya-kara foto Tjokorda Gde Romy Tanaya[/caption]
Berbicara prestasi, Tjok Romy pernah menyabet juara 1 lomba foto perikanan di Pemda Badung, selain itu Juara harapan 2 lomba foto KNPI Gianyar. Peran senior yang sudah lama berkiprah dunia fotograpy membentuk seorang Tjok Romy. Ida Bagus Putra Adnyana adalah inspirasi Tjok Romy, beliau merupakan seorang fotografi senior di genre budaya.
“Sangat mendukung sekali keluarga dan lingkungan apalagi sekarang bertugas di Dinas Pariwisata, ya dapat mempromosikan wisata yang ada di Klungkung,” tutur alumnus Univesitas Ngurah Rai, Denpasar.
Plagiat paling dibenci insan berkecimpung dunia seni termasuk fotograpy, ia menilai plagiat sangat merugikan karena bagi yang melakukan hal ini tidak tahu bagaimana susahnya menghasilkan suatu karya foto yang bagus. (T)
DI Selat Duda, Karangasem, pada 1983 silam, puluhan kesenian sakral Sanghyang pernah dipentaskan dalam satu kesempatan. Ada 31 jenis Sanghyang yang tampil saat itu. Sebagian direk...
PERNAHKAH Anda menyaksikan kisah Aladdin, Rapunzel, atau The Little Mermaid? Pada Sabtu malam, 20 Juni 2026, kisah-kisah yang selama ini akrab melalui film animasi di layar televi...
SEBANYAK 48 siswa Osaka Gakugei High School Jepang mengunjungi SMA Negeri 2 Kuta Selatan (Toska) pada Selasa, 23 Juni 2026 didampingi gurunya, Mamiko Sensei. Ini adalah kunjungan...
GARA-GARA video di TikTok 2023 silam, Aubrey Nova kini jadi salah seorang seniman―atau sebut saja montir―muda yang lihai dalam memodifikasi die-cast (mainan atau miniatur mobil) b...
SUDAH sejak lama demokrasi kita direduksi semata-mata dialog, dan ia berhenti tepat di tingkatan yang oleh generasi hari ini sebut sebagai performative. Kita menonton dialog-dialo...
RIUH penonton memadati pelantaran kursi beton panggung terbuka Ardha Candra di Taman Budaya Bali. Kala itu, 15 Juni 2026, di atas panggung bertemu Sekaa Gong Kebyar Anak-Anak dari...
SITUASI politik akhir-akhir ini Kembali menghangat dengan turun nya beberapa komponen mahasiswa (BEM) mempersoalkan kondisi penurunan ekonomi, gugatan terhadap pelaksanaan Makan...
LAPORAN V-Dem (Varieties of Democracy) 2025 menarik untuk disimak. Lembaga riset politik paling besar di dunia soal demokrasi yang berbasis di Universitas Gothenburg, Swedia itu m...
SAYA bukan tukang panen umbi yang cakap. Memanen umbi gembili, dua kali ujung linggis yang saya ayunkan justru menghunjam dan membelah umbi gembili yang masih tertimbun tanah. Pat...
PENANGGUHAN penahanan terhadap tersangka dalam perkara dugaan pencemaran nama baik, fitnah, dan penyebaran informasi elektronik kembali membuka perdebatan lama dalam sistem hukum...