Membaca Taiwan, Merenungi Indonesia
PERTENGAHAN April 2025 lalu untuk pertama kalinya saya mendarat di Formosa, nama lain dari Taiwan. Selasa (15/04/25), Bandara Taoyuan menyambut kedatangan saya. Di musim semi itu...
PERTENGAHAN April 2025 lalu untuk pertama kalinya saya mendarat di Formosa, nama lain dari Taiwan. Selasa (15/04/25), Bandara Taoyuan menyambut kedatangan saya. Di musim semi itu...
DALAM rangka memperingati 109 tahun hari kelahiran almarhum perupa Arie Smit, digelar pameran murid-muridnya yang tergabung dalam penggayaan Young Artist. Pameran yang akan dig...
KARYA instalasi Ni Komang Atmi Kristia Dewi yang bertajuk ; ‘Neomesolitikum’. menggunakan beberapa bahan, seperti gerabah, cermin, batu pantai, dan elemen wajah primit...
SELANJUTNYA, adalah lukisan “Dunia Ikan”karya Made Gunawan, dengan penggayaan ekspresionisme figurative menarik untuk dinikmati. Ia, menggabungkan teknik seni rupa tradisi dan kon...
BERANJAK dari karya dwi matra Diwarupa yang bertajuk “Metastomata 1& 2” ini, ia mengusung suatu bentuk abstrak. Menurutnya, secara empiris tema Metastomata dapat mewakili kons...
KARYA patung Wayan Setem bertajuk Kapitalosen. Istilah ini dicetuskan oleh sejarawan lingkungan Jason W. Moore yang mengkritik Antroposen dengan mengalihkan fokus dari manusia sec...
"Jalan Abu2" adalah tajuk lukisan karya Ardika yang dipamerkan pada 18 April hingga 18 Mei di Neka Art Museum, Ubud. Pameran bertajuk “Metastomata : Metamorphosis Manifesto Galang...
SALAH satu karya yang cukup mendapat perhatian beberapa teman perupa pada pameran senirupa dalam rangka Ulang Tahun ke 29 Galang Kangin adalah karya Agus Murdika yang berjudul “Go...
SALAH satu karya yang menarik pada pameran senirupa “Metastomata : Metamorphosi Manifesto Galang Kangin” di Neka Art Museum, Ubud – 18 April hingga 18 Mei , adalah karya Way...
SENI pertunjukan yang ditampilkan Dewa Soma Wijaya saat “Repertoar Kekecewaan" di Neka Art Museum Ubud pada 18 April 2025 memiliki elemen yang sangat menarik untuk dikaji. Pertunj...
SEBUAH kejujuran, sangat diperlukan dalam proses kreatif berkesenian. Ini, ditunjukkan oleh Anak Agung Gede Eka Putra Dela. Beliau, secara jujur mengaku sudah 5-6 tahu...
WAKTU sebagai suatu yang berjalan lurus adalah sebuah pandangan yang kiranya perlu untuk digugat terus. Cara melihat waktu serupa ini tentu berguna untuk membagi-baginya – memberi...
MENDENGAR kata artefak, maka ingatan kita akan menuju ke arkeolog atau antropolog. Pasalnya, Artefak biasanya merujuk pada benda atau hasil karya yang dibuat oleh manusia, terutam...
Selilit, begitulah karya instalasi ini diberi tajuk. Karya terbaru Ketut Putrayasa, seniman kelahiran Tibubeneng, Bali. Pameran dengan tema Metastomata ini digawangi Kelompo...