Aku tiba di negerimu yang terik di bulan Agustus saat Jakarta telah jauh kutinggalkan dalam larik-larik sajak Sejenak matamu yang sunyi berkelip kala roda pesawatku menyentuh tanah leluhurmu lalu meredup kembali semisal lampu panggung saat sandiwara usai
Di negerimu yang memanggang tak ada kumandang adzan di pendengaran Seoul serupa bola api kulit-kulit melepuh seperti ikan di penggorengan Daging-daging hangus dilahap dengan rakus
Seorang lelaki tergopoh menuju dirinya sendiri yang hampa Tanpa Tuhan Di tengah panas yang membara
“Yeo Bo Se Yo, maukah kau kuajak ke suatu tempat sejuk, yang di bawahnya mengalir sungai-sungai?”
.
Yeo Bo Se Yo : Panggilan untuk seseorang, atau kata permisi dalam bahasa Korea Tempat yang sejuk yang di bawahnya mengalir sungai-sungai : adalah Surga menurut pandangan agama Islam
.
FRAGMEN DI SEPERTIGA MALAM
Aku menulis sebait doa di pelataran hatimu yang diselimuti salju dengan pinsil serupa jiwa yang bergegas melangkah menembus es yang membatu di sepanjang Sungai Han di remang bulan Kupetik ayat-ayat suci dalam dingin untuk disuguhkan di piringmu yang hampa seakan tanpa Tuhan
Kau adalah tamu yang datang dari sebuah musim yang gamang yang mengirimku kolase bejana retak tapi aku kembali mengemasnya di sisa perjalanan bulan naik ke atas langit sambil kupahat waktu untuk mengeja cinta-Nya dengan kerinduan akan musim semi yang penuh pengharapan Samar-samar, adzan dalam hatiku berkumandang menyongsong Tuhan
.
-Nya : Sebutan untuk Tuhan Adzan : Panggilan untuk melaksanakan sholat Sungai Han : Suatu sungai di Korea
.
Penulis: Senny Suzanna Alwasilah Editor: Adnyana Ole
Sebuah Slide yang Mengusik Kesadaran
TERKADANG, inspirasi lahir bukan dari buku tebal atau hasil penelitian yang rumit, melainkan dari sebuah kalimat sederhana. Itulah yang say...
ETIKA lingkungan merupakan suatu perspektif moral yang menempatkan alam sebagai entitas yang memiliki nilai intrinsik, bukan sekadar objek eksploitasi untuk memenuhi kepentingan m...
SETELAH sempat absen pada tahun 2025, Festival Cerita Rasa di Desa Tukadaya, Jembrana kembali hadir dengan membubuhkan angka 0.4, pada akhir tajuknya Festival Cerita Rasa 0.4. Ang...
PERJALANAN nasib hidup dan mati cerita rakyat ditentukan oleh sikap pemiliknya. Cerita rakyat pun dengan beberapa alasan dikubur. Hal ini dialami oleh banyak sekali cerita rakyat...
TIGA buku tersusun rapi di atas meja. Sampulnya berbeda-beda, tetapi lahir dari ruang akademik yang sama. Ada ‘Lawaté Surup Ring Balé Gedé: Pupulan Puisi Bali Anyar’, ‘Geguritan D...
MENDAPAT amanah dari warganya, Suyadi merasa bangga dan terharu menjadi kepala desa. Jabatan yang membuatnya harus memimpin daerah yang agak jauh dari kota kabupaten. Daerah yang...
MUSIM libur kenaikan kelas dan pascakelulusan sekolah di Bali selalu menghadirkan dua tontonan besar. Yang pertama, Pesta Kesenian Bali (PKB). Yang kedua, Seleksi Penerimaan Murid...
Bagi anak-anak, Rekasadana (Pergelaran) Karya Legendaris Maestro Wayan Berata yang dipersembahkan Sanggar atau Sekaa Gong Gita Bandana Praja, Banjar Belaluan Sadmerta, Desa Dangin...
SEBUAH teks sastra tidak pernah tumbuh sendirian. Agar sampai ke pembaca, ia hadir melalui banyak tangan: penerjemah yang memindahkan makna, editor yang mengolah naskah, literary...
SAAT menyaksikan The Mystical Kecak Dance Glow in The Dark: Hanoman Duta, Amfiteater Panggung Budaya, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Sabtu malam, 16 Juni 2026, yang ditampil...