Membaca Kembali W.S. Rendra di Tengah Wacana Penutupan Prodi
……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseoran...
Baris pertama,
entah sudah kutulis untukmu
tentang singgah pertemuan
dan dekap hangat mata rayumu
lekat rindu seakan menjadi teman
Baris kedua,
Pertama kali senyum teduh menyapa
menyibak angin-angin panas diriku
dan sesekali kulihat gurat tipis di pipimu
Baris ketiga,
Entah akan menjadi apa kekal redup hati ini
meyakinkan teguh semu rapuh ragumu
yang selalu setia pada tanya
lantas menjalar saban hari
maka, akankah ia
menjadi serbuk rayu kasih
atau
menjadi genangan-genangan suram?
Denpasar, Juli 2023
Pada akhirnya kita, tak lagi saling menyapa
Sunyi merambat perlahan,
menyelimuti ruang di antara napas dan ingatan,
ingin tak lagi tersisa, namun bayangmu tetap menjejak
Kenangan-kenangan itu masih berpendar,
lekat pada setiap sudut kota ini
Pada bangku taman, pada jejak kaki di pasir pantai,
pada hujan yang dulu jatuh bersamaan dengan tawa
Malam pun datang,
bayangan menari di antara cahaya lampu redup
Aku mencoba melupa, tapi setiap hembusan angin
masih membawa bisik namamu yang tak kupanggil
Denpasar, Oktober 2025
Untuk yang terakhir,
ijinkan aku, sekali saja,
menyalakan lilin kecil
di tengah sunyi kasih dan bahagiamu
Pada dingin malam,
hujan pun datang perlahan,
menyulam rintik menjadi lagu
yang menari di pelupuk mata kita
Maka setelahnya,
biarlah aku menjadi bayang
yang menepi di belakang cahaya
seperti embun di kelopak doa yang tak sempat menguap
Waktu mengalir tanpa jejak
membawamu ke pusara lain,
tempat tangan hangat menjemputmu,
sementara aku, hanya menitip restu di pundakmu
Denpasar, 14 November 2025
.
Penulis: Satria Aditya
Editor: Adnyana Ole
……………..Aku bertanya:Apakah gunanya pendidikanbila hanya akan membuat seseorang menjadi asingdi tengah kenyataan persoalannya?Apakah gunanya pendidikanbila hanya mendorong seseoran...
SAYA masih ingat pertemuan pertama dengan Angga Wijaya di sebuah rumah sakit besar di Denpasar, bertahun-tahun lalu, ketika saya masih menjadi residen psikiatri. Hari itu panas, u...
Judul : 30 Tahun dan Gagal Penulis : Arman Dhani Tahun terbit : Februari 2026 Penerbit : EA Books Tebal : x + 138 h...
PRIA-PRIA yang kau semayamkan di awan kita, tak satu pun Mas kenal—awalnya. Setelah Mas membaca jejak hatimu yang kau tinggalkan di sana serta menyusuri jagat maya dari satu laman...
CANGKIR TEH YANG MENUA kita masuki rumah baru, AC yang tidak dinginrapikan dapur dan kamar, bersihkan kamar mandi: "au, kita berbagi cerita, berbagi kebahagiaan danbersulang ca...
CANDI Pustaka merupakan istilah yang sering dipakai oleh seorang rakawi (penyair sastra Jawa Kuno) untuk menyebut karya sastranya sebagai medium puja. Beberapa kakawin menyebutkan...
TANGIS itu pecah di tengah tepuk tangan panjang audiens Ubud Food Festival 2026. Di perhelatan yang selama ini menjadi ruang perayaan rasa, tradisi, dan identitas kuliner Nusantar...
BUKAN di sebuah kota kabupaten di Jawa. Bukan pula di lapangan alun-alun yang hanya ramai ketika ada perayaan tertentu. Pasar malam yang saya datangi berada di Desa Padonan, Kelur...
KAKEK tua itu memanjat pohon lontar—yang tinggi—sesantai menaiki anak tangga. Meski sudah berumur, tangannya masih kuat mencengkeram, sedang sedikit pun kakinya tak gemetar, meski...
MALAM baru saja turun di Taman Kuliner Ubud, Kamis, 28 Mei 2026. Di hadapan para tamu undangan, pelaku industri kuliner, pegiat budaya, dan pengunjung yang mulai memadati arena, b...