Malam Minggu bagi “Darah Muda”: Tak Sekadar Pacaran
PERNAHKAH tersirat di pikiran anda apa itu “Malam Minggu”? Dan apa bedanya dengan “Sabtu Malam”? Rasanya hanya beda istilah dengan makna yang sama. Istilah mana yang lebih sering a...
Baris pertama,
entah sudah kutulis untukmu
tentang singgah pertemuan
dan dekap hangat mata rayumu
lekat rindu seakan menjadi teman
Baris kedua,
Pertama kali senyum teduh menyapa
menyibak angin-angin panas diriku
dan sesekali kulihat gurat tipis di pipimu
Baris ketiga,
Entah akan menjadi apa kekal redup hati ini
meyakinkan teguh semu rapuh ragumu
yang selalu setia pada tanya
lantas menjalar saban hari
maka, akankah ia
menjadi serbuk rayu kasih
atau
menjadi genangan-genangan suram?
Denpasar, Juli 2023
Pada akhirnya kita, tak lagi saling menyapa
Sunyi merambat perlahan,
menyelimuti ruang di antara napas dan ingatan,
ingin tak lagi tersisa, namun bayangmu tetap menjejak
Kenangan-kenangan itu masih berpendar,
lekat pada setiap sudut kota ini
Pada bangku taman, pada jejak kaki di pasir pantai,
pada hujan yang dulu jatuh bersamaan dengan tawa
Malam pun datang,
bayangan menari di antara cahaya lampu redup
Aku mencoba melupa, tapi setiap hembusan angin
masih membawa bisik namamu yang tak kupanggil
Denpasar, Oktober 2025
Untuk yang terakhir,
ijinkan aku, sekali saja,
menyalakan lilin kecil
di tengah sunyi kasih dan bahagiamu
Pada dingin malam,
hujan pun datang perlahan,
menyulam rintik menjadi lagu
yang menari di pelupuk mata kita
Maka setelahnya,
biarlah aku menjadi bayang
yang menepi di belakang cahaya
seperti embun di kelopak doa yang tak sempat menguap
Waktu mengalir tanpa jejak
membawamu ke pusara lain,
tempat tangan hangat menjemputmu,
sementara aku, hanya menitip restu di pundakmu
Denpasar, 14 November 2025
.
Penulis: Satria Aditya
Editor: Adnyana Ole
PERNAHKAH tersirat di pikiran anda apa itu “Malam Minggu”? Dan apa bedanya dengan “Sabtu Malam”? Rasanya hanya beda istilah dengan makna yang sama. Istilah mana yang lebih sering a...
SEBAGAI mahasiswa yang menuntut ilmu di universitas yang bergerak dalam bidang keguruan, tentu “kegiatan mengajar” tidak lagi asing di telinga mereka. Bahkan “kegiatan mengajar” ak...
Bapak/Ibu Guru yang kami cintai, pidato ini saya buka dengan kutipan dari penyair Kahlil Gibran… “Cinta tidak punya hasrat selain mewujudkan maknanya sendiri.” BEGITU bijaknya Ka...
GENERASI yang cerdas dan berakhlak mulia terwujud dari adanya guru yang cerdas dan berkompetensi. Sebuah ungkapan sederhana namun memiliki banyak makna dan usaha. Dewasa ini, guru...
MELIHAT pendidikan Indonesia memasuki milineum ketiga, ketika teknologi digital melahirkan generasi baru (generasi Y), makin kentara paradoks dunia pendidikan, biang kerok stagnasi...
SEBUAH percakapan mengejutkan di ruang kelas: Saya : Anak-anak, kalian punya cita-cita? Ada yang jawab punya, ada yang menjawab tidak. Saya lontarkan pertanyaan ini kepad...
DUNIA ini adalah panggung sandiwara. Tuhan penulis skenario sekaligus sebagai sutradara. Dan kita umat manusia sebagai aktornya. Segala sesuatu yang kita lakukan sudah ada skenari...
POLITIK mungkin sesuatu yang asing bagi saya terutama mengenai politik praktis. Memang sedikit paham, secara garis besar politik didefinisikan sebagai “ilmu mempengaruhi”. Sebagai...
HARI masih pagi. Jarum jam baru menunjukkan pukul 08.30. Namun entah mengapa, matahari bersinar begitu terik. Meski begitu, suasana di Lapangan Umum Desa Bebetin, terlihat riuh. Pu...
MEDIA massa baik itu cetak maupun elektronik setahu saya adalah sebagai “tukang lapor” kepada masyarakat luas terhadap apa yang terjadi pada suatu tempat dan suatu waktu di belahan...