Michel Platini Menuai Karma di Stade de France
Menjelang kick-off, sambil sesekali menatap langit-langit Stade de France, Antoine Griezmann khidmat menyanyikan La Marseillaise, ekspresi Christiano Ronaldo datar-datar saja melaf...
Penyanyi Nanda Candra resmi merilis single terbarunya berjudul “Setara”, sebuah lagu yang mengangkat tema harga diri, batas emosional, dan keberanian untuk keluar dari hubungan yang tidak lagi sehat.
Ditulis dan diproduseri oleh Nanda Wijoyo, “Setara” menggambarkan perjalanan seseorang dalam menemukan kembali nilai dirinya setelah bertahan terlalu lama dalam relasi yang timpang.
Lagu ini menyoroti kondisi ketika kesetiaan dibalas kebohongan, perhatian dianggap berlebihan, dan usaha mempertahankan hubungan hanya datang dari satu pihak.
“Lagu ini lahir dari kisah yang sangat dekat dengan banyak orang. Ada momen ketika kita sadar bahwa kita sudah terlalu jauh mengalah, terlalu sering memaklumi, sampai akhirnya paham bahwa diri kita terlalu berharga untuk terus bersama seseorang yang tidak sungguh-sungguh menghargai kita,” ujar Nanda Candra.
Single “Setara” dibawakan oleh Nanda Candra, ditulis, dikomposisi, dan diproduseri oleh Nanda Wijoyo di bawah naungan NAW Music. Aransemen musik dikerjakan oleh Afif Gifano yang juga mengisi permainan keys, piano, bass, serta komposisi string. Gitar diisi oleh Made Dien.
Proses pengarahan vokal dan rekaman vokal dilakukan oleh Dennis Nussy di Kay Music Studio. Backing vocal diisi oleh Nanda Wijoyo dan Nanda Candra.
Lagu ini melalui proses mixing dan mastering oleh Eko Sulistiyo, serta dipublikasikan oleh PT Indo Semar Sakti.
Melalui lirik yang jujur dan emosional, “Setara” menyampaikan pesan bahwa cinta yang sehat tidak menuntut pengorbanan sepihak. Lagu ini menegaskan bahwa keberanian untuk pergi juga merupakan bentuk cinta kepada diri sendiri, sekaligus langkah untuk memulihkan harga diri.
Nanda Candra berharap “Setara” dapat menjadi penguat bagi pendengarnya, terutama mereka yang sedang berada di persimpangan antara bertahan atau melepaskan, serta menjadi pengingat bahwa cinta seharusnya dijalani dalam posisi yang setara.
Single “Setara” kini telah tersedia dan dapat didengarkan di seluruh platform musik digital. [T][R]
Menjelang kick-off, sambil sesekali menatap langit-langit Stade de France, Antoine Griezmann khidmat menyanyikan La Marseillaise, ekspresi Christiano Ronaldo datar-datar saja melaf...
MASIH ingat dulu orang tua kita sering menasehati dan melarang agar tidak duduk di bantal yang ada di tempat tidur. Jika hal itu dilakukan konon bisa membuat bisulan atau dalam ba...
Judul Film: Petani Terakhir # Sutradara: Dwitra J. Ariana # Produser: Maria Ekaristi & Agung Bawantara # Produksi: Sanggar Siap Selem, 2016. PERMASALAHAN kehidupan petani di In...
DI Bali, selama berabad-abad, seni-seni yang berakar pada tradisi, terus lahir. Dan tentu saja sangat beragam. Jaman dulu seni tak hanya lahir dari tangan seniman karawitan seperti...
Pelawak drama gong, I Wayan Tarma (62) yang terkenal dengan nama Dolar, meninggal Sabtu (9/7) sekitar pukul 05.30 Wita. Ia meninggal ketika seni drama gong yang melambungkan namany...
DNA literasi berbangsa terbentuk sungguh unik sejak dulu kala. Nenek moyang bangsa Indonesia merupakan penutur andal di dunia. Ini dibuktikan dengan adanya beragam cerita rakyat da...
TRADISI adalah perayaan kebersamaan. Juga di Bali. Untuk menjaga kebersamaan nyama Bali mempertahankan sekaligus tetap merayakan tradisi di era digital ini. Sebut saja tradisi magi...
GELIAT seni di Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur, kembali semarak. Di bulan ramadhan ini gaung kegiatannya sampai merambah ke Desa Arosbaya. Seperti yang terjadi Minggu (3/7). Se...
PERADABAN dunia mengenal sedikit orang hebat. Einstein, Newton, Galileo, adalah manusia-manusia hebat, seperti juga Napoleon, Socrates, Machiavelli, Karl Marx, Adam Smith, Shakespe...
UNGKAPAN “apalah artinya sebuah nama”, bagi saya memiliki makna kebalikannya. Dalam realitas budaya dan adat, nama memiliki banyak arti dan makna, mulai dari yang sederhana hingg...