Di Jakarta Kalah, di Buleleng Menang - Cerita Mini Tentang Agus
PADA Pilkada serentak, 15 Februari 2017, orang Bali, terkhusus di Kabupaten Buleleng, silih-berganti mendengar nama Agus. Sebagian besar dari mereka sejak pagi ingin mendengar ceri...
Saya sudah memutar "If You Leave Me Now" seribu kali sejak pertama kali mendapatkannya di tahun 1982. Anda tahu saya bisa menyukai banyak lagu dari berbagai genre, tetapi "If You Leave Me Now" sepertinya memiliki sarangnya sendiri dalam kepala saya, di mana ia beresonansi dan memanggil-manggil dengan halus, memicu dopamin ketika saya sedang dalam suasana hati tertentu.
Saya sesungguhnya tidak ada pengalaman dramatis tertentu terkait lagu ini sehingga saya sampai begitu terpengaruh olehnya, tetapi saya ingat di mana pertama kali ia menyentuh pendengaran saya. Sore itu, langit Denpasar sedang muram dan angin dingin berlarian membawa gerimis di atas jalan Gajahmada yang lengang. Di sana Anda akan melihat saya bergegas menyeberangi jalan, menutupi kepala dengan tangan untuk melindungi diri dari hujan setelah keluar dari Peken Payuk, lalu perlahan menyusuri etalase pertokoan di Jalan Kartini.
Saya hendak memilih bemo untuk membawa saya pulang ke Sukawati. Saya bertemu beberapa sopir dan kenek, kami saling menyapa. Mereka berasal dari desa saya. Sewaktu akan naik ke bemo, perhatian saya ditangkap oleh satu lagu yang disetel nyaring dari sebuah toko. Tanpa ragu saya berbalik badan dan masuk toko di sebelah Toko Bandung itu serta membayar kasetnya. Itu Peter Cetera (Chicago) yang menyanyikan "If You Leave Me Now"
Ya, mula-mula saya memang tersentuh oleh intro "If You Leave Me Now". Perasaan saya tersengat saat pertama kali mendengarnya dan membuat saya meleleh…
Intro lagu itu dingin dan sendu, perpaduan gitar akustik dan piano elektrik Rhodes yang merambat halus dengan bas lembut dan sapuan string ringan menciptakan nuansa melankolis, misterius, tapi indah. Sejak saat itu, setiap kali saya mendengarkannya, saya seolah kembali ke Denpasar sore itu: gerimis halus, udara dingin, jalanan sepi.
Pagi ini di Kuta, suasananya sama. Gelap, dingin, dan gerimis. “Habitat” terbaik bagi If You Leave Me Now. Saya menyalakannya di mode repeat one song, membiarkan diri hanyut di ruang imajiner antara romantik, sendu, dan melankolis yang dibawa suara tenor khas Peter Cetera…
If you leave me now, you’ll take away the biggest part of me… [T]
Penulis: Sukaya Sukawati
Editor: Adnyana Ole
PADA Pilkada serentak, 15 Februari 2017, orang Bali, terkhusus di Kabupaten Buleleng, silih-berganti mendengar nama Agus. Sebagian besar dari mereka sejak pagi ingin mendengar ceri...
PADA tahun 1011, di desa Air Hwang, kini dikenal sebagai Desa Abang, raja mengeluarkan piagam yang mengatur dengan tegas, rinci, dan sistematik tentang penataan kawasan danau, perl...
KALIAN pasti sudah bisa menebak hari saat kalian pergi ke sebuah tempat, entah toko atau tempat belanja lainnya, dan menemukan obral berbagai jenis coklat dan berbagai tawaran harg...
Di Singaraja, Buleleng, Bali, mahasiswa Hindu yang tergabung dalam Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) dan mahasiswa Muslim dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) bergan...
TANGGAL 14 Februari, di Hari Valentien, pasti banyaklah dari mereka yang punya pasangan akan mengunggah foto hadiah atau dinner romatis bersama pasangannya di media sosial. Foto...
Judul : Resep Membuat Jagat Raya (kumpulan puisi) Penulis: Abinaya Ghina Jamela Penerbit: Kabarita Tahun : 2017 ISBN : 978-602-721139-1 Biarkan Gerbang semesta terbuka menyamb...
Cerpen: Fatah Anshori HARI ini ia mengirimiku pesan lagi agar aku segera ke Surabaya dan meninggalkan istriku yang sedang hamil di desa. Ia mengatakan ada pekerjaan yang harus kuse...
MITOS terciptanya Hari Valentine konon mulai dari kisah menyedihkan sekaligus mengharukan. Kalian tahulah apa bagaimana kisah itu. Radio, TV, majalah remaja, sudah membahas abis pa...
SIAPA pun yang sempat belajar bahasa Indonesia di sekolah menengah pasti mengenal Anak Agung Pandji Tisna. Namun dalam pelajaran itu, Pandji Tisna hanya dikenalkan sebagai sastrawa...
BERITA tentang lumpuhtotalnya jalur raya Singaraja-Denpasar di situs tatkala.co ini bukanlah berita pertama. Sejak Sabtu 11 Februari pagi, situs berita online sudah terlebih dahulu...